Sukses

Kiat Mendidik Anak dengan Down Syndrome

Apa saja kiat-kiat khusus dalam membesarkan anak dengan Down syndrome?

Klikdokter.com, Jakarta Sindrom Down atau lebih dikenal dengan Down syndrome adalah kondisi kelainan kromosom yang paling lazim ditemukan. Pada anak dengan sindrom ini, terdapat kromosom 21 yang berlebih atau disebut juga trisomi 21. Adanya kelainan ini menimbulkan berbagai gejala yang khas. Gejala-gejala tersebut dapat muncul sebagian saja, sehingga ada variasi antar penderita sindrom Down.

Pada sebagian besar kasus, penyebab sindrom Down adalah kegagalan pada proses pembelahan pada kromosom. Ini berkaitan erat dengan usia orang tua, terutama ibu, saat terjadi pembuahan. Makin lanjut usia ibu saat pembuahan dan kehamilan terjadi, makin tinggi pula risiko bayi mengalami sindrom Down.

Data di Amerika Serikat menunjukkan, sindrom Down terjadi pada 1 dari 1500 kelahiran saat ibu berusia di bawah 30 tahun. Namun, angka ini meningkat tajam menjadi 1 dari 50 kelahiran apabila ibu berusia lebih dari 45 tahun.

Beberapa tanda dan gejala yang khas pada sindrom Down, antara lain:

● Gangguan kecerdasan

Mayoritas penyandang sindrom Down memiliki kecerdasan yang lebih rendah dari populasi pada umumnya. Kondisi ini dapat bervariasi, dari yang ringan (dengan IQ 50–75) hingga berat. Pada masa kanak-kanak, gejala ini tampak sebagai keterlambatan perkembangan. Bayi atau anak tidak mampu melakukan keterampilan motorik atau bahasa seperti anak lain seusianya.

● Gambaran wajah yang khas

Anak dengan sindrom Down memiliki beberapa ciri di wajah yang dapat dikenali. Misalnya, mata yang tampak sipit, bagian atas hidung yang datar, kepala yang lebih kecil, mulut yang kecil, dan lidah yang tampak besar. Lengan dan tungkai juga tampak lebih pendek dari rata-rata.

● Kelainan jantung bawaan

Sekitar 50% anak dengan sindrom Down memiliki kelainan pada jantung. Contoh kelainan ini adalah defek septum ventrikel, yakni tidak sempurnanya sekat antara dua bilik jantung.

Membesarkan anak dengan sindrom Down

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mendidik anak dengan sindrom Down, yakni:

● Bekali diri dengan informasi

Hal pertama yang harus dilakukan dalam mendidik anak dengan sindrom Down adalah mempelajari sebanyak mungkin mengenai sindrom tersebut.  Dengan demikian, orang tua dapat bekerja sama dengan dokter, terapis, guru, ataupun orang tua lain dalam memberikan lingkungan dan pendidikan terbaik. Ini juga akan bermanfaat dalam meringankan pekerjaan orang tua selama membesarkan anak.

● Buat aktivitas rutin untuk anak di rumah

Anak dengan sindrom Down mampu melakukan aktivitas dengan baik apabila mengikuti rutinitas teratur dan mendapatkan dukungan positif dari sekitarnya. Ajarilah anak melakukan pekerjaan rumah, mulai dari yang sederhana. Bersabarlah dalam mengajar, dan berikan pemahaman selangkah demi selangkah agar dapat dipahami. Dengan urutan yang jelas dan konsisten dari hari ke hari, anak akan mudah mengingat.

● Ciptakan suasana yang positif dan menyenangkan

Luangkan waktu untuk bermain, membaca, dan berjalan-jalan bersama anak. Berikan juga kesempatan bagi anak untuk bermain dengan anak lain yang memiliki ataupun tidak memiliki sindrom Down. Apabila anak melakukan hal yang salah, jangan memarahinya. Sebaliknya, berikan dorongan kepada anak untuk mencoba lagi, tawarkan bantuan bila perlu, dan pujilah bila berhasil.

● Berkonsultasi dengan tenaga medis yang kompeten

Anak dengan sindrom Down memiliki kondisi yang berbeda dari anak lain. Misalnya, kurva pertumbuhan, risiko penyakit dan komplikasi, serta kebutuhan terapi tambahan. Maka, memiliki dokter, terapis, dan spesialis yang dapat dipercaya oleh orangtua merupakan kunci agar kondisi anak selalu terjaga.

● Berikan perhatian pada minat dan kelebihan anak

Ingatlah bahwa anak dengan sindrom Down tetaplah anak-anak. Jangan terlalu terpaku pada hal-hal yang belum bisa ia lakukan atau tidak menarik perhatiannya, karena ini akan menimbulkan persepsi negatif dan rasa tidak puas pada orang tua. Sebaliknya, curahkanlah perhatian pada apa yang kira-kira menjadi ketertarikan dan bakat anak.

Mendidik anak dengan Down syndrome atau sindrom Down dapat menciptakan rasa khawatir dan waswas bagi orang tua pada tahap awal. Namun, dengan melakukan beberapa kiat, menjaga suasana sekeliling anak selalu positif, serta bekerja sama dengan berbagai pihak, maka orang tua akan lebih mampu menjalankan tanggung jawab ini. Setiap anak berhak menjalani hidup yang bahagia dan bermakna.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar