Sukses

Cara Menghilangkan Panu di Wajah

Malu karena panu di wajah dan ingin tahu cara menghilangkannya? Ini kiat yang bisa Anda lakukan.

Klikdokter.com, Jakarta Panu merupakan kelainan kulit yang ditandai dengan bercak putih hingga coklat, disertai sisik halus akibat infeksi. Dalam dunia medis, panu dikenal sebagai pitiriasi versikolor atau tinea versikolor.

Panu disebabkan oleh jamur Malassezia furfur. Jamur ini sebenarnya dapat ditemukan pada kulit yang normal. Namun baru akan menimbulkan infeksi ketika jumlahnya berlebihan, atau pada orang dengan imunitas tubuh menurun.

Pemicu tumbuhnya jamur secara berlebihan antara lain cuaca yang lembap dan panas dan kulit sering berkeringat. Penurunan sistem imunitas tubuh seperti yang sudah disebutkan di atas juga dapat menyebabkan panu.

Panu dapat timbul pada anak-anak hingga remaja, atau sekitar awal usia 20 tahun. Panu sering kali ditemukan di daerah tropis dan subtropis seperti di Indonesia.

Panu dapat menyerang bagian kulit mana saja di tubuh, termasuk wajah. Jika timbul di wajah, hal ini tentu akan memengaruhi penampilan dan menimbulkan rasa malu.

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup merusak rasa yang percaya diri, karena banyak orang menghubungkannya dengan kebersihan tubuh yang buruk.

Ada beragam gejala yang ditimbulkan panu. Apa saja gejala tersebut?

  • Bercak yang berwarna lebih muda dari warna kulit di sekitarnya pada orang dengan kulit berwarna, atau tampak sebagai bercak lebih gelap pada orang dengan kulit pucat.
  • Bentuknya bulat atau tidak beraturan, dapat berbatas tegas atau tidak tegas.
  • Jika diraba, terasa ada sisik halus dan tipis.
  • Bercak panu sering ditemukan pada kepala, muka, leher, bagian atas dada, ketiak, lengan, perut, lipat paha, dan kaki. Biasanya muncul pada daerah yang tertutup pakaian dan bersifat lembap.
  • Disertai gatal, yang dapat bertambah ketika berkeringat.

Jika ditemukan bercak ini, dokter akan melakukan pemeriksaan mikroskopis di laboratorium dengan mengerok kulit yang mengalami keluhan. Jika ditemukan gambaran Malassezia furfur, maka kondisi ini harus segera ditangani dengan tepat sebelum menyebar lebih luas di tubuh.

Pengobatan yang konsisten

Panu tergolong penyakit yang mudah sekali kambuh. Saat kebersihan tubuh tidak terkontrol, kondisi ini dapat muncul kembali. Karena itu, diperlukan pengobatan yang konsisten dan tekun.

Pengobatan panu dapat menggunakan obat oles. Obat ini digunakan selama dua minggu. Selain itu, dapat diberikan obat minum selama lima sampai sepuluh hari. Anda juga harus menjaga kebersihan tubuh dengan rajin mandi dan mengganti pakaian bila sudah berkeringat.

Gatal dan sisik akan mudah menghilang, ketika mulai pengobatan. Namun, bercak hipopigmentasi memang lebih lama dan sulit hilang. Bercak ini dapat kembali ke warna normal kulit dengan paparan sinar matahari yang memicu melanosit (pigmen tubuh).

Selain itu, Anda dapat menggunakan obat yang diresepkan oleh dokter kulit. Obat ini dapat menyebabkan hiperpigmentasi di daerah tersebut. Karena itu, Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter kulit untuk pengobatan lebih lanjut.

Anda tidak perlu khawatir terhadap panu yang mendadak muncul di wajah. Anda juga tidak perlu malu, sebab pengobatan yang tepat dapat membebaskan Anda dari masalah ini.

[BA/ RVS]

5 Komentar