Sukses

5 Cara Mengatasi Sembelit pada Anak

Anak mengalami sembelit? Jangan khawatir, berikut ini adalah kiat mengatasi sembelit pada anak.

Klikdokter.com, Jakarta Sembelit atau konstipasi adalah ketidakmampuan mengeluarkan tinja secara sempurna, frekuensi BAB berkurang dari biasanya, tinja lebih keras, lebih besar dan nyeri dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini bisa juga terjadi pada anak Anda, lho. Jadi, Anda perlu mengetahui cara mengatasi sembelit pada anak.

Pada anak yang terkena sembelit, biasanya perut terasa keras saat diraba. Hal ini terjadi akibat penumpukan massa tinja. Keluhan ini biasanya terjadi lebih dari 2 minggu. Penyebab sembelit pada anak adalah :

  1. Menahan tinja. Bisa karena nyeri akibat tinja yang keras, atau fobia akan toilet karena jorok, berbau, dll. Tinja yang ditahan akan semakin keras karena air diserap oleh usus. Siklus ini akan berlangsung terus-menerus bila tidak ditangani.
  2. Kurang serat atau kurang cairan
  3. Efek samping beberapa obat
  4. Konstipasi juga bisa terjadi apabila anak sedang dalam kondisi sakit. Namun ini hanya bersifat sementara saja.

Untuk itu, cara mengatasinya adalah dengan tips dibawah ini:

● Diet tinggi serat

Ubahlah menu makanan anak dengan memperbanyak porsi sayuran pada piring makannya. Sajikan juga buah-buahan sebagai snack siang dan sore. Anda juga dapat memberikan sereal yang tinggi serat dan roti gandum. Selain itu Anda dapat memberikan makanan yang mengandung probiotik seperti yoghurt.

Jika anak kurang menyukai buah dan sayur, Anda dapat menggunakan suplemen serat yang dapat ditambahkan pada makanan dan minuman. Walaupun demikian, lebih baik tetap mengonsumsi buah dan sayur secara langsung atau utuh.

Buah-buahan yang dianjurkan adalah pepaya, pir, apel, alpukat serta buah naga. Buah-buahan ini bersifat sebagai pencahar dan melunakkan tinja.

● Perbanyak asupan cairan

Jangan lupa untuk menjaga asupan cairan si Kecil agar tetap terpenuhi. Kurang asupan cairan akan membuat tinja keras sehingga sulit dikeluarkan.

● Banyak bergerak

Anak yang lebih banyak duduk dan malas beraktivitas lebih berisiko mengalami sembelit. Dengan aktif bergerak maka akan membantu pergerakan usus untuk mengeluarkan tinja.

● Ajarkan anak untuk rutin BAB

Regular toilet time” adalah cara mengajarkan anak waktu, dimana ia sebaiknya BAB, misalnya pagi hari atau setelah makan. Dengan begitu sensasi atau keinginan BAB akan muncul pada saat yang ditentukan, hal ini akan memudahkan anak untuk BAB lebih lancar.

● Menggunakaan obat pelunak tinja

Penggunaan obat ini aman untuk si Kecil, namun harus berada di bawah pengawasan dokter anak. Kebanyakan orang tua akan menghentikan penggunaan obat ini ketika anak dirasa sudah bisa BAB.

Padahal penghentian obat ini secara tiba-tiba malah justru dapat membuat sembelit di kemudian hari. Untuk itu, dosis dan jangka waktu penggunaan sebaiknya didiskusikan dengan dokter anak Anda.

Jadi, lakukanlah kiat-kiat di atas agar anak Anda bebas dari sembelit, termasuk memberikan menu yang kaya serat. Bila kiat di atas belum berhasil mengatasi sembelit pada anak Anda, periksakan ke dokter anak, agar masalah ini dapat teratasi dengan baik.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar