Sukses

Cara Mengajarkan Anak tentang Down Syndrome

Anak Down syndrome rentan jadi korban perundungan. Perlu edukasi tentang penyakit ini bagi anak-anak di sekitarnya.

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki anak yang sempurna dan sehat, baik fisik maupun mental, adalah harapan semua orang tua. Meski demikian, terkadang orang tua bisa saja mendapat “titipan” dari Tuhan untuk merawat anak berkebutuhan khusus. Ketika anak atau kerabat menderita Down syndrome, Anda perlu tahu bagaimana cara untuk menjelaskan tentang penyakit tersebut kepada teman-temannya.

Terry Elton yang merupakan Peneliti dari Ohio State University Amerika Serikat menyatakan bahwa prevalensi Down syndrome kira-kira 1 berbanding 700 kelahiran. Kurang lebih data yang diperolehnya menunjukkan di dunia lebih kurang ada 8 juta anak Down syndrome. Hasil survei terbaru di Indonesia bahkan telah mencapai lebih dari 300.000 orang.

Mengenal Down syndrome lebih dekat

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, Down syndrome adalah suatu kelainan kromosom 21 dimana terjadi penambahan jumlah kromosom dari tempat lain, sehingga menjadi kromosom 21 plus yang disebut juga trisomi 21.

Akibat penambahan kromosom ini, terjadilah gangguan pada saraf, tulang kulit, jantung, dan fungsi pencernaan. Itulah sebabnya penderita Down syndrome biasanya memiliki wajah yang khas. Tulang dahi menjadi lebih datar, jembaran mata lebih datar, mata kiri dan kanan agak berjauhan, posisi daun telinga lebih rendah.

Karena kromosom ekstra, anak Down syndrome akan mengalami kesulitan dalam merangkak dan berdiri. Meski demikian, latihan khusus dengan ucapan semangat dapat membantunya.

Anak dengan Down syndrome juga sulit untuk berbicara. Bukan karena ia tak tahu cara untuk berbicara, namun ia tak memiliki kekuatan otot. Bagian dalam mulutnya juga terbentuk secara tidak normal. Oleh sebab itu, anak dengan Down syndrome membutuhkan perlakuan khusus.

1 dari 2 halaman

Kiat menjelaskan kepada anak

Keika berbicara tentang anak penderita Down syndrome, beberapa orang mungkin kesulitan unuk memahami apa yang Anda jelaskan seputar kromosom, terutama anak-anak. Oleh sebab itu, Anda perlu melakukannya dengan cara-cara berikut ini:

1. Gunakan buku

Buku anak kini berbagai jenisnya, termasuk buku edukasi untuk menghargai sesama atau buku tentang memiliki teman disabilitas. Bawalah buku tersebut sebagai pembuka percakapan. Bacakan dan berikan kesimpulan di akhir membacakan cerita.

2. Berikan edukasi

Kampanye “Spread the Word to End the Word” memiliki situs R-Word yang berisi konten tentang mengajarkan bahasa yang tepat untuk menyebut anak Down syndrome serta bagaimana memperlakukannya.

Anda bisa mengajarkan kepada anak-anak menggunakan situs serupa dan mengucapkan ikrar bersama untuk tidak akan menghina anak dengan Down syndrome dan menyayanginya. Ajarkan anak untuk bersikap sopan dan jadi teman yang baik bagi penderita Down syndrome yang ditemuinya.

3. Lakukan eksperimen

Berikan anak marshmallow dengan ukuran sedikit besar. Mintalah anak memasukkan marshmallow tersebut ke dalam mulut dan mintalah ia untuk menceritakan hobi dan cita-citanya.

Dari situ ia akan menyadari sulitnya untuk berbicara. Anda bisa menjelaskan kondisi inilah yang dialami oleh anak Down syndrome yang mengalami kesulitan dalam berbicara.

Anda juga bisa meminta anak memasukkan tangan ke dalam kaos kaki dan memberikan tantangan mengambil sebuah benda. Dari pengalaman tersebut ia juga akan mengetahui bahwa anak Down dyndrome juga mengalami kesulitan dalam bergerak.

Anak dengan Down syndrome sama seperti anak-anak lainnya yang memiliki karunia, bakat, kekuatan serta kelemahannya. Di Hari Down Syndrome Sedunia kali ini, jadikan penderita Down syndrome sebagai teman Anda.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar