Sukses

Kiat Melatih Anak Menjadi Konsumen Cerdas

Perilaku konsumen cerdas dapat diajarkan pada anak sedini mungkin. Ini kiat yang bisa dilakukan.

Seiring berkembangnya media elektronik dan media sosial, kita banyak disajikan dengan berbagai iklan produk makanan, elektronik, dan sebagainya.

Sebagian dari iklan tersebut bertujuan untuk menarik perhatian anak-anak. Oleh sebab itu, penting untuk melatih si Kecil sejak dini untuk menjadi konsumen cerdas agar tak menginginkan produk-produk yang dapat merugikan kesehatannya.

Sebuah survei yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa anak cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak setelah terpapar dengan iklan-iklan produk tersebut di televisi atau gawai.

Jika anak dibekali dengan kemampuan menjadi konsumen cerdas, anak bisa lebih bijak sebelum membeli suatu produk dan mencegah perilaku konsumtif di kemudian hari.

 

1 dari 2 halaman

Kiat Melatih Anak Menjadi Konsumen Cerdas

Berikut ini tips mendidik anak menjadi konsumen cerdas yang dapat dipraktikkan oleh orang tua:

Artikel Lainnya: Kiat Menjadi Konsumen yang Sehat

1. Libatkan Anak Secara Aktif Saat Orang Tua Belanja

Banyak orang tua yang enggan melibatkan si Kecil saat belanja karena terasa lebih repot jika berbelanja bersama anak. Hal ini tidak tepat. Momen belanja bisa menjadi kesempatan yang baik dan menarik untuk mengajarkan anak mengenai cara menjadi konsumen cerdas.

Orang tua bisa menjelaskan barang-barang apa saja yang akan dibeli dan mengapa barang tersebut dibeli. Ajak anak juga untuk membandingkan harga dari barang yang sama dengan merek yang berbeda, agar anak mengerti mengenai harga dan kualitas.

2. Dampingi Anak Saat Menonton Televisi atau Menggunakan Gawai

Karena iklan berdampak besar pada selera dan keinginan anak untuk membeli sesuatu, orang tua sebaiknya tak meninggalkan si Kecil sendirian saat menonton televisi atau menggunakan gawai. Temani si Kecil dan beri penjelasan yang baik jika ada iklan-iklan produk yang tidak bermanfaat bagi kesehatannya.

Artikel Lainnya: Kenali Baik Buruk Sharenting, Fenomena Baru Dunia Parenting

3. Motivasi Anak untuk Menabung

Tidak mudah bagi anak untuk mengerti esensi menabung. Orang tua bisa memotivasi anak untuk menabung dengan cara meminta anak memikirkan satu barang yang benar-benar diinginkannya, misalnya mainan tertentu.

Berikan anak sedikit uang setiap minggu, ajarkan ia menabung uang tersebut hingga uangnya cukup untuk membeli mainan yang diinginkan. Dengan demikian, anak akan belajar untuk menghargai uang dan menggunakannya dengan bijak.

4. Berikan Anak Sejumlah Uang untuk Dibelanjakan

Orang tua bisa memberikan anak sejumlah kecil uang untuk ditabung, kemudian dibelanjakan sesuai keinginannya. Saat belanja, ajak anak mempertimbangkan baik-baik barang mana yang akan dibelinya.

Ajak anak untuk berpikir mengenai kegunaan barang dalam jangka panjang dan keawetan barang. Selain itu, jelaskan juga mengenai harga barang, dan sebagainya.

Artikel Lainnya: Belanja Bahan Makanan Online, Terjaminkah Mutunya?

5. Baca Fakta Nutrisi

Jika anak gemar mengonsumsi makanan atau minuman kemasan, ajarkan dirinya untuk membaca label fakta nutrisi. Hal ini bertujuan agar anak memiliki kemampuan untuk menghindari segala produk makanan atau minuman yang sebenarnya sangat tidak baik atau tidak mendatangkan manfaat untuk dirinya.

Ketika anak dapat mempelajari label fakta nutrisi suatu produk, Ia akan secara otomatis terbantu menjadi konsumen cerdas.

6. Harus Tegas Menolak Jika Anak Ingin Barang yang Merugikan Kesehatannya

Setiap orang tua memiliki tipe mengasuh anak yang berbeda-beda. Ada orang tua yang otoriter, demokratis, dan permisif terhadap anaknya. Namun, dalam melatih si Kecil menjadi konsumen cerdas, orang tua harus tegas menolak jika anak menginginkan hal yang tak berguna bagi kesehatan.

Setidaknya, tetapkanlah batas tertentu jika anak menginginkan produk yang tak bermanfaat bagi kesehatan. Misalnya, jika anak ingin membeli permen, orang tua bisa membatasinya. Caranya, izinkan anak membeli sejumlah kecil permen dengan catatan memakan satu permen saja setiap minggunya.

Sejak kecil, anak harus dilatih mengenai cara menjadi konsumen cerdas. Hal tersebut akan berguna dalam membentuk pola pikir dan sikapnya dalam berbelanja sehingga ia akan menjadi konsumen cerdas saat dewasa.

Jika memiliki pertanyaan seputar cara anak menjadi konsumen cerdas atau informasi parenting lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter. Semoga bermanfaat!

[WA/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar