Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Benarkah Air Mineral dalam Botol Mengandung Mikroplastik?

Benarkah Air Mineral dalam Botol Mengandung Mikroplastik?

Membeli minuman kemasan memang mudah. Tapi, ada desas-desus bahwa air mineral dalam botol plastik mengandung mikroplastik berbahaya. Ini faktanya.

Setiap hari, banyak orang membeli air mineral dalam botol karena dianggap praktis. Apalagi saat sedang merasa haus dan tidak membawa botol air minum sendiri.

Namun, pernahkah Anda memikirkan botol plastiknya? Menurut sebuah investigasi, banyak botol air mineral telah tercemar mikroplastik. Benarkah?

 

1 dari 3 halaman

Temuan Mikroplastik dalam Botol Air Mineral

Dilansir dari laman BBC, baru-baru ini sebuah investigasi besar-besaran dilakukan demi mencari fakta soal kesehatan air mineral dalam botol. Investigasi ini dilakukan pada 250 botol yang tersebar di sembilan negara berbeda oleh organisasi Orb Media, yang tesnya sendiri dilakukan di State University of New York (SUNY), Amerika Serikat.

Dari sana, diketahui bahwa setiap air mineral dalam botol mengandung rata-rata 10 partikel plastik per liter. Padahal, air mineral tersebut diklaim telah menerapkan pola produksi yang berstandar tinggi.

Artikel Lainnya: 10 Ciri Botol Minuman Kemasan yang Aman untuk Kesehatan

 

2 dari 3 halaman

Mikroplastik dalam Botol Air Mineral, Apakah Berbahaya?

Hingga saat ini, para peneliti belum memiliki bukti bahwa menelan mikroplastik, alias partikel plastik yang sangat kecil, dapat berbahaya bagi kesehatan. Mereka juga mengatakan bahwa risiko kesehatan dari mikroplastik tergantung pada jumlah yang dicerna dan berapa lama partikel tersebut bertahan di usus.

Ada beberapa jenis partikel plastik yang ditemukan pada air mineral dalam botol. Dari sekian banyak partikel plastik yang terkandung, polypropylene yang ada pada bagian tutup botol bisa dibilang mendominasi, mencapai 54 persen.

Selain polypropylene, ada pula kandungan-kandungan lain seperti nilon, polystyrenepolyethylene, polyester/polyethylene terephthalate, serta partikel-partikel lain.

Investigasi tentang keberadaan mikroplastik pada air mineral dalam botol dan konsekuensinya terhadap kesehatan masih akan dikembangkan lebih lanjut. Pihak peneliti tengah mengkaji bahaya spesifik dari partikel plastik yang telah disebut di atas. Beberapa dampak yang mungkin dapat terjadi pada tubuh, antara lain:

1. Mengganggu Keseimbangan Hormon

Plastik mengandung campuran aditif seperti bisphenol-A, phthalate, dan nonylphenol, yang dapat menyebabkan gangguan endokrin. Gangguan endokrin yang terganggu ini paling dekat hubungannya pada penyakit diabetes mellitus.

Artikel Lainnya: Air Mineral dan Air Demineral, Mana Lebih Baik?

2. Berisiko Penyakit Jantung dan Infertilitas

Mikroplastik dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang nantinya bisa memicu kerusakan pada pembuluh darah. Kerusakan pembuluh darah inilah yang dapat mengakibatkan gangguan jantung dan pembuluh darah.

Dan apabila telah mencapai kerusakan ke pembuluh darah kapiler/ujung, maka dapat menyebabkan gangguan kesuburan, gangguan penglihatan, hingga kerusakan saraf dalam jangka panjangnya.

3. Obesitas

Mikroplastik diduga dapat mengganggu berat badan dalam beberapa cara. Ini termasuk meningkatkan jumlah sel lemak tubuh, mengacaukan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, mengubah sensitivitas insulin, memperlambat metabolisme, dan mendorong tubuh untuk menyimpan lebih banyak kalori.

Obesitas pada tingkat lanjut akan memicu berbagai penyakit, seperti mengacaukan bakteri di usus hingga diabetes.

Dengan adanya ancaman mikroplastik yang ditemukan pada berbagai air kemasan botol plastik, yang paling bijak adalah membawa botol sendiri yang bisa dibawa ke mana-mana dari rumah. Sehingga Anda tak perlu membeli minuman kemasan di luar. Apalagi biasanya minuman kemasan langsung dibuang setelah satu kali pakai. Tentunya ini tidak terlalu ramah lingkungan, bukan?

Selain itu, tingkatkan daya tubuh Anda dengan menerapkan gaya hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin, dan  tidur secara cukup. Faktanya, badan yang sehat dapat menangkal berbagai risiko gangguan kesehatan.

Anda masih memiliki pertanyaan seputar topik ini? Jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kami. Gunakan layanan Live Chat 24 jam yang tersedia di aplikasi KlikDokter. Gratis!

[NWS/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar