Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Menilik Dampak Kolesterol Tinggi pada Kesehatan Otak Anda

Menilik Dampak Kolesterol Tinggi pada Kesehatan Otak Anda

Kolesterol tinggi dapat berdampak pada bagian tubuh lain, salah satunya otak. Mengapa kolesterol tinggi berhubungan dengan kesehatan otak?

Kolesterol tinggi dapat menimbulkan dampak yang serius pada kesehatan Anda. Kondisi ini bisa terjadi akibat kebiasaan tidak sehat yang mungkin sering Anda lakukan, seperti mengonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak, jarang berolahraga, dan lainnya.

Jika kolesterol tinggi ini tidak ditangani, Anda akan berisiko mengalami gangguan kesehatan serius, seperti serangan jantung dan stroke. Dampak kolesterol tinggi lainnya ternyata juga terkait dengan kesehatan otak. 

1 dari 3 halaman

Apa Itu Kolesterol?

Kolesterol adalah lemak yang dapat ditemukan di semua sel tubuh Anda. Tubuh Anda memproduksi banyak kolesterol yang dibutuhkan di hati, tetapi Anda juga bisa mendapatkannya melalui makanan seperti ayam, daging sapi, telur, atau produk susu. 

Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yaitu kolesterol baik (high-density lipoprotein) dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein). Dalam batas yang normal, keduanya memiliki peranan yang penting dalam menunjang fungsi tubuh. Di bawah ini akan dibahas masing-masing fungsinya:

Artikel Lainnya: Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

  • Membentuk Hormon

Sebagian kolesterol yang masuk ke dalam tubuh digunakan untuk membantu proses pembentukan hormon. Oleh ovarium wanita, kolesterol digunakan untuk membentuk hormon progesteron dan estrogen. Sedangkan oleh testis pria, senyawa ini digunakan untuk membentuk hormon testosteron.

  • Membentuk Sel-Sel di Dalam Tubuh

Kolesterol digunakan oleh tubuh sebagai bahan dasar pembentuk struktur dinding (membran) setiap sel. Senyawa ini juga merupakan komponen utama pada sel saraf dan sel otak. 

Tak hanya itu, dalam kadar normal, kolesterol bermanfaat untuk membantu memperbaiki setiap kerusakan yang terjadi pada sel tubuh.

  • Pelindung Tubuh

Sebagian kolesterol diendapkan oleh tubuh dalam lapisan kulit (korneum). Oleh karena itu, senyawa ini dapat membantu mencegah penguapan cairan tubuh secara berlebih melalui kulit. Namun, jika lemak di bagian kulit hilang sama sekali, seseorang dapat mengalami dehidrasi berat hingga berakibat fatal.

Artikel Lainnya: Benarkah Telur Puyuh Bisa Tingkatkan Kolesterol dalam Tubuh?

  • Pembentuk Asam Empedu

Tahukah Anda bahwa kolesterol merupakan bahan dasar pembentuk asam empedu? Fungsi utama asam empedu adalah untuk mencerna setiap lemak yang melewati saluran pencernaan. 

Namun bila kadarnya berlebihan, segala manfaat di atas menjadi hilang sama sekali. Dengan kata lain, kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh justru menjadi bumerang dan mendatangkan sederet dampak buruk.

2 dari 3 halaman

Dampak Kolesterol Tinggi pada Kesehatan Otak

Seseorang dapat dikategorikan memiliki kolesterol tinggi bila kadar kolesterol baik (HDL) kurang dari 60 mg/dL, dan kadar kolesterol jahat (LDL) lebih dari 100 mg/dL. Jumlah LDL 100-129 mg/dL dapat dikatakan sebagai ambang batas toleransi. 

Jika kadar kolesterol tinggi, seseorang memiliki risiko yang juga tinggi untuk mengalami penyumbatan di pembuluh darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menjadi faktor pencetus penyakit jantung dan serangan jantung.

Selain risiko pada sistem kardiovaskular, penelitian menyebutkan bahwa kadar kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan berbagai gangguan di otak. Alhasil, seseorang yang memiliki kolesterol tinggi berisiko tinggi untuk mengalami:

  1. Alzheimer

Para ilmuwan mengatakan, endapan protein lengket yang disebut beta-amyloid di area otak dapat menyebabkan banyak kerusakan. Dalam beberapa studi klinis, kadar kolesterol LDL yang tinggi akan mempercepat pembentukan plak beta-amyloid. Oleh karena itu, dampak kolesterol tinggi terhadap kesehatan otak tak dapat diremehkan.

Artikel Lainnya:  Ciri Kolesterol Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

  1. Penurunan Fungsi Kognitif

Sebuah penelitian melaporkan, responden dengan kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi cenderung memiliki nilai tes kognitif yang lebih rendah.

Temuan ini menambah bukti bahwa faktor pembuluh darah memiliki kaitan yang erat dengan fungsi neurokognitif. Namun, penelitian lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengurai mekanisme tersebut.

  1. Stroke

Kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh dapat menyebabkan terbentuknya sisa-sisa lemak (plak) aterosklerosis dalam sistem kardiovaskular. Plak ini kemudian dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. 

Sewaktu-waktu, plak tersebut dapat pecah dan menyebabkan bekuan darah berkumpul, menyumbat aliran ke sel otak. Keadaan ini terjadi secara mendadak dan melumpuhkan sistem saraf pusat. Pada akhirnya, stroke tak bisa lagi dihindari. 

Bahaya kolesterol tinggi memang tidak main-main. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, dari penyakit jantung hingga stroke. Namun, dengan mengelola gaya hidup sehat, Anda dapat terhindar dari kolesterol tinggi sekaligus risiko komplikasinya.  

Bagi Anda yang punya pertanyaan seputar kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau masalah kesehatan lainnya, dapat bertanya langsung kepada dokter kami. Gunakan layanan Live Chat dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

[NWS/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar