Sukses

Tanda-Tanda Penis Patah yang Harus Anda Waspadai

Penis patah atau fraktur penis bisa saja terjadi. Apa saja gejala atau tanda penis patah? Simak penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini!

Dalam dunia medis, istilah patah atau fraktur umumnya memang digunakan untuk menjelaskan kondisi pada tulang. Patah sendiri berarti keadaan yang tidak berkesinambungan. Hal ini juga dapat terjadi pada bagian tubuh yang tidak bertulang yaitu penis. Bagaimana bisa penis patah?

Pada dasarnya, penis terdiri dari dua jenis jaringan, yaitu korpus kavernosum dan korpus spongiosum.

Kedua jaringan tersebut berperan dalam proses ereksi, karena merupakan jaringan lunak berongga yang berisi banyak pembuluh darah. Ereksi terjadi ketika darah membanjiri pembuluh darah yang berada di dalam penis.

Salah satu jaringan penting yang berperan dalam ereksi adalah tunika albuginea. Bagian yang merupakan jaringan ikat padat (seperti ligamen dan tendon) ini membungkus korpus kavernosum, serta membuat penis mengeras dan kaku saat ereksi.

Istilah penis patah terjadi karena adanya cedera pada jaringan tunika albuginea. Penyebabnya 95 persen terjadi akibat trauma saat ereksi yang sering terjadi saat melakukan aktivitas seksual.

Daya, gerakan, atau posisi salah yang mendadak dapat mencederai dan menyebabkan terjadinya robekan pada tunika albuginea. Akibatnya, kondisi tersebut menyebabkan penis patah.

Lantas, bagaimana mengenalinya? Simak ulasannya berikut ini.

1 dari 2 halaman

Kenali Tanda dan Gejala Penis Patah

Kondisi penis patah dapat dikenali lewat beberapa tanda, yaitu:

1. Nyeri Penis

Tanda penis patah yang cukup jelas adalah nyeri yang dirasakan pada penis. Keluhan ini tentu terjadi karena penis patah terjadi akibat adanya cedera jaringan tunika albuginea sehingga menyebabkan rasa nyeri.

Biasanya, nyeri penis muncul mendadak akibat adanya trauma.

2. Terdengar Suara Retak

Suara retak atau meletus seperti “krek” atau “plok” dapat menandakan penis patah. Sama halnya seperti cedera olahraga, penis patah merupakan cedera pada jaringan ikat yaitu tunika albuginea.

Artikel lainnya: Sering Bikin Pria Cemas, Ini 7 Penyebab Penis Kesemutan

3. Bengkak pada Penis

Penis yang bengkak menjadi salah satu tanda penis patah. Akibat adanya cedera pada penis, proses peradangan akan terjadi. Selain nyeri, bengkak juga merupakan bentuk peradangan akibat cedera jaringan penis.

4. Penis Bengkok

Tunika albuginea adalah jaringan ikat yang berperan dalam ereksi untuk menjaga penis tetap tegang dan kaku pada posisi normal. Ketika jaringan ini cedera, penis akan bengkok karena posisinya tidak terjaga.

Penis yang bengkak juga membuat penis terlihat bengkok.

Artikel lainnya: Muncul Bintik pada Penis, Ini 9 Penyebabnya

5. Memar pada Penis

Cedera atau robekan pada jaringan tunika albuginea tentunya juga akan mencederai jaringan sekitarnya, apalagi penis dipenuhi pembuluh darah. Maka dari itu, memar dapat timbul pada penis akibat darah yang merembes keluar.

6. Ereksi Hilang Mendadak

Ereksi terjadi karena darah membanjiri pembuluh darah pada penis dan terjaga kekakuannya oleh tunika albuginea.

Jika terjadi penis patah yang mengakibatkan darah bocor, rasa nyeri, dan cedera pada tunika albuginea, maka ereksi dapat mendadak hilang atau berhenti.

7. Gangguan Berkemih

Selain sebagai alat reproduksi, penis juga merupakan organ untuk berkemih karena berisi saluran kencing (uretra).

Salah satu tanda penis patah ialah gangguan berkemih seperti sulit kencing atau keluar darah dari saluran kencing. Hal ini terjadi karena adanya darah yang bocor di jaringan sekitar penis.

Itulah beberapa gejala penis patah yang mesti Anda waspadai. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter bila mengalami beberapa tanda di atas.

Gunakan Live Chat di KlikDokter untuk konsultasi lebih mudah dan cepat dengan dokter pilihan Anda.

(FR/AYU)

1 Komentar