Sukses

Nyeri pada Mulut? Kumur Air Garam Saja!

Atasi nyeri pada mulut dengan resep tradisional, yakni berkumur dengan air garam.

Klikdokter.com, Jakarta Jangan remehkan resep alami tradisional seperti berkumur dengan air garam hangat. Cara ini terbukti bisa mengurangi rasa nyeri pada mulut dan tenggorokan. Tak percaya?

Perlu Anda ketahui bahwa nyeri pada mulut dapat disebabkan oleh berbagai hal. Kondisi itu bisa diakibatkan oleh pencabutan gigi, sakit gigi karena gigi berlubang, gusi terkena trauma benturan atau kecelakaan, gusi tertusuk benda asing atau duri saat makan, gusi di sekitar gigi bungsu tergigit saat mengunyah, dan lain-lain.

Anda tak perlu buru-buru minum obat jika mengalaminya. Karena Anda dapat mengatasi kondisi tersebut dengan cara yang lebih alami.

Manfaat berkumur air garam

Menurut British Dental Journal, berkumur dengan air garam hangat dapat mencegah pergerakan sel-sel yang menghambat proses penyembuhan luka.

Maksudnya, ketika daerah luka terbenam dengan air garam hangat, suhu hangatnya dapat meningkatkan aliran darah ke daerah sekitar luka pencabutan sehingga mempercepat proses penyembuhan. Prinsip inilah yang diterapkan dari zaman dulu sebelum obat antibiotik banyak digunakan secara berlebihan seperti sekarang.

Selain itu, berkumur dengan larutan garam hangat terbukti berhasil untuk mengurangi risiko komplikasi pencabutan gigi, seperti alveolar osteitis, atau lebih dikenal dengan dry socket.

Para ahli menganjurkan pasien untuk berkumur 2–3 kali sehari, 1x24 jam setelah pencabutan gigi. Tidak disarankan untuk langsung berkumur karena dapat membuat bekuan darah lepas dan menghambat penyembuhan.

Untuk kasus lainnya – seperti sakit gigi karena gigi berlubang, gusi terkena trauma benturan atau kecelakaan, gusi tertusuk benda asing atau duri saat makan, gusi di sekitar gigi bungsu tergigit saat mengunyah – Anda dapat langsung berkumur-kumur tanpa menunggu.

Berkumur larutan garam hangat juga dapat meredakan sakit tenggorokan. Larutan garam hangat dipercaya dapat membilas tenggorokan dan membuang bakteri, lendir, atau pemicu sakit tenggorokan lainnya. Hal ini dikarenakan garam dapat menarik cairan dari sel bakteri dan jaringan tenggorokan yang membengkak.

Tak hanya itu, larutan garam hangat dapat menghancurkan bakteri dan mencegah agar tidak kembali hidup di tenggorokan. Menurut penelitian, berkumur larutan garam hangat tiga kali sehari dapat mencegah infeksi saluran pernapasan atas yang menyebabkan sakit tenggorokan.

Perhatikan hal ini

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat berkumur dengan air garam:

  • Sebaiknya setelah berkumur, sisa larutan langsung dibuang karena bakteri dapat mengontaminasi larutan kumur tersebut.
  • Selalu membuat larutan kumur yang baru ketika akan berkumur.
  • Usahakan agar jangan tertelan karena dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Untuk menjaga kesehatan rongga mulut, Anda dapat berkumur air garam hangat 100–150 ml sebanyak 3–4 kali sehari. Dengan ini, Anda dapat menghilangkan sisa makanan dalam mulut, sel-sel mati, juga lendir dari rongga mulut (mereka merupakan penyebab umum setiap proses peradangan dari dalam mulut).

Selain dengan berkumur air garam, cara alami lainnya yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi nyeri pada mulut adalah dengan mengompres bagian yang nyeri atau gusi yang bengkak akibat pencabutan gigi dengan air hangat. Air hangat dapat merangsang dan melancarkan peredaran darah di sekitar gusi yang bengkak. Namun, hal ini dapat dilakukan saat luka pencabutan sudah tidak berdarah lagi agar tidak terjadi perdarahan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar