Sukses

Ini Dia Penyebab Badan Lemas pada Lansia

Semakin bertambah umur, semakin renta pula tubuh menjelang lansia. Kondisi ini bisa mengakibatkan badan lemas.

Klikdokter.com, Jakarta Begitu banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh seiring berjalannya waktu, dari mulai seseorang berada di dalam janin hingga lansia. Pada mereka yang berusia lanjut di atas 60 tahun bahkan dianggap wajar dan normal jika mengidap sebuah penyakit tertentu atau sering mengalami badan lemas karena stamina pun menurun.

Pada kenyataannya, seiring bertambahnya usia akan terjadi perubahan akibat proses penuaan, seperti penurunan pendengaran, penglihatan, pengecapan rasa, semakin lambatnya gerakan dan sering terjadi gangguan keseimbangan saat berjalan.

Badan lemas pada lansia

Badan lemas seringkali menjadi keluhan pada mereka yang juga berusia lanjut. Namun perlu dibedakan lemas yang terjadi karena adanya penyakit dengan lemahnya kekuatan fisik.

Lemas sendiri merupakan kondisi dimana perasaan lelah dan membutuhkan istirahat karena kekurangan energi akibat kurangnya olahraga, kurang tidur, cemas, bosan dan sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa penyebab keluhan badan lemas pada lansia :

-          Dehidrasi

Kurangnya cairan dalam tubuh merupakan salah satu faktor utama mengapa lansia sering mengalami badan lemas. Ditambah lagi dengan adanya pengaruh lingkungan seperti cuaca, seseorang menjadi lebih mudah terkena dehidrasi karena kehilangan cairan.

-          Penurunan kemampuan saraf pengecap

Akibat adanya gangguan ini, kaum lansia biasanya sulit membedakan rasa, sehingga malas untuk makan. Jika keadaan ini berlanjut, maka para lansia bisa memilih untuk tidak makan atau hanya mengonsumsi makanan yang terlalu manis dan tidak bergizi. Akibatnya, lansia akan mengalami badan lemas.

-          Asupan makanan

Para lansia yang malas makan cenderung disebabkan oleh adanya masalah dalam proses mengunyah. Sebab gigi kaum lansia banyak yang sudah copot. Sehingga, makanan yang masuk pun tidak dapat dicerna dengan baik.

Hal ini mengakibatkan adanya ketidakseimbangan elektrolit, seperti rendahnya kadar kalium atau natrium yang mengakibatkan badan lemas tidak berdaya.

-          Gangguan fisiologis

Pada lansia, produksi lendir pada lambung yang berguna untuk melindungi sekitar lambung akan berkurang secara otomatis dan mengakibatkan rasa penuh serta mual. Sehingga nafsu makannya pun menurun. Dan jika tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh, maka badan akan terasa lemas.

-          Mengidap penyakit tertentu

Penyakit endokrin seperti tiroid paling sering menyebabkan badan lemas karena kadar hormon tiroid yang tinggi dapat menyebabkan berat badan menurun, jantung berdetak lebih cepat, tidak tahan dingin dan kulit mengering. Penyakit kronis yang diderita selama bertahun-tahun seperti hipertensi, diabetes dan lainnya dapat memperburuk situasi dan membuat tubuh semakin lemas.

-          Penurunan kepadatan tulang dan masa otot

Penurunan lean body mass ( otot, organ ubuh, tulang) disertai perubahan metabolisme pada lansia akan menimbulkan rasa letih dan lemah karena terjadinya atrofi. Sehingga berkurangnya protein tubuh ini akan menambah lemak tubuh dan terjadi perubahan metabolisme yang membuat tubuh semakin lemas.

-          Gangguan psikologis dan psikokognitif di otak

Rasa cemas, takut dan khawatir yang biasanya dialami oleh kaum lansia dapat menyebabkan kurang tidur. Hal inilah yang pada akhirnya dapat membuat tubuh menjadi lemas.

Banyaknya penyebab badan lemas dialami oleh kaum lansia perlu diketahui penyebab pastinya terlebih dahulu, sehingga badan yang terasa lemas secara terus-menerus dapat dengan mudah diatasi dan diantisipasi.

Agar lansia terhindar dari kondisi badan lemas yang sering dialami, cukupi kebutuhan nutrisinya dengan makanan bergizi seimbang dan konsumsi air yang lebih banyak. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apabila ada penyebab lain dari keluhan ini.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar