Sukses

Koyo, Cara Tradisional yang Efektif Redakan Nyeri Otot

Tahukah Anda bahwa nyeri otot dapat diredakan dengan koyo? Ini alasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Hampir setiap orang pernah merasakan keluhan nyeri otot. Kondisi ini bisa sangat menganggu aktivitas, akibat adanya rasa nyeri yang tidak tertahankan. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Nyeri otot merupakan keluhan yang dapat diatasi dengan cara sederhana nan murah, yaitu menggunakan koyo.

Penting diketahui, nyeri otot atau myalgia adalah keluhan yang terjadi akibat adanya proses peradangan di otot. Keluhan ini bisa bersifat ringan maupun berat, tergantung dari penyebabnya.

Pada kasus yang ringan, nyeri otot biasanya terjadi akibat:

  • Adanya cedera pada otot atau ligamen akibat mengangkat benda berat secara berulang
  • Ketegangan pada bagian tubuh tertentu
  • Penggunaan otot secara berlebihan

Sementara itu, pada kasus nyeri otot yang berat, kondisi ini terjadi akibat:

  • Penyakit fibromialgia, yang menyebabkan otot atau jaringan lunak terasa sakit jika disentuh.
  • Lupus, dimana sistem kekebalan tubuh justru menyerang organ-organ yang sehat.
  • Reumatoid artritis, yaitu peradangan sendi kronis yang menyebabkan keluhan nyeri, kaku sendi atau bengkak.

Nyeri otot vs koyo

Koyo alias transdermal patch adalah metode pengobatan yang menjadikan kulit sebagai media penyerapan obat ke dalam tubuh. Satu lembar koyo mengandung mentol, salisilat, biofreeze, dan capsaicin, yang merupakan senyawa untuk meredakan keluhan nyeri otot dan pegal-pegal.

Saat koyo ditempelkan ke tubuh dan menimbulkan rasa hangat, di saat itulah zat-zat yang tersimpan di dalam koyo mulai bekerja. Tak lama kemudian, keluhan yang timbul akibat nyeri otot akan mulai terasa lebih ringan.

Akan tetapi, koyo hanya dapat membantu mengatasi kasus nyeri otot ringan. Sedangkan untuk nyeri otot berat, koyo hanya mampu mengurangi keluhan, tidak mengatasi penyebab utamanya.

Di samping itu, agar koyo benar-benar bermanfaat mengurangi keluhan nyeri otot ringan, benda ini harus digunakan dengan cara yang tepat. Berikut cara yang dimaksud:

  • Cuci tangan Anda dengan air yang mengalir dan sabun sebelum menempelkan koyo di bagian tubuh yang nyeri.
  • Setelah mencuci tangan, pastikan bagian tubuh yang nyeri dalam kondisi bersih dan kering.
  • Tempelkan koyo secara merata hingga semua perekat menempel kuat pada tempatnya.
  • Setelah berhasil menempel dengan sempurna, cuci lagi tangan Anda menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Jika rasa hangat dari koyo sudah tak terasa, cabut koyo tersebut secara perlahan dan hati-hati.
  • Setelah dilepas, cuci bagian tubuh yang sempat ditempeli koyo dengan air bersih yang mengalir dan sabun.
  • Buang koyo pada tempatnya setelah selesai digunakan.
  • Hindari penggunaan koyo di area kulit yang luka atau sedang iritasi, pada bayi, atau jika Anda memiliki kulit yang sensitif.

Jika tidak digunakan secara tepat, koyo dapat memberikan efek samping yang merugikan. Beberapa efek samping tersebut, misalnya:

● Munculnya reaksi alergi

Jika Anda punya kulit yang sensitif, bukan tak mungkin koyo akan menimbulkan efek samping berupa munculnya reaksi alergi. Gejala-gejala yang dapat terjadi akibat keadaan ini, misalnya ruam kemerahan dan gatal-gatal.

● Kulit iritasi hingga melepuh

Untuk membantu mengurangi keparahan nyeri otot, koyo menghasilkan rasa panas pada kulit yang ditempelinya. Jika ditempel pada bagian kulit yang sensitif, kemungkinan koyo untuk menimbulkan efek samping berupa iritasi kulit, sensasi panas seperti terbakar atau kulit melepuh bisa saja terjadi. Hal ini juga menjadi alasan mengapa koyo tak boleh digunakan pada bayi.

Jadi, koyo memang dapat membantu mengurangi derajat keparahan nyeri otot. Namun, Anda tetap harus berhati-hati dalam menggunakannya. Karena jika digunakan secara tidak tepat, benda kecil ini dapat mengundang efek samping yang merugikan kesehatan.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar