Sukses

Ketahui Ini Sebelum Beli Obat untuk Besarkan Penis

Banyak suplemen, obat oles, vakum, dan terapi pijat mengklaim dapat membesarkan penis. Apakah prosedur tersebut cukup efektif?

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki penis yang besar merupakan impian setiap pria. Sebab konon, penis yang besar melambangkan simbol kejantanan. Berbagai cara untuk membesarkan penis akhirnya dicoba oleh pria, mulai dari mengonsumsi suplemen, memakai obat oles, vakum, menjalani terapi pijat hingga tindakan operasi.

Hampir semua produk mengklaim dapat membesarkan penis, namun sebelum membeli obat untuk membesarkan penis, Anda perlu mengetahui hal-hal berikut ini:

  • Ukuran penis tidak berbanding lurus dengan kepuasan seksual wanita

Kebanyakan pria tidak percaya diri karena memiliki penis yang kecil. Padahal beberapa studi menyebutkan bahwa 85% wanita merasa puas dengan ukuran dan proporsi penis pasangannya serta puas dengan kehidupan seksualnya.

  • Anda bisa jadi mengalami penile dysmorphic disorder

Faktor psikis juga berperan dalam kepercayaan diri pria. Banyak pria dengan ukuran penis yang normal merasa tidak percaya diri dan terobsesi untuk membesarkan penis. Analoginya hampir mirip dengan seseorang yang mengalami anoreksia.  Meski tubuhnya sudah kurus namun ia masih merasa gemuk dan harus melakukan diet ketat.

Gangguan persepsi ini disebut penile dysmorphic disorder atau tidak percaya diri dengan ukuran penisnya, meski tergolong normal. Bahkan, walau sudah dilakukan tindakan operasi, pria dengan gangguan penile dysmorphic disorder tersebut bisa saja masih merasa kurang puas.

  • Tidak ada cara yang paling aman dan efektif dalam membesarkan penis selain menurunkan berat badan

Satu-satunya cara yang paling aman dan efektif untuk membuat penis Anda tampak lebih besar adalah dengan menurunkan berat badan. Banyak pria yang berpikir bahwa penis mereka kecil, padahal masalahnya adalah kelebihan berat badan serta adanya tumpukan lemak di perut.

Menurunkan berat badan dan menyingkirkan perut buncit Anda akan membuat penis Anda kembali ‘terlihat’.

  • Pompa vakum dapat berbahaya bagi penis Anda

Ketika Anda menggunakan pompa vakum untuk membesarkan penis, vakum akan menarik darah ke penis, membuatnya ereksi dan tampak lebih besar. Kemudian penis akan diikat dengan semacam cincin agar darah tetap mengumpul di penis.

Efek ini hanya akan bertahan selama penis terikat. Namun, penggunaan pompa vakum lebih dari 20 menit dapat membuat kerusakan dan bahkan kematian jaringan penis. Terapi ini terkadang digunakan pada pasien dengan disfungsi ereksi, namun bukan untuk membesarkan penis.

  • Obat minum dan losion tidak terbukti efektif untuk membesarkan penis

Obat minum, losion atau produk pembesar penis biasanya mengandung vitamin, mineral, hormon atau bahan herbal lainnya yang mengklaim bisa membesarkan penis.

Meski iklan produk tersebut seolah meyakinkan, namun faktanya tidak ada satupun produk yang terbukti secara klinis dapat membesarkan penis, bahkan dapat berbahaya untuk jangka panjang.

Riset yang dilakukan oleh The University of Maryland di Amerika Serikat pada beberapa produk pembesar penis (termasuk obat minum dan losion) menemukan beberapa kandungan berbahaya di dalamnya, termasuk bahan logam, pestisida bahkan bakteri E. Coli yang berpotensi menyebabkan infeksi.

Jadi, penggunaan obat minum ataupun losion tidak bermanfaat dan hanya membuang waktu Anda.  

Target utama dari iklan obat untuk membesarkan penis adalah laki–laki yang tidak percaya diri dengan ukuran penisnya sehingga mudah menjadi korban iklan. Padahal, tidak ada satupun produk yang hingga kini terbukti efektif dan aman untuk membesarkan penis. Kuncinya, percaya dirilah dengan ukuran penis Anda.  

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar