Sukses

Penis Keluar Nanah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penis yang mengeluarkan nanah merupakan gejala suatu penyakit. Kenali beberapa penyakit yang berkaitan dengan gejala tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Secara normal, cairan keluar dari penis saat laki-laki saat sedang terangsang secara seksual dan warnanya bening atau keputihan. Dikatakan tidak normal apabila cairan yang keluar adalah nanah yang bewarna kuning atau kehijauan. Kondisi ini biasanya disertai keluhan nyeri saat berkemih.

Terdapat beberapa jenis gangguan kesehatan yang menjadi penyebab munculnya gejala ini, yaitu:

  • Gonore

Penyakit ini merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejala utama penyakit gonore adalah keluarnya cairan berwarna kuning keruh saat berkemih yang terkadang disertai rasa gatal, panas dan nyeri di sekitar lubang penis.

Apabila terdapat keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap cairan penis dan urine untuk memastikan kuman penyebabnya. Jika memang terbukti adanya infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae, maka dokter akan memberikan terapi antibiotik.

  • Balanitis

Kondisi ini merupakan peradangan yang terjadi pada ujung kepala penis yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, infeksi jamur, infeksi penyakit menular seksual, iritasi dan reaksi alergi.

Gejala utama penyakit balanitis adalah adanya warna kemerahan pada kepala penis yang disertai iritasi dan luka. Jika infeksi berlanjut akan muncul cairan kental keluar dari celah kulup penis (preputium), khususnya pada pria yang tidak dikhitan.

Penanganan balanitis tergantung dari penyebabnya, namun yang perlu diperhatikan adalah selalu menjaga kebersihan alat kelamin, terutama pria yang tidak dikhitan. Karena area kulup penis merupakan tempat menumpuknya smegma (kotoran kulit di area genitalia). Hal inilah yang kemudian memudahkan kuman bersarang di area tersebut apabila tidak rutin dibersihkan.

Nongonococcal Urethritis

Penyakit ini merupakan kondisi peradangan pada saluran kemih yang disebabkan oleh beberapa kuman sebagai berikut:

· Chlamydia trachomatis

Bakteri Chlamydia trachomatis menyebabkan penyakit chlamydia yang sering menjadi penyebab terjadinya infeksi Nongonococcal urethritis. Sekitar 25%-60% kasus infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri jenis ini.

Sebagian besar penderita tidak merasakan gejala saat tertular penyakit ini. Namun seiring dengan perkembangan kuman di dalam tubuh, gejala akan muncul setelah 3 minggu terinfeksi, seperti keluarnya cairan bewarna putih kental dari ujung penis disertai rasa terbakar atau gatal.

· Mycoplasma genitalium

Sama seperti penyakit chlamydia, penyakit yang disebabkan bakteri Mycoplasma genitalium tidak selalu memberikan keluhan di awal perjalanan penyakit. Namun pada area yang terinfeksi akan muncul rasa nyeri dan terbakar saat buang air kecil disertai keluarnya cairan dari penis selain urine dan cairan seksual. Sekitar 25% kasus infeksi tersebut disebabkan oleh bakteri jenis ini.

Terapi dan pencegahan yang bisa dilakukan

Jika sudah terbukti adanya penyakit ini biasanya dokter akan memberikan terapi antibiotik. Setelah obat habis, penderita disarankan untuk menjalakan tes urine dan tes cairan penis kembali untuk memastikan apakah bakteri penyebab penyakit sudah menghilang.

Untuk menghindari dari berbagai penyakit di atas tentunya Anda harus mampu menjaga menerapkan gaya hidup yang sehat dengan menjaga kesehatan penis dengan teratur. Bersihkan area penis, jaga kehidupan seksual yang sehat dengan tidak berganti-ganti pasangan seksual, tidak berbagi penggunaan alat bantu seks serta gunakan alat pengaman seksual seperti kondom saat berhubungan seksual.

Penis merupakan salah satu organ yang sangat penting karena berperan dalam sistem reproduksi pria. Jika terdapat infeksi kuman penyakit di area tersebut hingga keluar nanah, namun tidak diterapi lebih lanjut, bukan tidak mungkin Anda akan terkena gangguan kesuburan (infertilitas). Oleh karenanya, jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar