Sukses

5 Barang yang Harus Anda Singkirkan dari Dapur

Sadarkah Anda bahwa kesehatan keluarga Anda juga berawal dari dapur? Oleh karena itu, singkirkan benda-benda ini dari dapur.

Klikdokter.com, Jakarta Dimulai dari dapur, semua makanan dan minuman akan tersaji untuk seisi rumah. Memasak makanan, menyeduh minuman, serta eksperimen masakan lainnya juga pasti dilakukan di dapur. Coba perhatikan, sudah bersihkah dapur Anda?

Hampir di semua dapur biasanya terdapat peralatan yang membingungkan. Kondisi ini sering menimbulkan kegalauan apakah barang tersebut sudah boleh dibuang atau Anda masih ingin menyimpannya. Terkadang membersihkan dapur juga bisa menimbulkan dilema.

Marianne Gravely, spesialis keamanan makanan dan pelayanan inspeksi dari USDA, membeberkan barang atau benda yang harus disingkirkan sesegera mungkin dari dapur agar kesehatan Anda dan keluarga tidak terganggu. Barang-barang apa saja itu?

1. Spons

Alat yang digunakan untuk menyerap air kemudian dipakai membersihkan peralatan kotor ini, adalah barang pertama untuk segera dibersihkan dari dapur. Faktanya, spons menjadi alat pembersih yang justru menyimpan kuman di setiap lubang kecilnya.

Mewakili pihak USDA, Gravely menyebut bahwa masih ada benda alternatif yang mampu menggantikan fungsi spons. Barang tersebut salah satunya lap pembersih yang mampu dicuci kembali dan digunakan lebih dari satu kali.

2. Bahan makanan sisa

Lupa dengan sejumlah bahan makanan yang seharusnya menjadi bahan masakan Anda di hari kemarin? Silakan disimpan, namun jangan pernah Anda gunakan jika sudah sampai berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan. Meski terlihat masih segar, tetap saja ia tidak baik untuk dikonsumsi.

“Gunakan bahan makanan sisa hanya untuk waktu tiga hingga empat hari. Jika Anda lupa sudah menyimpannya sejak kapan, lebih baik dibuang saja,” kata Gravely. Biasakan menggunakan bahan makanan yang segar dan segera dibuang jika telah lewat dari empat hari.

3. Barang-barang beku dalam kulkas

Pintu kulkas paling atas, biasanya adalah freezer alias ruangan pembeku. Di dalamnya, ada banyak bahan makanan seperti daging, es krim, dan lain-lain. Meski begitu, perhatikan secara seksama apakah benda-benda tersebut telah Anda simpan sejak lama, hingga esnya menjadi kristal?

Bila kondisinya sudah begitu, segera buang. Baik wadah ataupun bahan makanan yang telah mengkristal, di dalamnya telah mengandung bakteri dan tidak baik untuk kesehatan. Bila sudah dibuang, maka segera bersihkan lemari pendingin Anda juga agar hawa di dalamnya menjadi lebih segar.

4. Bahan kedaluwarsa

Sudah jelas, bahan makanan kedaluwarsa harus segera dibuang dan jangan pernah digunakan lagi. Meski begitu, ada juga beberapa orang yang lupa membuang hingga aroma tak sedapnya mampu menusuk hidung.

Bila bumbu-bumbu makanan seperti kecap, saus dan sejenisnya telah berubah warna, ketahuilah bahwa bahan tersebut telah kedaluwarsa dan tak layak pakai. Begitu pula dengan daging yang telah mengeluarkan bau busuk. Sayur-sayuran tidak boleh lebih dari seminggu tersimpan.

5. Pernak-pernik bekas

Perhatikan sekeliling dapur Anda, apakah ada hiasan atau pernak-pernik yang sudah usang dan tidak layak pakai? Jika memang begitu, maka segera buang dan netralisir dapur Anda. Hal ini penting untuk dilakukan untuk menciptakan suasana dapur sehat..

Pada kasus pernak-pernik berbahan dasar kayu misalnya, jika ia sudah usang, maka debunya bisa masuk pada bahan makanan atau minuman Anda. Serbuk kayu nyatanya tidak baik untuk pernafasan, apalagi bila termakan. Hal ini juga berlaku buat pernak-pernik berbahan lainnya.

Jadi, selalu kondisikan agar dapur di rumah Anda selalu higienis dan jauh dari sarang kuman. Tak lupa, rajinlah untuk membersihkan piring, gelas, hingga alat masakan kotor yang baru dipakai. Dengan dapur sehat, maka Anda tak perlu takut mengonsumsi sesuatu di rumah!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar