Sukses

6 Komplikasi Diabetes yang Harus Anda Waspadai

Diabetes yang tidak terkontrol akan menimbulkan berbagai komplikasi berbahaya.

Klikdokter.com, Jakarta Diabetes tidak hanya sekadar kadar gula dalam darah yang melebihi normal. Lebih dari itu, diabetes dapat menjadi sumber dari banyak penyakit yang ada dalam tubuh. Berbagai komplikasi bisa timbul karena kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol.

Kondisi tersebut seperti yang dialami oleh Amoroso Katamsi, aktor pemeran Letjend Soeharto dalam film Pengkhianatan G30S/PKI. Ia meninggal akibat komplikasi diabetes pada Selasa (17/4/2018) dini hari.

Penyakit diabetes, berbahaya atau tidak?

Menjawab pertanyaan tersebut memang sedikit sulit. Karena sebenarnya orang dengan diabetes bisa menjalani kehidupan selayaknya orang normal pada umumnya. Selain itu, orang dengan diabetes tidak selalu mempunyai badan kurus, tidak selalu mengalami kelainan pada ginjalnya, dan tidak selalu menggunakan insulin setiap harinya untuk mencegah kenaikan kadar gula darahnya.

Ya, orang dengan diabetes tidak selalu mengalami hal tersebut saat mereka mampu mengontrol kadar gula darahnya. Jadi, saat penderita diabetes mampu mengontrol gula darahnya, maka tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Tapi saat kadar gula darah penderita diabetes tidak terkontrol, akan ada begitu banyak penyakit yang akan terjadi. Kerusakan berbagai organ pun tidak dapat dihindari.

Apa saja komplikasi diabetes?

Komplikasi diabetes yang sering terjadi, antara lain:

1. Nefropati diabetik

Komplikasi nefropati diabetik akan memengaruhi organ ginjal. Ginjal pada penderita diabetes yang tidak terkontrol akan mengalami kerusakan sehingga tidak dapat menahan protein tubuh. Akibatnya, protein tubuh akan keluar melalui urine.

Protein dalam urine merupakan tanda awal dari kerusakan ginjal. Pada tahap akhir, pasien dengan gangguan ginjal yang tidak ditangani dengan baik akan menderita gagal ginjal. Gagal ginjal adalah keadaan ketika ginjal mengalami penurunan fungsi. Akibatnya, berbagai materi beracun pun dapat berkumpul di dalam tubuh karena tidak berhasil dibuang.

2. Retinopati diabetik

Pada komplikasi ini, pembuluh darah mata akan lebih rentan pecah dan berdarah. Darah yang terakumulasi pada retina mata akan mengganggu fungsi retina dalam menerima stimulasi cahaya. Hal ini akan mengakibatkan penurunan penglihatan mata secara perlahan.

3. Neuropati diabetik

Pasien dengan neuropati diabetik akan mengalami keluhan kesemutan atau perasaan seperti baal pada bagian tubuh tertentu. Hal ini menyebabkan penderita diabetes dengan komplikasi ini rentan terkena luka pada kaki; biasanya terdeteksi karena minimnya rasa sakit yang dimiliki.

4. Penyakit pembuluh darah perifer

Pembuluh darah perifer ini berfungsi mengalirkan darah ke berbagai bagian tubuh. Saat kadar gula darah tidak terkontrol, pembuluh darah perifer ini juga akan mengalami kerusakan sehingga aliran darah tidak optimal. Kelainan pembuluh darah perifer bersama dengan nefropati diabetik dapat menyebabkan luka pada kaki yang sulit sembuh bahkan bisa menjadi gangren.

5. Penyakit jantung koroner

Seiring waktu, glukosa darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol jantung dan pembuluh darah. Makin lama Anda menderita diabetes, makin tinggi pula kemungkinan penyakit jantung yang diderita akan berkembang. 

6. Penyakit pembuluh darah otak

Diabetes dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah otak. Hal ini dapat mengakibatkan serangan stroke, sehingga penderita mengalami penurunan kekuatan otot tubuh, kelumpuhan, dan penurunan kesadaran.

Begitu banyak komplikasi yang dapat terjadi karena penyakit diabetes. Untuk itu, penting bagi Anda yang memiliki diabetes untuk menjaga kadar gula darah agar tetap terkontrol.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar