Sukses

Penyebab Alergi Anda Memburuk di Malam Hari

Alergi Anda sering kambuh di malam hari dan mengganggu kenyamanan? Mari kenali penyebabnya agar bisa segera diatasi!

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap zat asing tertentu. Serbuk sari, debu, dan bulu hewan peliharaan bisa menyebabkan munculnya alergi.   

Saat mengalami alergi, orang dapat merasakan gejala seperti ruam kemerahan pada kulit, pilek, mual, hingga diare. Sayangnya, alergi tidak dapat disembuhkan melainkan hanya dapat dikontrol agar tidak kambuh. Karena itu, sangat penting untuk melakukan pencegahan dengan menghindari pencetus alergi Anda.

Alergi bisa terjadi kapan saja, tak kenal waktu. Tapi, bagaimana jika alergi justru sering kambuh di malam hari? Kira-kira, apa penyebabnya? 

1 dari 2 halaman

Penyebab Alergi di Malam Hari

Anda merasa alergi sering kambuh di malam hari? Jika ya, mungkin alergi Anda disebabkan oleh hal-hal berikut: 

  1. Udara di Malam Hari Lebih Dingin

Udara di malam hari pada dasarnya lebih dingin jika dibanding siang hari. Tidak hanya malam, sebenarnya pagi hari pun juga. Kondisi udara yang lebih dingin ini bisa menjadi salah satu pemicu alergi dingin pada seseorang. 

Terlebih saat malam menjelang tidur, biasanya orang menggunakan pendingin ruangan atau kipas angin. Penggunaan AC atau kipas angin ini juga bisa menjadi pemicu alergi. Pasalnya, AC atau kipas angin yang jarang dibersihkan dapat menumpuk debu sehingga menyebabkan reaksi pada mereka yang alergi debu. 

 Artikel Lainnya: Obat-obatan Ini Paling Sering Memicu Alergi

  1. Berbaring Tanpa Menggunakan Penyangga Kepala

Posisi tidur ternyata berpengaruh juga. Bagi mereka yang menderita asma, posisi tidur yang benar akan membantu mengurangi keluhan. Salah satu cara agar alergi tak kambuh di malam hari adalah dengan mengganjal kepala menggunakan bantal tambahan, agar jalur napas lebih terbuka. 

  1. Kamar Tidur Kotor

Kebersihan kamar yang tak terjaga juga bisa menjadi penyebab alergi setiap malam. Debu, jamur, dan tungau yang bersemayam di kamar yang kotor dapat memicu kambuhnya alergi. 

Jadi, pastikan Anda rutin membersihkan kamar sekaligus isinya. Mulai dari kasur, seprei, karpet, tumpukan baju, pendingin ruangan, gorden, dan lainnya. 

  1. Stres atau Banyak Pikiran

Sebenarnya stres tidak dapat memicu alergi secara langsung. Namun, saat stres, tubuh akan melepaskan berbagai hormon, termasuk histamin, yang dapat membuat gejala alergi makin memburuk. 

Artikel Lainnya: 4 Alergi Kulit pada Wanita yang Perlu Anda Tahu

Untuk berjaga-jaga agar alergi tidak kambuh, cobalah untuk melakukan relaksasi sebelum tidur. Misalnya dengan melakukan latihan pernapasan dalam (deep breathing), meditasi, menyalakan aromaterapi, dan sebagainya. 

  1. Tidur bersama Hewan Peliharaan

Para pencinta hewan mungkin sering melakukan hal ini, yaitu tidur bersama hewan kesayangan mereka. Padahal, salah satu pemicu alergi adalah bulu hewan, di mana bisa terakumulasi di seprei atau kamar tidur Anda. Jika terhirup saat Anda tidur selama 7-9 jam setiap harinya, tentu akan memperburuk kondisi alergi. 

Itulah beberapa alasan mengapa alergi dapat memburuk di malam hari. Biasanya obat alergi (antihistamin) diberikan pada malam hari untuk penderita alergi. Hal ini bertujuan untuk menurunkan reaksi alergi, terutama saat tidur, sehingga tidak terjadi kekambuhan dan membuat penderita tidur lebih nyenyak. 

Untuk menghindari kambuhnya alergi di malam hari, pastikan kebersihan kamar tidur dari pemicu alergi, atur suhu kamar tidur, serta hindari membawa hewan masuk ke kamar. Apabila keluhan masih dirasakan berat, segera periksakan diri ke dokter agar bisa ditangani dengan baik. 

Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar alergi atau masalah kesehatan lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami. Gunakan layanan Live Chat yang tersedia di aplikasi KlikDokter. Gratis!

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar