Sukses

4 Kondisi Saat Hamil yang Bisa Bikin Malu

Banyak perubahan tubuh yang terjadi saat hamil, dan terkadang bikin Anda malu sendiri. Apa sajakah itu?

Klikdokter.com, Jakarta Sejak memasuki minggu pertama, seorang wanita yang sedang hamil pasti akan merasakan banyak perubahan dalam dirinya. Perubahan tersebut meliputi banyak hal, mulai dari kondisi fisik yang tidak seluwes sebelumnya, hingga beban psikis terkait bayi dalam rahim. Kondisi-kondisi tersebut bercampur jadi satu hingga waktunya bayi lahir.

Saat wanita sedang hamil, tentu saja perut akan membesar, mengalami muntah-muntah dan kondisi fisik jadi mudah lelah dibandingkan biasanya. Meski demikian, tak banyak yang tahu (atau bisa jadi tak banyak dibicarakan), ada juga beberapa perubahan fisik lain yang terjadi pada wanita hamil.

Menurut Michele M. Hakakha, penulis buku Expecting 411: Clear Answers & Smart Advice for Your Pregnancy,  ada banyak hal terjadi pada tubuh wanita ketika ia hamil. Dari semua perubahan, yang paling mengejutkan adalah pertumbuhan rambut di perut, berserdawa, sembelit, peningkatan keputihan, wasir, dan masih banyak lagi.

"Ini bukan hal-hal yang biasanya dibicarakan seorang wanita. Jadi tidak heran ada sedikit rasa malu," ujar Michele.

Meski memalukan, tapi Anda mesti mengetahui tentang apa saja yang akan terjadi dengan Anda untuk memastikan agar kehamilan dapat berjalan lancar. Untuk Anda yang pernah hamil, coba ingat-ingat lagi apakah Anda pernah merasakan kondisi ini?

1. Gas berlebih

Hampir setiap wanita hamil merasakan gas berlebih dalam perutnya. Hal ini terjadi karena kehamilan menyebabkan lonjakan hormonal yang dapat memperlambat saluran gastrointestinal Anda meningkat. Pada tingkat yang tak tertahankan, Anda pun tak bisa menahannya karena kemampuan kendali otot perut berbeda saat hamil.

"Olahraga membantu meningkatkan mobilitas saluran pencernaan, memungkinkan makanan bergerak lebih cepat. Semakin sedikit waktu untuk duduk, maka semakin sedikit gas yang dihasilkan. Beberapa asupan seperti minuman berkarbonasi, kacang, brokoli, kembang kol, dan buah kering juga dapat berkontribusi terhadap produksi gas berlebih sehingga lebih baik untuk dihindari sejenak,” anjuran Michele untuk meminimalkan gas yang berlebih.

2. Sulit mengontrol buang air kecil

Anda mungkin pernah mendengar cerita tentang wanita hamil bersin lalu tanpa sengaja kencing atau mengompol. Banyak wanita hamil yang merasakan hal ini. Meski dianggap normal, tapi jika terjadi pada momen yang tidak tepat, misalnya seperti sedang presentasi, pastinya dapat bikin malu.

Banyak dokter menyarankan agar wanita hamil memakai panty liner untuk mencegah “kebocoran” tersebut, khususnya selama beberapa bulan terakhir menjelang waktu kelahiran bayi. Selain itu, rutin ke kamar mandi ketika terasa sedikit saja hasrat untuk buang air kecil, juga dapat membantu.

"Saat bayi tumbuh dan rahim membesar, posisi bayi berada tepat di atas kandung kemih. Upayakan buang air kecil setiap dua jam sekali misalnya, bahkan ketika Anda tak terlalu berhasrat ingin melakukannya,” terang Michele.

3. Tumbuh rambut di tempat tertentu

Selama masa kehamilan, hormon bertanggung jawab atas tumbuhnya rambut di tempat-tempat yang tak diinginkan. Hal ini kembali dijelaskan oleh Hakakha.

"Kebanyakan wanita hamil gembira mengetahui kalau rambutnya akan lebat dan indah. Namun, ketika rambut tumbuh di tempat-tempat yang tak terduga, seperti di payudara, perut, wajah, dan tempat-tempat yang tak diinginkan lainnya, kegembiraan tersebut segera berubah menjadi horor,” katanya.

Waxing atau tweezing adalah metode paling aman untuk menghilangkan rambut selama kehamilan. Jika Anda ragu, konsultasikan hal ini dengan dokter atau ahli kecantikan.

4. Jerawat

Biasanya jerawat akan bermunculan selama masa trimester pertama akibat perubahan hormon. Tidak sembarang obat dapat mengatasi hal ini karena biang keroknya adalah hormon, yang menjadikan Anda harus selektif dan ekstra hati-hati.

"Kebanyakan obat penghilang jerawat tergolong aman karena produk tidak menempel pada kulit dalam jangka waktu yang lama. Meski demikian, tanyakan kepada dokter Anda sebelum menggunakan obat jerawat jenis apa pun. Selain itu, hanya gunakan obat jerawat pada jerawat,” tutur Michele.

Selain empat kondisi yang kerap membuat malu wanita hamil seperti yang baru saja dijelaskan, ada juga kondisi lain seperti ambeien, bau tak sedap, serta permasalahan intimasi dengan pasangan juga kerap terjadi selama masa kehamilan. Teruntuk para wanita yang sedang hamil, jangan takut dan malu untuk membicarakan kondisi-kondisi ini kepada dokter, ya, supaya masalah ini dapat segera ditangani.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar