Sukses

Ini Gejala Kanker Otak yang Harus Diwaspadai

Jangan sampai Anda mengabaikan gejala ini, karena bisa jadi pertanda kanker otak.

Klikdokter.com, Jakarta Kanker otak adalah pertumbuhan massa abnormal dalam otak. Mulanya, tumor yang ada berbentuk jinak. Namun bagi kasus-kasus tertentu, lama-kelamaan ia bisa tumbuh menjadi ganas dan bersifat parasit dalam otak. Dari sekian banyak jenisnya, kanker otak menjadi salah satu yang berbahaya dan sulit terdeteksi.

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, sekitar 80 ribu kasus baru tumor otak terdiagnosis setiap tahunnya. Di antara kasus tersebut, hampir 70 persen di antaranya adalah tumor jinak dan 30 persen adalah tumor ganas.

“Tumor otak ganas, atau disebut juga dengan kanker otak, dapat berasal dari sel otak itu sendiri atau penyebaran kanker di organ tubuh yang lain. Kanker yang paling sering menyebar ke otak antara lain kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker paru-paru,” ujar dr. Karin.

Berbicara soal kanker otak yang tak terdeteksi, hal ini dialami John McCain pada tahun lalu. Ya, senator Amerika Serikat itu merasa tidak memiliki gejala hingga akhirnya dia divonis glioblastoma.

Glioblastoma merupakan tipe kanker otak ganas yang memerlukan terapi intensif hingga operasi sebagai upaya menghambat penyebarannya. Kabar soal John McCain, tak pelak mengejutkan dunia serta memberikan pelajaran untuk banyak orang agar waspada.

Meski gejala awal tumor otak tidak terlalu jelas, bukan berarti ia tak dapat dikenali. Ada beberapa tanda serta gejala yang harus diwaspadai agar dapat diberikan penanganan sedini mungkin. Inilah tanda serta gejala kanker otak yang khas:

1. Sakit kepala

Sakit kepala tidak biasa dengan intensitas yang meningkat, semakin sering terjadi atau bahkan menetap, adalah ciri kanker otak yang patut diwaspadai.

Otak manusia terdiri dari jaringan lunak yang dikelilingi tulang tengkorak dengan fungsi sebagai pelindung dari benturan. Komposisinya sangat pas sehingga hampir tidak menyisakan ruang kosong di antara jaringan lunak tersebut dan tulang pelindungnya.

Bila pada salah satu area dalam jaringan yang lunak tersebut berkembang sel yang tidak normal, seperti sel-sel tumor, maka jaringan normal sekitarnya mengakibatkan rasa nyeri di kepala dengan intensitas sedang hingga berat. Atas dasar teori ini, sakit kepala bisa jadi salah satu tanda awalnya.

2. Gangguan sejumlah indra tubuh

Mengingat banyak sekali fungsi tubuh yang dikendalikan oleh otak, maka wajar jika seseorang mengalami penurunan motorik ketika terkena kanker otak. Gejala ini dapat tampak dari luar.

Ada beberapa perubahan yang biasanya muncul, antara lain kelemahan pada satu sisi tubuh, rasa kebal di area-area tertentu, kesulitan menggerakkan anggota tubuh, kesulitan berjalan, gangguan penglihatan seperti penglihatan ganda, hingga gangguan bicara.

3. Gangguan fungsi kognitif

Sudah barang tentu bahwa kanker otak akan memengaruhi organnya sendiri. Mereka yang diduga mengalami kanker otak, biasanya mengalami penurunan daya ingat secara progresif, gangguan daya nalar, perubahan perilaku, hingga penurunan kesadaran.

Sejumlah ciri di atas, bila terjadi secara bersamaan dapat menandakan adanya kanker otak. Meski demikian, tidak ada cara lain yang lebih akurat selain memeriksakan secara langsung kepada dokter.

“Jika muncul gejala-gejala tersebut dan curiga mengalami tumor otak, Anda dapat segera berkonsultasi dengan dokter saraf. Dokter akan meminta Anda melakukan pemeriksaan MRI atau CT scan kepala. Dengan pemeriksaan tersebut, diagnosis tumor otak dapat diketahui,” kata dr. Karin.

Merujuk pada uraian di atas, waspadalah terhadap gejala-gejala yang mengarah pada kondisi kanker otak.  Jika Anda merasa ragu, sebaiknya Anda segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, guna memastikan kondisi yang Anda alami.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar