Sukses

Cara Aman untuk Wanita yang Ingin Latihan Tinju seperti Jokowi

Setelah beredarnya vlog Jokowi berlatih tinju, popularitas tinju tampak meningkat. Meski dianggap maskulin, tapi olahraga ini bisa dilakukan wanita.

Klikdokter.com, Jakarta Meski sebagian wanita lebih memilih melakukan latihan aerobik atau olahraga yang tenang seperti yoga, ada juga beberapa wanita yang memilih untuk berlatih tinju. Dan dengan beredarnya vlog latihan tinju yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dengan ajudannya, bisa jadi semakin banyak yang tertarik dengan olehraga ini –termasuk wanita

Tinju adalah olahraga yang mengutamakan tiga hal: kekuatan, tenaga, dan kecepatan. Tidak seperti latihan tinju pada pria atau tinju kelas profesional, olahraga tinju untuk wanita biasanya hanya mengajarkan gerak-gerak dasar seperti jab, straight, dan hook.

Berbagai manfaat tinju

Tinju bisa merupakan salah satu latihan interval dengan intensitas tinggi (HIIT) terintegrasi—kombinasi pergerakan yang konstan dengan pukulan tajam dan manuver menghindar. Sebagai informasi, HIIT adalah bentuk latihan kardiovaskular yang memungkinkan Anda berlatih sekeras mungkin hingga kelelahan (contoh lain adalah sprint selama 15–20 detik), lalu pulih setelah beberapa detik, lalu kembali bangkit dan berlatih keras lagi. Kondisi ini memaksa tubuh mengandalkan kombinasi metabolisme aerobik dan anaerobik.

Tinju adalah bentuk latihan intens yang menggabungkan anaerobik (berbagai aktivitas intens) dan aerobik (sekitar 30–60 menit aktivitas latihan ketahanan yang serius). Kombinasi ini memaksa tubuh untuk mengadalkan metabolisme glikolisis dan oksidatif sebagai sumber energi. Karena itu, bentuk HIIT seperti tinju diyakini lebih unggul untuk menghilangkan lemak berlebih dibandingkan low-intensity, steady state cardio (LISS), yaitu latihan kardio alternatif untuk membakar lemak tubuh berlebih, dengan durasi yang lebih panjang tapi dengan intensitas sedang.

Tinju dapat mengilangkan lemak karena pada dasarnya tubuh Anda akan membakar kalori lebih banyak hingga 48 jam setelah latihan selesai. Bagi para pemula, efek ini juga dapat dirasakan karena latihan akan membuat Anda berkeringat.

Tinju merupakan olahraga yang efektif untuk membakar lemak dan membantu mencegah lemak berlebih datang kembali. Hal ini karena tinju menstimulasi prosel pada sel-sel tubuh yang disebut sebagai biogenesis mitokondria, yang sangat penting untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Wanita yang berlatih tinju secara rutin dapat membantu menguatkan otot. Gerakan seluruh tubuh yang dinamis sangat baik untuk mengencangkan otot-otot, dari kepala hingga ujung kaki. Begitu Anda menguasai teknik-tekniknya, Anda akan menyadari bahwa lengan, kaki, dan torso akan menjadi lebih kuat dan gesit. Pada akhirnya, manfaat yang Anda dapat adalah pembentukan otot (tanpa lemak).

Cara aman berlatih tinju

Tinju relatif aman untuk dilakukan dibanding olahraga kontak fisik penuh (full body contact) lainnya. Bahkan, dibandingkan dengan olahraga seperti sepak bola, basket, hoki, atau berenang yang berpotensi besar menimbulkan cedera, tinju cenderung aman untuk dilakukan wanita. Menurut laporan yang dirilis Asosiasi Tinju Dunia (IBA), wanita cenderung tidak akan mengalami cedera karena kepala, leher, dan bahu wanita lebih kecil dan fleksibel (dibanding pria). Meski demikian, potensi cedera tetap ada.

Umumya, ketika Anda mengenakan perlengkapan yang benar dan melakukan segala teknik manuver secara tepat, Anda akan terhindar dari cedera. Meski demikan, Anda masih bisa mengalami masalah seperti patah tulang akibat benturan, keseleo karena gerakan manuver mengitari ring atau ketika menghindari lawan, atau bahkan cedera kepala jika terkena pukulan di area kepala.

Jika Anda khawatir dengan potensi terjadinya cedera, misalnya gegar otak, periksa peraturan tempat kebugaran tempat Anda ingin bergabung. Untuk memastikan para petinju aman, beberapa tempat kebugaran melarang pukulan ke kepala, yang sebetulnya bagus khususnya jika Anda adalah pemula.

Selalu gunakan pelindung kepala, sarung tangan, dan sepatu yang tepat dapat membantu Anda terlindungi dari gegar otak, keseleo, dan robek pada sendi. Pastikan Anda sudah menguasai teknik sebelum melakukan duel.

Ikutlah kelas dengan instruktur yang tersertifikasi, dan berlatihlah sebelum Anda berhadapan dengan petinju lain. Hal ini penting untuk mencegah cedera akibat teknik yang ceroboh atau gerak kaki yang buruk. Pastikan juga untuk mengenakan pakaian yang menyerap keringat dan dapat membuat Anda bebas bergerak.

Satu hal penting yang harus diingat, latihan kontak fisik apapun tidak disarankan untuk dilakukan wanita hamil. Meski terinspirasi untuk berlatih tinju seperti yang dilakukan Jokowi dan tak sabar untuk melakukannya, penting bagi para wanita untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mendaftarkan diri ke kelas tinju, khususnya jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

1 Komentar