Sukses

Awas, Mainan Bebek Karet Ternyata Rentan Jadi Sarang Bakteri!

Sarang bakteri bisa berada di mana saja. Salah satunya, ada di mainan bebek karet lucu milik anak Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Siapa sangka, mainan bebek karet yang lucu itu ternyata merupakan sarang berkumpulnya bakteri? Bagi Anda orang tua yang sering mengikutsertakan mainan ini saat anak mandi, maka harus lebih waspada!

Sarang bakteri bisa berada begitu dekatnya dengan Anda, sekalipun Anda sudah merasa bersih. Beberapa tempat di rumah misalnya, dapat menjadi tempat bakteri berkembang biak, namun sayangnya sering luput untuk dibersihkan. Biasanya, tempat persembunyian kuman yang paling ideal di rumah memiliki dua ciri khusus, yaitu lembap dan berdebu. Ini karena bakteri, virus, dan jamur senang hidup dan berkembang biak di tempat yang seperti itu. Sudah dapat ditebak, dua tempat yang berpotensi menjadi sarang bakteri adalah kamar mandi dan dapur.

Menurut dr. Sara Elise Wijono dari KlikDokter, ada banyak bagian di kamar mandi yang ternyata penuh kuman, mulai dari wastafel, saringan kamar mandi, gagang flush toilet, lantai, permukaan kamar mandi, hingga dudukan toilet. “Membersihkan kamar mandi agar bebas dari sebaran kuman sangat penting bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jangan sampai ruangan yang seharusnya bersih justru malah menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Dari sekian banyak objek di kamar mandi, apakah Anda yakin bahwa sarang bakteri hanya terdapat di alat-alat tersebut saja? Nyatanya, tidak! Bila Anda memiliki bebek karet yang biasanya dijadikan mainan anak atau hiasan, maka berdasarkan sebuah penelitian, benda tersebut ternyata bisa turut menjadi salah satu sarang bakteri.

1 dari 3 halaman

Sarang bakteri di balik mainan bebek karet

Para peneliti gabungan Swiss dan Amerika menemukan celah negatif di balik keberadaan mainan bebek karet. Setelah banyak dugaan miring yang tak berdasar, mereka kini menemukan bukti pasti bahwa benda tersebut merupakan surga bagi bakteri serta kuman jahat.

Para peneliti menghitung mikroba yang menempel pada mainan tersebut. Mereka mengatakan bahwa cairan keruh yang keluar saat bebek ditekan, mengandung bakteri patogen. Diperkirakan, ini terjadi pada 4 dari 5 bebek yang ditekan di seluruh rumah di dunia.

Bakteri-bakteri tersebut antara lain legionella dan Pseudomonas aeruginosa. Patut diketahui bahwa bakteri-bakteri ini kerap terlibat dalam infeksi yang ditemukan di rumah sakit.

Penelitian yang dilakukan oleh Swiss Federal Institute of Aquatic Science and Technology, ETH Zurich dan Universitas Illinois tersebut, diterbitkan dalam jurnal Biofilms and Microbiomes. Lebih lanjut, kadar volume bakteri yang dihasilkan sangatlah tinggi, yakni mencapai 75 juta sel per sentimeter persegi. Selain itu, jenis bakteri yang terkandung diperkirakan lebih banyak, tak hanya legionella dan Pseudomonas aeruginosa.

Meski sejumlah bakteri tertentu dapat membantu memperkuat sistem kekebalan anak-anak, namun ia juga berisiko tinggi menyebabkan infeksi mata, telinga, hingga usus, jika tertelan. Segala fakta yang telah ditemukan, konon masih berlawanan dengan kebiasaan banyak orang yang selama bertahun-tahun sering menjadikan bebek karet sebagai mainan pokok saat anak-anak mandi.

2 dari 3 halaman

Menjaga kebersihan kamar mandi

Menanggapi hasil penelitian ini, para ilmuwan mengatakan bahwa menggunakan polimer berkualitas lebih tinggi dapat meminimalkan pertumbuhan bakteri dan jamur di kamar mandi. Selain itu, menurut dr. Sara, menjaga kebersihan kamar mandi juga tak boleh dilupakan karena ikut memengaruhi pertumbuhan bakteri.

Berikut kiat-kiat dari dr. Sara agar kamar mandi Anda bersih dari sebaran kuman dan bakteri:

  • Gunakan cairan disinfektan saat membersihkan kamar mandi
  • Tutup wadah air yang terbuka untuk mencegah nyamuk berkembang biak
  • Segera perbaiki bagian yang rusak supaya kuman dan jamur tak bermunculan
  • Rutin membersihkan toilet, lantai, dan dinding kamar mandi
  • Gunakan pelindung saat membersihkan kamar mandi

Mainan bebek karet memang lucu dan bisa membuat anak lebih semangat untuk mandi. Namun, di balik bentuknya yang imut, mainan ini nyatanya dapat menjadi sarang sejumlah bakteri. Nah, mengetahui fakta-fakta yang sudah dijelaskan, sebaiknya Anda mempertimbangkan pemakaian mainan tersebut untuk menemani anak Anda saat mandi, mulai dari sekarang.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar