Sukses

Kiat Mudah Wujudkan Mata Sehat

Ini yang perlu Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata.

Klikdokter.com, Jakarta Mata adalah jendela dunia, pernyataan ini memang benar adanya. Melalui mata, manusia dapat menyerap berbagai informasi untuk mendukung fungsi dan aktivitas sehari-hari. Untuk itu, mata harus dijaga sedemikian rupa agar tetap sehat.

Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan bahwa di Indonesia, angka kebutaan yang bisa dicegah sebesar 0,6%. Angka ini masih berada di atas standar yang ditetapkan WHO, yakni 0,5%. Memang tak semua penyebab kebutaan ini dapat dicegah, tetapi sekitar 80% gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kelainan refraksi dan katarak, sangat bisa dicegah. Bagaimana caranya?

1. Gunakan kacamata hitam

Kacamata hitam dengan kemampuan menangkal sinar ultraviolet (UV) dapat menunda kemunculan katarak, yang memang dipercepat oleh paparan sinar matahari. Kacamata ini juga dapat mencegah kerusakan pada retina, serta melindungi kulit sekitar mata yang halus dan sensitif. Ini akan menghindari timbulnya kerutan dan timbulnya tumor pada mata.

Pastikan Anda mencari kacamata hitam yang bertuliskan “100% UV protection”. Artinya, kacamata jenis ini dapat menangkal 100% sinar UV-A dan UV-B.  Memakai topi kala bepergian di tempat terbuka juga dapat membantu.

2. Hindari merokok

Merokok diketahui berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan, termasuk degenerasi makular pada mata (age-related macular degeneration/AMD). Kondisi ini adalah kelainan kronis serius pada retina mata, yang berpotensi menyebabkan kebutaan.

Berbagai studi menunjukkan bahwa perokok dan mantan perokok lebih berisiko mengalami AMD dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok. Perokok juga lebih berisiko mengalami katarak.

3. Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang

Kekurangan vitamin dapat mengganggu fungsi retina. Studi menemukan bahwa makanan yang kaya akan vitamin C, E, zink, lutein, zeaxanthin, dan asam lemak omega-3 baik untuk kesehatan mata. Zat-zat gizi ini bisa didapat dari buah-buahan, sayuran hijau, serealia, kacang-kacangan, minyak sayur, dan ikan.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

4. Melakukan pemeriksaan mata secara rutin

Pemeriksaan mata secara rutin penting dilakukan agar tanda-tanda awal dari gangguan penglihatan bisa terdeteksi. Kelainan mata yang terdeteksi dini akan lebih mudah diobati.

Usia 40 tahun merupakan waktu ketika tanda-tanda awal dari penyakit mata dan gangguan penglihatan mulai terjadi. Karena itu, orang dewasa yang tidak memiliki faktor risiko atau tanda-tanda penyakit mata perlu mulai menjalani pemeriksaan mata dasar pada usia ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter mata akan menentukan kapan lagi Anda perlu datang untuk pemeriksaan lanjutan.

Bagi lansia di atas 65 tahun, pemeriksaan mata harus dilakukan minimal satu tahun sekali. Mereka yang memiliki keluhan atau riwayat penyakit mata dalam keluarga, mengalami diabetes atau hipertensi, juga perlu menjalani pemeriksaan mata minimal setahun sekali.

5. Ketahui riwayat penyakit mata dalam keluarga

Sebagian penyakit mata diturunkan dalam keluarga. Oleh sebab itu, Anda perlu tahu riwayat penyakit mata dalam keluarga yang membuat Anda lebih berisiko mengalaminya.

6. Dapatkan penanganan penyakit mata sejak dini

Penyakit mata yang serius, seperti glaukoma dan AMD, lebih mudah diatasi jika terdiagnosis dan terobati secara dini. Pengobatan secara dini dapat mencegah hilangnya penglihatan hingga kebutaan pada kemudian hari.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

7. Perhatikan cara menggunakan lensa kontak yang benar

Ikuti saran dokter mata terkait cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang benar. Perhatikan pula instruksi dalam kemasan produk karena tiap produk lensa kontak memiliki waktu pakai, cara pakai, dan saran pemeliharaan masing-masing. Penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai dengan instruksi dapat menyebabkan luka pada kornea, nyeri pada mata, hingga gangguan penglihatan.

8. Hati-hati bila mata terasa lelah

Anda dapat mengalami sindrom mata lelah bila pekerjaan menuntut Anda untuk menatap layar komputer lebih dari 4 jam sehari. Untuk mengatasinya, ikuti aturan 20-20-20. Alihkan pandangan mata dari komputer atau meja kerja Anda setiap 20 menit pada sebuah objek sejauh 20 kaki selama 20 detik. Jika mata tetap terasa lelah, kemungkinan Anda mengalami mata kering atau kelainan refraksi.

9. Jaga tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol darah dalam rentang normal

Baik tekanan darah, kolesterol, maupun kadar gula darah yang tinggi akan meningkatkan peluang terjadinya penyakit mata, yang menyebabkan gangguan penglihatan. Menjaga ketiga hal ini dalam rentang normal tidak hanya menjaga kesehatan mata, tetapi juga kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.

10. Aktif bergerak secara rutin

Selain menyehatkan jantung, rutin berolahraga juga baik untuk kesehatan mata. Faktanya, banyak penyakit mata yang berhubungan dengan masalah kesehatan lain, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Berolahragalah selama 30 menit per hari sebanyak 5 kali dalam seminggu. Jenis olahraganya dapat berupa joging, berjalan cepat, bersepeda, atau berenang.

Kualitas hidup yang baik sangat dipengaruhi oleh penglihatan yang sehat. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan mata bukanlah pilihan, melainkan suatu keharusan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar