Sukses

Seks, Cara Nikmat yang Efektif Mencegah Penuaan Dini

Melakukan hubungan seks yang dilakukan dengan pasangan yang sah secara hukum dan agama ternyata bisa mencegah penuaan dini!

Klikdokter.com, Jakarta Kulit kusam, kering, kendur dan disertai garis keriput adalah sedikit tanda dari penuaan. Ditambah dengan adanya polusi udara, radikal bebas, dan pola makan tidak sehat, tanda penuaan kerap muncul lebih dini dari yang seharusnya. Bukan hanya masalah penampilan fisik saja, tanda penuaan juga turut mencerminkan apa yang terjadi di dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian mendorong banyak orang untuk melakukan berbagai cara melawan alias mencegah penuaan dini. Seiring dengan perkembangan zaman, para peneliti pun menemukan bahwa banyak hal sederhana yang dapat digunakan untuk mencegah penuaan dini. Salah satunya adalah dengan hubungan seks.

Ya, hubungan seks yang sehat rupanya dapat membuat seseorang tampak lebih muda. Hal tersebut dinyatakan oleh seorang peneliti asal Inggris. Peneliti tersebut melakukan survei selama 10 tahun terhadap sekelompok pria dan wanita berusia 40-50 tahun.

Sebagian besar dari mereka yang hubungan seks secara rutin atau setidaknya tiga kali dalam seminggu dengan pasangannya akan tampak 7 tahun lebih muda dari usia sebenarnya. Ini karena perilaku tersebut dapat membuat tubuh mengeluarkan beberapa hormon yang fungsinya mencegah penuaan dini. Hormon-hormon yang dimaksud, di antaranya:

· Human growth hormone (HGH)

Hormon ini dikeluarkan oleh struktur di otak yang disebut pituitari (hipofisis). Human growth hormone bertugas untuk memicu regenerasi dan pembentukan sel-sel baru dalam tubuh, termasuk sel kulit. Hasilnya, sel-sel kulit baru akan muncul, sehingga kulit menjadi lebih elastis dan tampak awet muda.

· Endorfin

Hormon endorfin akan membuat seseorang merasa nyaman dan senang, yang pada akhirnya membuat wajah tampak lebih muda. Selain itu, endorfin juga memiliki fungsi sebagai antiperadangan dan antinyeri, sehingga dapat membantu proses penyembuhan luka pada kulit.

· Oksitosin

Oksitosin dapat membantu menurunkan kadar hormon stres (kortisol) di dalam tubuh. Alhasil, seseorang akan merasa lebih nyaman. Tak hanya itu, hormon oksitosin juga akan menciptakan perasaan bahagia,  yang akan membuat Anda lebih menyayangi pasangan. Tak heran bila hormon ini sering juga disebut sebagai ‘hormon cinta’.

· Estrogen

Setelah berhubungan seks, kadar hormon estrogen dalam darah akan sedikit meningkat. Hormon ini dapat memicu kelenjar di kulit untuk menghasilkan minyak yang fungsinya menjaga kelembapan, mencegah kulit kering dan keriput.

Tak berhenti sampai di situ, hubungan seks juga diketahui dapat menjaga ketahanan jantung dan paru, serta membantu melancarkan aliran darah ke seluruh bagian tubuh, termasuk kulit. Keadaan tersebut memberikan efek berupa kulit yang sehat dan tampak lebih segar. Aliran darah yang baik juga akan membantu meningkatkan kekebalan, tubuh sehingga Anda tak mudah terserang penyakit.

Hubungan seks yang sehat

Agar benar-benar efektif mencegah mencegah penuaan dini, Anda dan pasangan harus melakukan hubungan seks yang sehat. Artinya, hubungan tersebut mesti dilakukan dengan emosi yang sehat, bersama dengan pasangan Anda, dan didasari oleh perasaan kasih dan sayang.

Selain itu, hubungan seks yang sehat juga perlu dikombinasikan dengan pola hidup yang sehat seperti istirahat cukup, pola makan tinggi serat dan rendah lemak jenuh, berolahraga secara rutin, serta menjauhi rokok dan minum alkohol. Bila hal-hal tersebut dilakukan, awet muda dan kesehatan tubuh yang paripurna bukan hanya sekadar impian. Anda pun akan terjauh dari gejala penuaan dini. Selamat mencoba!

[NB/ RVS]

1 Komentar