Sukses

7 Kelainan Lidah yang Perlu Anda Waspadai

Kelainan yang terjadi di lidah dapat menjadi pertanda adanya penyakit berbahaya.

Klikdokter.com, Jakarta Lidah menjadi salah satu bagian tubuh yang sangat kompleks. Organ tak bertulang ini memiliki fungsi sebagai alat bantu bicara, pengecapan, pengunyahan, dan proses menelan. Layaknya anggota tubuh lainnya, lidah juga bisa mengalami gangguan. Keadaan ini dapat menjadi pertanda adanya penyakit-penyakit yang lebih serius.

Di antara beberapa gangguan lidah yang menjadi pertanda adanya penyakit serius, berikut 7 di antaranya:

1. Fissure tongue

Fissure tongue adalah keadaan ketika lidah memiliki celah-celah dengan kedalaman 2-5 mm. Celah tersebut biasanya terletak di 1/3 bagian tengah lidah.

Fissure tongue lebih banyak terjadi pada pria dibanding wanita. Seseorang dengan gangguan ini umumnya tidak mengalami keluhan nyeri atau gejala spesifik lainnya.

Meski umumnya terjadi secara normal, fissure tongue juga dapat menjadi gejala dari penyakit Melkerson Rosenthal Syndrom, Down Syndrom, dan efek samping obat-obatan terapeutik.

2. Coated tongue

Ini adalah keadaan ketika permukaan lidah tertutup dengan selaput putih. Selaput ini merupakan hasil dari penumpukan bakteri, jamur serta sel-sel mati yang terjebak dalam tonjolan papila lidah.

Coated tongue bisa menjadi salah satu dari gejala gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, kelainan metabolisme tubuh, gangguan psikologis dan efek samping obat-obatan.

3. Hairy tongue

Hairy tongue juga dikenal dengan sebutan black tongue. Ini adalah keadaan ketika papila lidah mengalami pembesaran; perubahan warna menjadi kuning, oranye, hijau, cokelat, atau hitam; tertutup selaput; kasar atau terlihat seperti berambut.

Hairy tongue dapat terjadi akibat pertumbuhan bakteri dan jamur di lidah yang tidak terkontrol dengan baik. Keadaan ini dilatarbelakangi oleh dehidrasi atau kekurangan cairan, penyakit diabetes mellitus, penggunaan obat kumur secara berlebihan, efek samping obat golongan antibiotik, operasi kemoterapi dan lainnya.

4. Depapilated tongue

Ini adalah keadaan ketika ukuran papila mengalami penyusutan, permukaan lidah mengilap, dan tidak menetap atau bisa berpindah posisinya.

Depapilated tongue dapat menjadi gejala dari penyakit anemia, plummer vinson syndrome, penyakit sifilis, dan infeksi zoster. Gejala yang bisa dirasakan oleh penderitanya adalah berkurangnya pengecapan, lidah berwarna ungu atau kemerahan, lidah terasa panas seperti terbakar, dan luka pada lidah.

5. Geographic tongue

Disebut juga benigna migratory glositis, yaitu dimana terjadi pengecilan papila lidah dan tampak bercak merah membentuk seperti pulau.

Geographic tongue dapat menjadi salah satu gejala dari alergi, gangguan pencernaan, dan psoriasis. Faktor pencetus lainnya, adanya reaksi imunologi, stres, faktor keturunan dan kekurangan gizi.

6. Tumor lidah

Jenis tumor yang sering terjadi pada lidah adalah fibroma, papilloma, hemangioma, lymphangioma, lipoma, granular cell myiblastoma. Paling banyak dijumpai pada usia di atas 60 tahun.

7. Kanker lidah

Kanker lidah biasanya diawali dengan terbentuknya benjolan kecil berwarna putih atau seperti luka sariawan. Jika tidak segera ditangani, benjolan yang merupakan sel kanker tersebut akan menyebar ke bawah lidah dan rahang.

Kanker lidah diduga terjadi akibat adanya trauma fisik, konsumsi alkohol berlebihan, paparan tembakau, kebiasaan merokok, infeksi jamur candidiasis, penyakit sifilis, sepsis, dan radang lidah kronis. Sebanyak 80% penderita kanker lidah adalah perokok.

Dengan memahami berbagai gangguan lidah, Anda diharapkan dapat lebih waspada akan kejadian penyakit berbahaya yang bersembunyi di balik kondisi tersebut. Jangan ragu untuk segera berobat ke dokter jika Anda mengalami kondisi-kondisi di atas.

[NB/ RVS]

1 Komentar