Sukses

Olahraga Bikin Sistem Imun Lansia seperti Anak Muda

Sudah lansia, namun ingin punya sistem imun layaknya anak muda? Olahraga adalah jawabannya.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga merupakan aktivitas sehat yang dapat dilakukan oleh semua golongan usia, dari kelompok anak-anak hingga lansia. Kegiatan ini pun tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari bersepeda hingga berenang. Intinya, terdapat berbagai macam cabang olahraga yang dapat dilakukan sesuai minat dan bakat.

Selain dapat mengisi waktu luang, olahraga yang dilakukan secara rutin dan teratur sangat baik untuk menunjang kesehatan serta daya tahan tubuh. Bahkan baru-baru ini, sebuah penelitian membeberkan tentang bagaimana olahraga memberikan manfaat yang mengejutkan untuk mereka yang sudah lansia.

Adalah Norman Lazarus. Ia merupakan seorang profesor berusia 82 tahun dari King’s College London. Lazarus diketahui rutin bersepeda dengan jarak yang cukup jauh sejak dirinya masih berusia muda. Pada suatu momen, Lazarus menjadi objek sekaligus bagian dari proyek penelitian terkait pengaruh olahraga terhadap sistem imun tubuh miliknya.

Secara mengejutkan, Lazarus disinyalir memiliki sistem imun tubuh yang kuat dan setara dengan anak muda berusia 20 tahun. Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan lewat jurnal Aging Cell.

“Jika olahraga adalah sebuah pil, mungkin orang-orang sudah rutin memakannya. Aktivitas tersebut memang memiliki manfaat yang menakjubkan untuk tubuh, pikiran, otot, dan sistem imun,” ujar Lazarus.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Institute of Inflammation and Ageing dari Universitas Birmingham, Profesor Janet Lord, yang turut berkecimpung pada penelitian tersebut mengaku takjub dengan hasil yang ada. Pasalnya, menurut Lord, sangat jarang seorang lansia bisa memiliki sistem imun seperti Lazarus.

“Sistem imun seseorang kian terkikis sejak ia memasuki usia 20-an. Itu sebabnya, para lansia lebih mudah terkena infeksi yang berdampak pada peradangan sendi, seperti reumatoid hingga potensi yang lebih tinggi untuk terkena kanker,” katanya.

Melalui hasil ini, para peneliti percaya bahwa aktif secara fisik di usia tua dapat memberikan respons tubuh yang baik saat diberi vaksin. Selain itu, sistem imun akan terbangun lebih kuat, mampu menangkal sejumlah infeksi, dan melindungi dari virus seperti flu.

“Menjadi pribadi yang pasif sebetulnya bertentangan dengan evolusi. Karena pada dasarnya, manusia dirancang untuk aktif secara fisik,” ujar seorang profesor dari King’s College London, Steve Harridge, yang juga ambil bagian pada penelitian di atas.

Jenis olahraga yang dianjurkan

Melihat fakta di atas, olahraga dipastikan bakal memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan, khususnya bagi para lansia. Selain bersepeda, olahraga apa saja yang bisa dilakukan lansia untuk terus aktif secara fisik?

Menurut dr. Ellen Theodora, beberapa jenis olahraga yang dapat dijadikan pilihan bagi para lansia adalah:

1. Senam

Senam merupakan olahraga yang tergolong ringan. Namun, bila rutin dilakukan, senam dapat memberikan fleksibilitas dalam tubuh.

Senam bisa terdiri dari aerobik, yoga, dan pilates. Ketiganya turut membantu meningkatkan sistem imun tubuh.

2. Berenang

Berenang terbukti efektif dalam membentuk ketahanan fisik dan pernapasan, karena memiliki risiko cedera yang paling kecil. Tak hanya itu, olahraga air ini juga dapat membantu lansia yang memiliki masalah dengan sendi lutut.

3. Jalan kaki

Jalan kaki dapat menjaga kesehatan otot, tulang, jantung dan paru-paru, sehingga membuat lansia mampu bergerak lebih aktif. Aktivitas sederhana ini bisa dilakukan di tempat-tempat yang menarik, seperti pinggir pantai, taman, sekitar rumah, dan lain-lain.

Selain beberapa jenis olahraga yang sudah disebutkan di atas, aktivitas rumahan seperti beternak, bercocok tanam, menyapu atau mengepel lantai juga mampu memberikan efek yang baik untuk kesehatan tubuh. Yang terpenting, tubuh bisa terus aktif bergerak. Yuk olahraga, agar Anda yang sudah lansia bisa tetap memiliki sistem imun tubuh layaknya anak muda.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar