Sukses

Peneliti Beberkan Kunci Bahagia untuk Kaum Pria

Peneliti Beberkan Kunci Bahagia untuk Kaum Pria

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang berhak bahagia dengan cara dan upayanya masing-masing. Namun sayang, meski sudah melakukan sederet upaya, kunci bahagia masih belum ditemukan juga. Apakah Anda adalah salah satu pria yang demikian?

Tenang, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Baru-baru ini, terdapat sebuah penelitian yang secara khusus membeberkan letak kunci bahagia bagi kaum pria yang mungkin Anda cari selama ini. Penasaran?

Kunci bahagia kaum pria

Dilansir dari Newsweek, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford, salah satu kunci bahagia seorang pria berasal dari apakah ia dapat mengalahkan pencapaian akademik orang tuanya sendiri.

Dalam pembuktian akan hal itu, para peneliti dari perguruan tinggi tersebut menyelidiki data lebih dari 50.000 orang di 27 negara Eropa dan Israel untuk mengetahui bagaimana kecakapan akademis memengaruhi kesejahteraan psikologis seseorang. Penelitian itu mengategorikan pendidikan ke tingkat tinggi, sedang, dan rendah.

Parameter penelitian dilakukan berdasarkan kesetaraan dengan gelar, ijazah sekolah menengah, dan kualifikasi yang dicapai. Dari situ, para peneliti bakal mencari seperti apa tingkat kebahagiaan partisipan saat berhasil melampaui prestasi akademik orang tuanya.

Lewat serangkaian tahap, pria yang mampu melampaui pencapaian akademik orang tuanya sendiri terbukti memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Namun, bagi yang tak bisa mengimbangi alias berada jauh di bawahnya, akan tampak tekanan psikologis yang nyata.

Lebih spesifik, pria dengan pendidikan tingkat menengah, yang orang tuanya mencapai tingkat teratas, memiliki risiko 75% lebih mungkin untuk tertekan daripada mereka yang mampu menyetarakan kedudukan. Sementara itu, pria dengan pendidikan tingkat rendah, yang orang tuanya memiliki tingkat pendidikan atas, punya risiko 10% untuk mengalami perasaan tertekan.

Kiat membangkitkan rasa bahagia

Kebahagiaan merupakan hak seluruh umat manusia di dunia, tak terkecuali Anda. Perasaan tersebut dapat muncul sesuai dengan kondisi dalam diri maupun lingkungan sekitar. Jika keadaan mendukung, bukan tak mungkin rasa bahagia menghiasi kehidupan Anda sehari-hari. Terkait dengan ini, dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter menjelaskan bahwa hal tersebut bisa diciptakan sejak dalam pikiran.

“Anda bisa mengendalikan diri untuk menghadapi berbagai situasi. Bagaimanapun juga, setiap individu adalah orang yang paling bertanggung jawab untuk kebahagiaan dirinya sendiri,” ungkapnya.

Menciptakan kebahagiaan bagi diri sendiri, bukan berarti Anda harus memaksakannya dan berpura-pura seolah tidak terjadi masalah apa-apa. Jika demikian, Anda justru membiarkan emosi dan pengalaman negatif terus-menerus bergulir. Alhasil, rasa bahagia tak akan bangkit dari dalam diri.

Tidak dimungkiri, menemukan kunci bahagia memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini setiap individu memiliki minat, bakat, kondisi lingkungan dan sosial masyarakat yang berbeda-beda. Namun, dengan melakukan sederet upaya sekuat tenaga, bukan tak mungkin Anda akan segera menemukan kunci bahagia hari ini juga. Jadi, teruslah berusaha agar bahagia sepanjang masa tak sekadar mimpi belaka.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar