Sukses

Waspada, Bakteri TBC Juga Bisa Menyerang Tulang!

Bakteri tuberkulosis umumnya menyerang organ paru-paru. Meski demikian, virus ini juga bisa menyerang tulang belakang dan menyebabkan TBC paru, lho!

Tuberkulosis atau biasa dikenal dengan istilah TBC adalah penyakit sangat menular, yang terjadi akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini termasuk dalam sepuluh besar penyebab kematian di dunia dan banyak terdapat di negara berkembang, seperti Indonesia.

Pada kebanyakan kasus, bakteri TBC umumnya menyerang paru-paru manusia. Kendati demikian, bakteri ini juga dapat menyerang organ lainnya, salah satunya tulang.

TBC tulang biasanya terjadi pada bagian tulang belakang, tulang panjang, dan sendi. Tidak menutup kemungkinan, bakteri berbahaya ini juga menyerang bagian tulang lain yang ada di tubuh manusia.

Mengenal Gejala TBC Tulang

Hal yang bisa menjadi penyebab TBC tulang adalah ketika Anda terpapar dengan bakteri Mycobacterium tuberculosis yang terbang di udara saat penderita batuk atau bersin. Saat terhirup, bakteri tersebut bisa keluar dari paru-paru Anda dan masuk ke tulang atau sendi melalui darah maupun kelenjar getah bening.

Artikel lainnya: Cara Penularan TBC yang Perlu Diwaspadai

TBC tulang sangat sulit dikenali, karena biasanya tidak memberikan gejala awal yang khas. Ketika pasien TBC tulang didiagnosis, tanda dan gejala biasanya sudah terlanjur parah.

Adapun beberapa gejala dan ciri-ciri TBC tulang yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Nyeri hebat pada daerah punggung atau tulang belakang
  • Pembengkakan
  • Kekakuan
  • Adanya abses atau nanah

Gejala yang lebih berbahaya adalah adanya komplikasi pada saraf, gangguan sensasi, lumpuh, pemendekan anggota gerak pada anak, dan kelainan bentuk tulang.

Gejala umum TBC yang mungkin dimiliki atau dimiliki oleh penderita TBC tulang adalah demam, batuk, kelelahan, keringat malam, nyeri dada, batuk darah, dan turunnya berat badan tanpa sebab.

Apabila mendapati adanya ciri-ciri TBC tulang seperti yang telah disebutkan, pasien sangat dianjurkan untuk segera berobat ke dokter. Pasalnya. pengobatan atau tata laksana TBC tulang membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan TBC paru.

Artikel lainnya: Bolehkah Penderita TBC Mendapatkan Vaksin Hepatitis B?

Pengobatan anti TBC biasanya diberikan dalam jangka waktu 6 hingga 18 bulan tanpa putus. Penting untuk tidak menghentikan pengobatan yang sudah diberikan dokter, meski gejala sudah tidak dirasakan.

Memberhentikan pengobatan tanpa seizin dokter dapat membuat tubuh resisten, sehingga akan memerlukan obat-obatan yang beragam dan dalam jangka waktu yang lebih lama apabila di kemudian hari sakit kembali. Bila diperlukan, operasi pun akan dilakukan.

Tuberkulosis tidak selamanya terjadi di paru-paru. Bakteri penyebab penyakit ini juga bisa menyerang tulang, dan menyebabkan TBC tulang. Pertanyaannya, apakah TBC tulang menular? Orang yang menderita TBC tulang biasanya tertular melalui cara seperti TBC paru.

Oleh karena itu. penting untuk menghindari penularan dengan menutup mulut ketika batuk, bersin, atau tertawa. Cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir secara berkala. Pastikan juga rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang lancar.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai TBC tulang? Jangan sungkan untuk bertanya pada tim dokter dari KlikDokter melalui Live Chat 24 jam.

(NB/RPA)

0 Komentar

Belum ada komentar