Sukses

Mengungkap Fakta di Balik Gurihnya MSG

Banyak pendapat mengatakan, MSG selalu berdampak buruk bagi kesehatan. Tahukah Anda, sebenarnya tidak selalu demikian?

Klikdokter.com, Jakarta Monosodium Glutamate alias MSG mungkin sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Penyedap makanan yang juga dikenal dengan sebutan vetsin ini kerap dihubungkan dengan segudang dampak buruk kesehatan.

Inilah beberapa dampak buruk yang diduga berhubungan erat dengan konsumsi MSG:

1. MSG menyebabkan obesitas

Beberapa waktu lalu, terdapat penelitian yang mencoba mencari tahu dampak buruk MSG terhadap peningkatan berat badan. Penelitian tersebut dilakukan dengan menyuntikkan MSG dosis tinggi pada tikus. Setelah beberapa saat, tikus yang disuntikkan MSG ternyata mengalami peningkatan berat badan secara signifikan.

Terlihat meyakinkan, namun sayangnya hal tersebut tidak terbukti terjadi pada manusia. Jadi, pada tikus, dosis MSG tinggi yang diberikan memang dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Namun pada manusia, hingga saat ini hasilnya masih belum dapat dipastikan.

2. MSG dapat meningkatkan nafsu makan

Terdapat beberapa penelitian yang hasilnya bertentangan. Penelitian pertama menyebutkan bahwa MSG dapat menekan hormon yang mengatur nafsu makan (katekolamin) seseorang. Sedangkan pada penelitian kedua, MSG justru menimbulkan dampak sebaliknya, yaitu peningkatan nafsu makan.

3. MSG dapat mencetuskan kanker

Seorang peneliti yang juga pensiunan ahli bedah saraf, Dr. Russel Blaylock, menduga bahwa konsumsi MSG secara berlebihan dapat meningkatkan pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Sayangnya, ia masih belum bisa memastikan hasil temuannya tersebut, sehingga penelitian-penelitian lebih lanjut masih sangat dibutuhkan.

Jadi, hingga saat ini, MSG masih belum dipastikan sebagai salah satu zat yang berperan pada proses terbentuknya sel-sel kanker di dalam tubuh.

Selain 3 di atas, berikut kondisi lain yang berhubungan dengan konsumsi MSG namun belum terbukti secara ilmiah:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual dan mutah
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Nyeri dada
  • Kanker
  • Penurunan fungsi otak

Para ahli meyakini bahwa dampak buruk di atas hanya akan dirasakan oleh mereka yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap MSG. Dengan kata lain, jika Anda termasuk orang yang tidak memiliki kondisi tersebut, konsumsi MSG dalam jumlah yang wajar tidak akan menyebabkan terjadinya dampak buruk di atas. Bahkan, Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa MSG aman untuk dikonsumsi dan bukan merupakan sesuatu yang berbahaya.

Bebas tapi terbatas

Memang, keluhan di atas hanya akan dirasakan oleh mereka yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap MSG. Namun tak ada salahnya untuk tetap waspada, dan membatasi asupan MSG setiap hari.

Terkait hal itu, para ahli belum dapat memastikan batas aman konsumsi MSG sehari-hari. Beberapa peneliti hanya menyebutkan bahwa MSG sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 3 gram dalam sehari.

Nah, setelah mengetahui adanya fakta di atas, tak ada salahnya jika Anda ingin menambahkan MSG pada makanan yang dikonsumsi. Tetap ingat untuk membatasi jumlahnya agar tidak berlebihan. Karena pada dasarnya, segala sesuatu yang berlebihan, apalagi terkait dengan makanan, sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh Anda. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar