Sukses

5 Kelainan Rahim yang Memengaruhi Kehamilan

Kelainan rahim adalah salah satu penyebab wanita susah hamil. Kenali jenis-jenis kelainan tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Pasangan yang telah menikah tentu ingin memiliki seorang anak. Tapi terkadang bagi beberapa pasangan, anak yang diharapkan tak kunjung datang. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya kelainan rahim yang ternyata berpengaruh terhadap kehamilan wanita.

Berikut ini adalah berbagai alasan pasangan tidak kunjung memiliki anak:

  1. Melakukan hubungan seksual tidak di masa subur. Masa subur wanita hanya 1 hari dalam 1 bulan. Jadi bagi Anda yang ingin memiliki anak, disarankan untuk melakukan hubungan seksual dua hari sekali saat masa subur.
  2. Kualitas sperma buruk. Kualitas sperma bisa diketahui dengan pemeriksaan analisis sperma, bukan dengan melihat kekentalan serta banyaknya sperma yang keluar.
  3. Keadaan rahim yang tidak normal. Hal ini bisa menyebabkan sperma sulit untuk menemukan sel telur yang siap dibuahi saat masa subur tiba. Tapi tidak semua kelainan bentuk rahim ini membuat sulit punya anak. Ada beberapa yang bisa dan ada beberapa yang memang membuat keadaan lebih sulit untuk mempunyai anak.

Jenis kelainan pada rahim

Dari berbagai penyebab di atas, Anda juga perlu mengetahui beberapa bentuk kelainan rahim yang bisa terjadi pada wanita.

  1. Arcuate Uterus: Secara umum, kelainan bentuk uterus ini tampak tidak ada kelainan. Tapi sebenarnya  terdapat lekukan di atas rahim. Meski demikian, hal ini tidak memengaruhi terjadinya kehamilan. Wanita dengan kelainan rahim ini masih mudah untuk memperoleh keturunan.
  2. Septate Uterus: Pada keadaan ini terbentuk pembatas dalam rahim, sehingga menyebabkan sulit terjadi kehamilan pada wanita.
  3. Bicornuate Uterus: Pada keadaan ini terdapat sebuah pembatas rahim di bagian atas. Kelainan uterus jenis ini tidak memengaruhi kehamilan tapi memiliki risiko keguguran yang sangat tinggi. Sehingga ketika Anda sering mengalami keguguran saat hamil, mungkin kelainan rahim jenis  ini adalah penyebabnya.
  4. Uterus Didelphys: Ini merupakan kelainan dimana rahim wanita memiliki dua rongga bagian dalam, dua serviks, dan dua vagina. Wanita dengan kelainan rahim jenis ini mampu hamil dan melahirkan, tapi memiliki risiko keguguran yang tinggi, melahirkan prematur dan ketidaksuburan.
  5. Unicornuate Uterus: Pada keadaan ini rahim hanya memiliki 1 tuba falopi. Meski demikian, masih mungkin bagi wanita memiliki anak walaupun kemungkinannya menjadi turun hingga setengahnya. Selain itu, kondisi kelainan rahim ini juga menyebabkan angka keguguran yang tinggi pula.

Yang harus dilakukan saat memiliki kelainan rahim

Saat Anda menemukan adanya kelainan rahim, hal yang terpenting adalah melakukan kontrol secara teratur ke dokter kandungan Anda. Jangan sekali-kali berpikir untuk memeriksakan kandungan Anda ke pihak yang tidak berkompeten dalam melakukan tindakan medis, seperti bidan maupun dukun bayi.

Saat hamil dalam keadaan memiliki kelainan rahim, Anda akan memiliki risiko keguguran yang sangat tinggi dan bayi lahir secara prematur. Dokter kandungan akan mengerti kapan Anda harus menggunakan obat-obatan tertentu untuk mencegah terjadinya hal tersebut.

Misalnya, obat untuk pematangan paru bayi akan diberikan dokter saat kelahiran prematur. Jika obat tidak diberikan, janin pun akan berisiko terkena gangguan saluran pernapasan yang bisa berakhir dengan kematian.

Jadi, saat menemukan ada kelainan rahim, Anda tak perlu khawatir. Dengan menjalani terapi yang tepat, wanita dengan kelainan rahim juga masih dapat mengalami momen kehamilan dan melahirkan.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar