Sukses

April Mop, Apa Pengaruhnya pada Kesehatan Mental?

Hati-hati, momen April Mop, saat orang “bebas” melakukan kejahilan, juga dapat memengaruhi kesehatan mental, lho.

Klikdokter.com, Jakarta Kejahilan yang dilakukan saat April Mop atau disebut sebagai “April Fools Day” dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental seseorang. Ironisnya, momen ini juga sering disalahgunakan sebagai media kejahatan atau tindak kriminal.

Salah satu contoh adalah berita tsunami yang dianggap hoaks saat tanggal 1 April 2008. Nyatanya, tsunami benar-benar terjadi di Hawaii dan menelan 165 korban jiwa. Sungguh berbahaya dampak April Mop, karena berita sesungguhnya  akan dianggap hoaks dan diabaikan.

Selain itu April Mop juga berpotensi memicu seseorang untuk mengakhiri hidupnya. Seorang laki-laki yang berusaha mengejutkan kekasihnya dengan memakai topeng di dalam rumah membuat sang kekasih kaget ketakutan hingga berlari keluar rumah. Nahasnya, sang kekasih yang berlari ke jalanan karena ketakutan akhirnya tertabrak mobil yang sedang melintas.

Bukannya menyenangkan, April Mop bisa membahayakan dan berakibat fatal. Orang yang ditakut-takuti tersebut bisa mengalami kepanikan yang mengakibatkan kecelakaan atau menimbulkan rasa kekhawatiran yang tinggi dan akhirnya juga bisa mencelakakan.

Selain hal-hal di atas, berikut ini adalah dampak kesehatan mental yang bisa saja terjadi saat seseorang menerima isu April Mop tertentu:

1. Gangguan Cemas

Rasa cemas berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan kualitas hidup. Selain itu, rasa cemas berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan emosional serta psikologis. Pada akhirnya hal ini dapat memengaruhi kesehatan seseorang secara keseluruhan, baik fisik maupun mental.

Gangguan cemas ini dapat berdampak pada kesehatan, yaitu sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, keringat berlebih, dan lain sebagainya. Gangguan cemas tersebut dapat diatasi dengan menenangkan diri, mengatur pernapasan dan mencari aktivitas yang menenangkan. Namun, jika tidak dapat diatasi sendiri dan mengganggu kualitas serta kenyamanan hidup, maka Anda memerlukan bantuan obat-obatan.

2. Emosi

Marah adalah salah satu bentuk emosi manusia yang sepenuhnya bersifat normal dan sehat. Setiap individu pasti pernah marah dengan berbagai alasan. Jika tidak dapat dikendalikan, rasa marah ini dapat berpotensi besar untuk menimbulkan masalah, misalnya gangguan emosi.

Kondisi gangguan emosi (ketidakstabilan emosi) ini merupakan suatu gangguan perilaku yang sudah termasuk dalam gangguan jiwa. Gangguan ini dapat menyebabkan kelainan perilaku seperti keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain, pemikiran untuk bunuh diri, gangguan hubungan dengan orang lain, hingga menurunnya fungsi kognitif.

Individu yang mudah sekali menjadi marah biasanya adalah mereka yang memiliki tingkat toleransi yang rendah terhadap suatu tekanan atau hal-hal yang menyebabkan rasa frustrasi. Individu seperti ini menganggap bahwa mereka tidak selayaknya menerima kondisi yang tidak menyenangkan.

Mereka sangat sulit mengambil hikmah dari situasi yang tidak menyenangkan dan menjadi marah ketika situasi "tidak berpihak" pada mereka, seperti ketika sedang dikritik atau ditegur karena melakukan suatu kesalahan.

Meski terkesan seperti momen biasa, sama seperti momen-momen lainnya, April Mop bisa menyimpan masalah. Hari dimana orang “boleh”mengusili orang lain, bisa menimbulkan gangguan kesehatan mental, jika dilakukan tanpa sikap dan pemikiran yang dewasa. Ingatlah, jika Anda berminat mengusili teman Anda, jangan berlebihan. Tapi jika Anda menjadi korban keusilan teman Anda, jangan terlalu diambil hati, ya.  Namun jika kemarahan atau gangguan emosi yang Anda rasakan masih berlanjut, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri (kejiwaan).

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar