Sukses

Dampak Mengumbar Emosi Seperti Bu Dendy pada Kesehatan

Saat rasa kesal tak tertahankan, mengumbar emosi kerap dilakukan sebagian orang, seperti Bu Dendy. Apa efeknya bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Drama kemarahan Bu Dendy asal Tulungagung dengan seorang wanita yang diduga memiliki hubungan khusus dengan suaminya, mengangkat nama perempuan yang bernama asli Rovi Solikah tersebut. Perseteruan antara Bu Dendy dengan seorang wanita yang merupakan teman dekatnya tersebut, hingga kini masih hangat dibicarakan di dunia maya. Bu Dendy yang kesal karena kehidupan rumah tangganya terusik, membuatnya mengumbar kemarahan lewat sebuah unggahan video. Ternyata, aksi seperti ini bisa berpengaruh terhadap kesehatan Anda, lho.

Video yang diunggah oleh akun Bu Dendy dengan nama Ovieoive di Facebook pun langsung viral di media sosial. Dalam video berdurasi 4 menit 52 detik tersebut memperlihatkan kekesalan seorang Bu Dendy yang marah, karena ia menduga bahwa suaminya yang bernama Dendy telah 'dicuri'.

Ia terlihat menebarkan berlembar-lembar uang seratus ribuan pada wanita yang disebut bernama Nylla. Bu Dendy melampiaskan kekesalan dan kemarahannya dengan cara tersebut dengan maksud ingin 'membeli' harga diri wanita tersebut agar menjauh dari suaminya.pada kenyataannya mengumbar emosi dan kemarahan, sekaligus menayangkannya di media sosial ternyata sangat berpengaruh terhadap kesehatan pelakunya.

Bahaya mengumbar kemarahan dan cara mengatasinya

Menurut dr. Theresia Rina Yunita, marah adalah salah satu bentuk emosi manusia yang sepenuhnya wajar. Setiap individu pasti pernah marah dengan berbagai alasan. Meski merupakan hal yang wajar, emosi dan kemarahan yang tidak dikendalikan dapat membahayakan kesehatan, salah satunya dapat memicu darah tinggi.

“Saat sedang marah, terjadi peningkatan hormon-hormon stres, yaitu adrenalin dan kortisol. Kedua jenis hormon ini dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung,” papar dr. Theresia.

Oleh sebab itu, agar terhindar dari mengumbar emosi yang berujung pada penyakit darah tinggi, dr. Theresia menyarankan beberapa pendekatan yang dapat Anda lakukan dalam menyalurkan dan mengendalikan emosi.

Berikut ini adalah beberapa :

  1. Tahan emosi dan mengalihkannya

Berhenti memikirkan amarah dan cobalah fokus pada hal lain yang positif, seperti mewarnai gambar yang saat ini sedang menjadi tren. Tujuannya adalah agar dapat mengurangi rasa marah yang sedang meluap dan mengubahnya menjadi tindakan yang positif.

  1. Menenangkan diri

Tarik napas dalam-dalam dan cobalah redakan emosi dengan mengatur pernapasan dan melakukan hal yang membuat Anda bahagia. Jadi, setiap Anda merasa kesal, segeralah menjauh dari pemicu emosi dan kendalikan dengan mengatur pernapasan.

  1. Ekspresikan dengan kegiatan lain

Saat kesal, tandanya Anda perlu meluapkan emosi yang tengah membuncah. Salah satu cara sehat yang dapat Anda pilih adalah dengan menyalurkan segala kekesalan tersebut pada olahraga yang menitikberatkan pada kekuatan, seperti boxing atau muaythai. Dengan melampiaskan emosi lewat olahraga, rasa kesal Anda pun dapat tersalurkan, badan Anda juga sehat.

Mengumbar emosi dan kemarahan, apalagi meyebarkannya lewat media sosial seperti apa yang dilakukan oleh Bu Dendy, bukanlah solusi yang baik dalam menyelesaikan masalah. Jika rasa marah Anda tak terkontrol, dan Anda tidak mampu menahannya, bahaya yang dapat menyerang Anda adalah penyakit darah tinggi. Jadi, sebisa mungkin kendalikan emosi Anda dengan melakukan kiat-kiat di atas. Namun jika Anda masih merasakan emosi yang terus bergejolak, ada baiknya Anda meminta bantuan profesional seperti psikolog.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar