Sukses

Seefektif Apakah Black Mask Dapat Percantik Kulit Wajah?

Pemakaian black mask dipercaya dapat mempercantik kulit wajah. Namun, ternyata peel off mask ini juga cukup berbahaya.

Klikdokter.com, Jakarta Wanita mana yang tak ingin tampil cantik dengan kulit wajah bebas dari komedo. Tak heran bila kini produk black mask sangat populer di kalangan wanita untuk meningkatkan kecantikan wajah. Seefektif apakah produk peel off mask ini? Berikut ini adalah penjelasannya.

Tren baru kecantikan

Menarik rasanya melihat video seputar orang mencoba black mask yang dipercaya dapat mengangkat komedo, kulit mati, dan kotoran lain yang tersembunyi di pori-pori kulit wajah. Bisa Anda perhatikan, hampir semua vlogger kecantikan melakukan review atas produk black mask ini.

Sebuah video di YouTube milik akun Tiff and Cari memperlihatkan Tiff sang pemilik akun tengah melepas masker hitam secara perlahan. Video yang telah disaksikan oleh lebih dari 2 juta penonton ini berhasil menjadi viral. Tiff berkali-kali mencoba melepaskan black mask secara perlahan hingga air matanya mengalir karena menahan rasa sakit saat mengelupas masker.

Menurut Dr. Melissa Piliang, seorang dokter kulit di Cleveland Clinic, rasa sakit tersebut timbul dari  bulu-bulu kecil di kulit yang ikut tercabut. Konsepnya mirip seperti waxing untuk wajah.

Agar proses peel off tidak terlalu menyakitkan, Dr. Debra Jaliman, seorang dokter kulit di New York City, menyarankan Anda untuk mencuci wajah sebelumnya, sehingga masker lebih mudah dibersihkan. Jaliman dan Piliang menyarankan agar Anda mengaplikasikan produk ini hanya pada area T-zone atau area yang memiliki komedo.

Mengenai manfaat arang sebagai bahan utama black mask, Dr. Jaliman menyatakan bahwa arang memang sangat baik untuk kulit berjerawat dan untuk mengangkat komedo, sebab dapat membantu mengurangi kelebihan minyak. Namun, penggunaan black mask harus dibatasi.

Bahaya penggunaan black mask

Tipikal black mask adalah berwarna hitam karena mengandung arang pembersih kulit yang akan menghisap komedo di dalam pori-pori yang tersumbat. Sayangnya, masker jenis peel off seperti black mask ini nyatanya juga memiliki potensi untuk merusak kulit Anda.

Andy Millward, seorang ahli kecantikan dari British Association of Beauty Therapy and Cosmetology mengatakan bahwa black mask ini secara efektif bertindak sebagai pengikat sel di permukaan kulit dan juga rambut-rambut halus di wajah.

Saat dilepas, masker akan mengeluarkan sel dari lapisan luar kulit dan rambut yang menyertainya. “Saat Anda merasa kulit terasa lembut dan halus setelah menggunakan masker, in karena lapisan permukaan kulit Anda telah ikut terangkat,” ucapnya. Ironisnya, hal ini berpotensi menimbulkan iritasi kulit karena semua minyak alami yang yang membuat kulit tetap sehat juga ikut terangkat.

Minyak alami di kulit berfungsi sebagai penghalang bahan kimia serta melindungi kulit dari mikroorganisme berbahaya. Jadi, ketika Anda melepaskannya, artinya Anda membiarkan kulit tidak terlindungi.

Selain itu, banyak wanita yang merasa puas setelah melihat banyak komedo yang terangkat dan menempel pada masker yang terkelupas. Padahal, menurut Andy, hal tersebut bukanlah komedo, namun sebenarnya adalah filamen sebasea, yang melindungi kulit dari bakteri berbahaya.

Bagi Anda yang terlanjur menggunakan black mask tersebut, tak perlu khawatir. Dalam waktu 30 hari, kulit akan menggantikan minyak dan filamen sebasea yang telah terangkat, sehingga kerusakan kulit Anda akan sembuh. “Anda dapat menggunakan serum yang kaya akan hidrasi dan antioksidan untuk membantu proses perbaikan kulit,” tambah Andy.

Cara aman singkirkan komedo

Melihat fenomena black mask yang menimbulkan rasa sakit serta rentan membuat iritasi kulit, dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan komedo Anda. Menurutnya, pori-pori kulit merupakan saluran keluar untuk kelenjar minyak (sebum), sehingga pori-pori yang besar akan mudah tertutup oleh keringat, minyak, kulit mati, serta debu.

Kondisi ini dapat menyebabkan saluran kelenjar keringat pada kulit menjadi tersumbat dan meradang. Untuk menghindarinya, Anda perlu membersihkan wajah secara rutin sebanyak 2 kali dalam sehari untuk menghalangi pembentukan komedo.

Komedo sendiri timbul akibat tersumbatnya kelenjar minyak, sehingga minyak yang dihasilkan tidak dapat dialirkan ke luar dan menumpuk bersama sel kulit mati. Bintik komedo juga bisa terjadi akibat dari penggunaan kosmetik atau perawatan wajah yang tidak bersih.

“Cara yang paling tepat untuk menghilangkan komedo adalah dengan melakukan facial (ekstraksi komedo) secara teratur setiap 2-4 minggu sekali. Sebaiknya lakukan hanya dengan dokter spesialis kulit atau klinik kecantikan yang disupervisi oleh dokter terlatih,” jelas dr. Karin.

Berdasarkan pengamatan dr. Karin, masker saja tidak cukup untuk menghilangkan komedo. Diperlukan perawatan seperti facial atau ekstraksi komedo. Selain itu, untuk mengecilkan pori setelah melakukan facial, dr. Karin juga menyarankan Anda untuk mengompres wajah menggunakan air es.

“Efek dingin yang ditimbulkan dapat mengecilkan pembuluh darah dan pori-pori. Jangan lupa juga untuk membersihkan wajah secara rutin, terutama setelah beraktivitas atau mengenakan riasan,” tambahnya.

Penggunaan produk kecantikan boleh-boleh saja, termasuk black mask yang dipercaya dapat membuat kulit wajah lebih halus dan bebas komedo. Meski demikian, untuk lebih amannya, ada baiknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter spesialis. Hal ini sekaligus untuk meminimalkan kemungkinan Anda terkena alergi atas penggunaan bahan kosmetik tertentu.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar