Sukses

3 Penyebab Alergi Anda Memburuk di Malam Hari

Alergi Anda kambuh di malam hari dan mengganggu kenyamanan Anda? Kenali penyebabnya di bawah ini.

Klikdokter.com, Jakarta Alergi merupakan reaksi tubuh yang berlebihan saat merespon benda asing tertentu atau sering disebut dengan alergen. Saat alergen masuk ke dalam tubuh seseorang lewat berbagai cara seperti terhisap, tertelan, ataupun kontak dengan kulit, maka sistem kekebalan tubuh seseorang yang memiliki alergi akan aktif dan menimbulkan reaksi yang berlebihan.

Faktor genetik (keturunan) memegang peranan yang sangat penting dalam kasus alergi. Jika kedua orang tua memiliki alergi maka anaknya akan mengalami kecenderungan besar untuk mengalami alergi juga.

Menurut dr. Rio Aditya dari KlikDokter,  seseorang dengan riwayat alergi tertentu, dapat juga memiliki alergi terhadap beberapa benda. Yang perlu diperhatikan dalam penanganan alergi adalah perlunya mengenali faktor-faktor penyebab dan menghindarinya.

Lebih lanjut, dr. Rio memaparkan bahwa alergi tidak dapat hilang sepenuhnya, sehingga yang dapat dilakukan adalah melakukan pencegahan atau menghindari materi-materi yang dapat menyebabkan alergi. Penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja yang dapat memicu timbulnya reaksi alergi serta cara menghindarinya.

Layaknya sesuatu yang datang tiba-tiba, alergi juga bisa semakin menjadi pada waktu yang tak terduga, misalnya saat hendak tidur di malam hari.

Berdasarkan penjelasan Purvi Parikh, ahli alergi dan imunologi dari Allergy & Asthma Network dan Allergy & Asthma Associates Murray Hill, New York, yang dilansir dari TIME, faktor-faktor yang dapat memperburuk alergi Anda di malam hari adalah sebagai berikut:

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

1.    Berbaring tanpa menggunakan penyangga kepala

"Ketika Anda berbaring, pada dasarnya segala sesuatu di hidung akan mulai mengalir ke tenggorokan," kata Parikh. Mengingat anatomi hidung dan tenggorokan yang berdekatan, hal itu dapat menyebabkan batuk dan kesulitan bernapas karena hidung yang mampet.

Alergi bisa menjadi kian parah bila hal di atas terjadi. Oleh karenanya, gunakan beberapa bantal tambahan untuk membantu mengganjal kepala, dan mengurangi sesak napas karena saluran pernapasan tersumbat.

2.    Kamar tidur kotor

Alergi bisa menjadi lebih buruk di malam hari karena kondisi kebersihan kamar yang tak terjaga. Menurut Parikh, benda-benda seperti debu, jamur, hingga tungau dapat memicu alergi secara responsif.

Tak hanya itu, David Rosentreich, salah satu direktur dari Albert Einstein College of Medicine and Montefiore Medical Center di New York, memberikan fakta soal kamar yang tak pernah diduga sebelumnya.

"Kamar tidur cenderung menjadi bagian yang paling sering mejadi alergen dibanding bagian rumah lainnya. Alergi yang Anda hadapi di luar, ditambah kondisi kamar yang kotor, membuat gejala menjadi lebih buruk," ujarnya.

Perhatikan kebersihan sekitar seperti kasur, dinding dan lantai. Anda juga harus rutin memeriksa kipas angin atau pendingin ruangan, siapa tahu kondisinya kotor.

Tak lupa, tidurlah dengan jendela tertutup untuk meminimalisir masuknya benda-benda seperti debu, serbuk sari, dan kuman-kuman dari jalanan yang nantinya bakal mengendap di kamar Anda.

3.    Faktor pikiran

“Ketika Anda sibuk di siang hari, Anda mungkin melupakan alergi dan merasa sedikit lebih baik. Namun, ketika Anda berbaring di tempat tidur dan sudah tidak memikirkan apa-apa, gejala alergi bisa saja muncul dan terasa kian buruk,” kata Rosentreich.

Oleh karena itu, malam hari adalah saat yang tepat untuk mencoba obat alergi tanpa resep, katanya. Berdasarkan anjuran dr. Rio, Anda bisa menggunakan obat seperti antihistamin untuk meminimalisir efek buruk  dari alergi.

Menurut dr. Rio antihistamin akan bekerja lebih baik jika digunakan sebelum Anda merasakan gejala-gejala alergi. Jika digunakan secara teratur, antihistamin bisa membentuk perlindungan dalam darah untuk melawan alergen dan pelepasan histamin. Tapi Anda tetap perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda bisa meminimalkan alergi yang muncul di malam hari. Jangan sampai jam tidur Anda terganggu oleh alergi hingga memengaruhi produktivitas Anda keesokan harinya. Jika alergi yang Anda rasakan semakin mengganggu segera periksa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar