Sukses

5 Cara Seru Melatih Imajinasi Anak

Imajinasi yang terlatih dapat membuat anak lebih kreatif. Bagaimana cara mengembangkannya?

Klikdokter.com, Jakarta Dunia anak-anak dipenuhi oleh imajinasi yang tak terbatas. Mereka selalu asyik dengan hal-hal atau permainan yang mungkin bagi orang dewasa tak menarik. Misalnya dengan menyulap sapu menjadi pesawat terbang, atau kardus menjadi rumah-rumahan princess.

Karena itu, peran orang tua sangat penting untuk mengasah daya khayal tersebut. Bagaimanapun, imajinasi anak perlu dibangun dengan baik agar mereka dapat bertumbuh kembang secara optimal.

Menurut berbagai penelitian, terdapat kaitan yang erat antara permainan imajinatif dan kemampuan kognitif. Hal ini berarti bahwa bila seorang anak memiliki imajinasi yang kuat pada usia dini, performanya di sekolah dapat lebih baik pada kemudian hari.

Beberapa hal dapat dilakukan di rumah untuk membantu mengembangkan sisi kreatif dari anak, seperti:

  1. Giatkan anak untuk membaca

Buatlah buku sebagai bagian dari hidup anak. Hal ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, misalnya memberikan buku bacaan bagi anak, menyediakan waktu khusus untuk kegiatan membaca pada sore hari, atau membaca dongeng bersama anak sebelum tidur.

Izinkan mereka untuk memilih sendiri buku yang diinginkan dari toko buku. Atau, daftarkan mereka sebagai anggota di perpustakaan terdekat. Untuk membuat momen membaca lebih spesial, sediakan tempat kecil di rumah untuk membaca, yang disertai dengan bantal, selimut, dan karpet yang nyaman.

  1. Bangun miniatur untuknya

Membuat miniatur dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan. Dukung anak untuk menyiapkan miniatur dari berbagai hal, misalnya miniatur kebun dengan membuat tiruan rumput, jalanan, rumah kecil, dan sebagainya.

Anda juga dapat mengajak anak untuk membuat miniatur rumah menggunakan kotak sepatu. Manfaatkan pernak-pernik kecil di rumah, seperti kotak korek api bekas untuk membuat tempat tidur, sofa, dan sebagainya.

  1. Buat kartu cerita

Anda dapat membuat kartu cerita yang berisi gambar-gambar, yang kemudian dapat disusun untuk membentuk cerita yang berbeda-beda. Gunakan ini sebagai titik awal, dan ajak anak untuk menyusunnya serta membuat berbagai cerita lucu.

Selain dapat mengembangkan imajinasi, cara ini juga dapat melatih keterampilan berbahasa anak. Bonding time antara orang tua dan anak pun dapat terjalin dengan lebih maksimal.

  1. Asah kemampuan artistik anak

Mungkin studio seni dapat membosankan bagi anak, tetapi Anda dapat membuatnya menjadi lebih menarik dengan menjelaskan cerita di balik karya seni yang ada.

Diskusikan dengan mereka mengenai siapakah pria berjenggot yang tampak pada lukisan, atau ke mana tujuan dari kapal besar yang terdapat pada lukisan dan apa saja yang dibawanya. Hal ini akan mendidik anak untuk melihat gambar-gambar tersebut sebagai cerita yang berilustrasi, dan imajinasi mereka akan terus berkembang.

  1. Ajak anak untuk membuat skenario atau drama

Membantu anak bermain peran dapat melatih imajinasi mereka, membangun rasa percaya diri, serta merasakan gaya berpakaian yang berbeda dari biasanya.

Ambil kotak besar dan isilah dengan berbagai macam pakaian dan aksesori, lalu minta anak untuk memilih apa pun dari kotak tersebut. Ajak mereka menggunakan pakaian pilihannya dan berperan menjadi seorang karakter, dengan menciptakan nama, suara, dan cara bertingkah sesuai karakter tersebut.

Berbagai hal tersebut dapat dilakukan untuk melatih imajinasi anak pada waktu luangnya. Seiring dengan bertambahnya usia, imajinasi dapat terus dilatih dengan cara yang makin kompleks, guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi seorang individu yang cerdas dan kreatif.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar