Sukses

Hati-hati, Konsumsi Gula Berlebih Sebabkan Badan Lemas

Badan lemas setelah mengonsumsi gula bisa jadi penanda kadar gula yang Anda konsumsi melebihi batas normal.

Klikdokter.com, Jakarta Sudah diketahui oleh banyak orang bahwa mengonsumsi gula merupakan salah satu cara untuk mendapatkan sumber energi bagi tubuh secara cepat. Ditambah lagi, bukan hal yang sulit untuk mendapatkan gula di kehidupan sehari-hari. Namun ternyata, konsumsi gula berlebih bisa membuat badan lemas.

Ketika membicarakan gula, perlu diketahui bahwa sumber gula tidak hanya didapat dari gula pasir itu sendiri. Gula juga bisa didapat dari berbagai makanan seperti roti, permen, atau cokelat.

Tanpa disadari mungkin sebagian orang senang mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung gula. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin orang-orang tersebut dapat mengonsumsi gula dalam jumlah banyak.

Penyebab badan lemas setelah konsumsi gula

Salah satu tanda yang bisa timbul akibat konsumsi gula secara berlebihan adalah badan lemas. Ada beberapa alasan mengapa seseorang bisa merasa lemas setelah mengonsumsi makanan mengandung gula.

Biasanya perasaan lemas setelah mengonsumsi makanan mengandung gula hanya berlangsung sementara dan jarang membutuhkan terapi khusus.

Mungkin Anda tidak perlu khawatir bila hal tersebut terjadi hanya sesekali. Tapi sudah sepatutnya Anda harus lebih memerhatikan kesehatan bila hal tersebut terjadi secara berulang.

Perlu Anda ketahui, konsumsi gula dalam jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan pembentukan energi yang lebih besar pada tubuh. Akibatnya hal itu juga akan membuat metabolisme di dalam tubuh menjadi lebih cepat.

Pada akhirnya, ketika gula tersebut habis diolah oleh proses metabolisme yang cepat, maka akan timbul rasa lemas, lelah, hingga rasa kantuk.

Selain itu, mengonsumsi makanan yang memiliki kadar gula tinggi dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak. Hal tersebut akan merangsang organ pankreas Anda untuk memproduksi sejumlah hormon insulin lebih banyak yang berfungsi untuk membawa gula di dalam darah ke dalam sel tubuh.

Kadar hormon insulin yang tinggi juga dapat menyebabkan peningkatan produksi protein triptofan di dalam tubuh. Kemudian, triptofan tersebut dapat memengaruhi kerja zat serotonin yang terletak di otak.

Serotonin merupakan zat yang mengatur apakah seseorang terjaga atau tertidur. Produksi serotonin yang meningkat dapat menimbulkan perasaan lemas pada tubuh setelah mengonsumsi makanan mengandung gula.

Selain itu, hormon insulin yang membawa gula secara cepat dari dalam darah ke dalam sel tubuh dapat menyebabkan kadar gula di dalam aliran darah semakin turun. Pada akhirnya, kondisi ini juga dapat menimbulkan badan lemas setelah mengonsumsi makanan mengandung gula. 

Dipengaruhi berbagai faktor

Perasaan lemas setelah mengonsumsi makanan mengandung gula bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kekurangan asupan nutrisi dan gangguan di dalam tubuh. Hal tersebut dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi dari makanan.

Oleh karena itu, bila Anda mengalami perasaan lemas setelah mengonsumsi makanan mengandung gula padahal dalam jumlah sedikit, bukan tidak mungkin Anda mengalami masalah kesehatan lainnya. Bila terjadi demikian, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Nah, jadi sudah tahu kan mengapa badan lemas dapat terjadi setelah konsumsi gula secara berlebih? Anda boleh saja mengonsumsi gula, apalagi bila Anda adalah pecinta makanan manis. Tapi ingatlah untuk selalu memenuhi asupan nutrisi harian secara seimbang sebelum timbul masalah kesehatan lainnya.

[NP/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar