Sukses

Mengapa Ibu Hamil Rentan Alami Mimpi Buruk?

Ibu hamil kerap dibuat tak nyaman dengan kondisi tubuhnya, bahkan sampai mimpi buruk. Kok bisa, ya?

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda para ibu hamil, menjalani aktivitas sehari-hari tentu akan membuat perasaan menjadi campur aduk. Kehamilan memang menjadi sebuah anugerah bagi keluarga karena akan hadirnya anggota baru. Meski begitu, sembilan bulan masa kehamilan bukanlah waktu yang singkat.

Seorang ibu hamil akan menghadapi berbagai macam rintangan selama masa kehamilannya, seperti pegal-pegal hingga beban membawa jabang bayi dalam perut. Bahkan tak jarang sampai berkaitan dengan penyebab yang tidak bisa dijelaskan dengan mudah, seperti misalnya, mengalami mimpi buruk.

Kehamilan adalah titik perubahan bagi seorang wanita, baik secara fisik maupun psikologis. Selain kebiasaan sehari-hari, perubahan tersebut juga cenderung tercermin pada pola tidur dan mimpi. Misalnya, perubahan hormon dapat mengganggu tidur, mengurangi kualitas tidur hingga sering menyebabkan tidur terganggu.

Pada gilirannya, perubahan pola tidur dikaitkan dengan peningkatan terjadinya mimpi. Dalam kondisi tersebut mimpi yang hadir tampaknya lebih emosional dan menakutkan dibandingkan periode sebelum hamil.

Tentu saja, kehamilan adalah pengalaman yang sangat intens secara emosional. Ada kalanya timbul kekhawatiran tentang masalah keibuan dan melahirkan anak. Kondisi tersebut sering muncul dalam mimpi wanita yang sedang hamil.

Kaitan kehamilan dan mimpi buruk

Berdasarkan penelitian yang dilansir dari Psychology Today, konon sangat umum bagi ibu hamil untuk bermimpi tentang kehamilan, persalinan, dan bayi yang belum lahir. Setidaknya sepertiga dari mimpi kehamilan mengacu pada salah satu tema ini. Frekuensi mimpi akan meningkat secara bertahap di seluruh tahap kehamilan.

Banyak dari mimpi-mimpi tersebut menerjemahkan rasa cemas atas kehamilan. Kondisi yang kerap dicemaskan ibu hamil, seperti ancaman potensial terhadap bayi, integritas fisik ibu hamilnya sendiri, hingga khawatir takut tidak terampil saat menjadi orang tua. Sebanyak 80 persen ibu baru melaporkan bahwa mimpi mereka sangat jelas, aneh, namun terperinci.

Mimpi bisa saja melibatkan gambaran anak yang menakutkan atau ancaman kesehatan bayi. Meskipun normal, namun mimpi seperti ini jelas menakutkan dan lama-kelamaan bisa mengganggu ibu hamil secara psikis.

Lewat penelitian yang dituangkan dalam jurnal Frontiers in Psychology 4, sampel dibagi menjadi dua bagian yakni ibu hamil (57 orang) dan yang tidak (59 orang). Semuanya diharuskan membuat jurnal mimpi selama 14 hari untuk nantinya dihitung.

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui sebanyak apakah ibu hamil mengalami mimpi buruk. Konten mimpinya dinilai dari setiap jenis karakter dan tema yang paling sering muncul.

Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa wanita hamil mengingat lebih banyak mimpi buruk daripada mereka yang tidak hamil. Di samping itu, wanita hamil juga cenderung mengingat lebih banyak mimpi buruk dibandingkan wanita yang tidak hamil.

Studi kemudian mengeksplorasi tema mimpi khas wanita hamil dan tidak hamil. Gambaran mimpi tentang melahirkan adalah yang paling sering dialami oleh ibu hamil berusia delapan sampai sembilan bulan. Beberapa di antaranya adalah mimpi tentang masalah yang terjadi saat melahirkan, ancaman terhadap janin, dan hal umum yang berkaitan dengan tubuh manusia.

Mimpi buruk bisa diatasi

Secara keseluruhan, wanita hamil melaporkan 2,5 kali lebih banyak mimpi buruk daripada mereka yang tidak. Studi ini mengungkapkan bahwa mimpi-mimpi yang mengganggu semacam ini adalah kejadian normal yang mencerminkan kekhawatiran emosional yang datang dengan menjadi ibu baru.

Meski demikian, bagi Anda ibu hamil atau yang kerap mengalami mimpi buruk, ada solusii yang bisa Anda gunakan untuk mencegahnya. Sebelum tidur, jauhkan dirfi Anda dari hal-hal atau pikiran yang bisa menyebabkan stres. Selain itu, usahakan agar Anda tidak mengonsumsi makanan apapun sebelum tidur.

Faktanya, sesuai penjabaran di atas, mimpi buruk merupakan hal yang wajar dialami oleh ibu hamil. Namun agar mimpi tidak berkembang jadi rasa panik, persiapkan kesehatan Anda  dengan baik selama masa kehamilan hingga melahirkan, ya!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar