Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Kiat agar Hubungan Seksual Saat Menopause Tetap Nikmat

Wanita menopause mengalami banyak perubahan dalam dirinya, termasuk dalam hal hubungan seksual. Bagaimana solusinya?

Klikdokter.com, Jakarta Menopause menyebabkan banyak perubahan dalam hidup wanita. Tak sekadar masalah kesehatan tubuh, kondisi tersebut juga turut mengubah kenikmatan dalam melakukan hubungan seksual bersama pasangan.

Tidak dimungkiri, menopause memang merupakan bagian dari proses kehidupan seorang wanita. Ini artinya, setiap wanita pasti akan mengalami kondisi tersebut saat usianya menginjak 45 tahun atau lebih.

Menopause dan seks

Di antara sekian dampak negatif menopause, gangguan dalam melakukan hubungan seksual adalah salah satu yang sering dikeluhkan. Ini karena menopause menyebabkan kadar hormon estrogen dan testosteron menurun, sehingga keinginan seorang wanita untuk melakukan hubungan seksual menjadi lebih rendah.

Tak hanya itu, wanita yang menopause pun tak lagi mudah terangsang dan kurang sensitif terhadap sentuhan maupun belaian. Bahkan, vagina dari wanita yang sudah menopause juga akan mengalami kekeringan, sehingga akan menimbulkan rasa kurang nyaman saat melakukan hubungan seksual.

Adapun kodisi lain yang dapat memengaruhi minat wanita menopause terhadap seks, di antaranya:

  • Gangguan tidur
  • Depresi atau kecemasan
  • Obat-obatan
  • Masalah kesehatan lain

Apa yang harus dilakukan?

Meski menopause dapat menurunkan kualitas hubungan seksual pasangan, bukan berarti mereka tak bisa mendapatkan kenikmatan layaknya baru menikah. Nah, jika Anda adalah wanita menopause atau memiliki pasangan yang sudah menopause, berikut adalah kiat yang bisa dilakukan agar hubungan seksual tetap nikmat dan berkesan:

  1. Berikan pengertian ke pasangan

Jika Anda adalah seorang wanita menopause, berikan pengertian ke pasangan mengenai kondisi yang sedang terjadi saat ini. Dengan begini, pasangan Anda bisa mengerti dan mencari jalan keluar yang terbaik untuk kedua belah pihak.

Ingatlah bahwa ungkapan rasa kasih dan sayang tak hanya melalui hubungan seksual semata. Bisa dengan berlibur bersama, berjalan bersama, olahraga bersama, makan malam bersama atau kegiatan lain yang dilakukan berdua dengan pasangan Anda. Yang penting, saling mengerti dan saling memberikan dukungan positif satu sama lain.

  1. Tonton film atau dengarkan lagu romantis

Menonton film atau mendengarkan lagu romantis dapat membantu membangkitkan gairah Anda dan pasangan untuk melakukan hubungan seksual. Dengan begini, bukan tak mungkin Anda dan pasangan akan merasakan momen-momen seperti saat malam pertama.

  1. Lakukan foreplay yang cukup

Pemanasan sebelum melakukan hubungan seksual alias foreplay yang berkualitas dapat digunakan sebagai pembangkit gairah untuk kedua belah pihak. Jadi, jangan lewatkan fase tersebut saat Anda hendak melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Adapun tujuan lain dari foreplay, yaitu membuat vagina memproduksi cairan pelumas. Hal ini pada akhirnya akan membuat hubungan seksual menjadi semakin nikmat.

  1. Gunakan pelumas

Jika vagina pada wanita menopause benar-benar tak mampu memproduksi cairan pelumas, cara terakhir yang bisa dijadikan solusi adalah dengan menggunakan gel pelumas.

Dalam hal itu, Anda wajib memilih pelumas yang aman, berkualitas, dan teruji secara klinis. Hindari pelumas yang tidak jelas asal-usulnya, guna mencegah terjadinya infeksi pada organ intim.

Jika setelah mencoba cara di atas namun hubungan seksual tidak memberikan kesan bermakna, jangan ragu untuk segera berobat ke dokter besama pasangan Anda. Hal ini bertujuan agar kondisi menopause tidak mengganggu atau menurunkan keharmonisan rumah tangga Anda. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar