Sukses

Waspadalah, Kanker Payudara Juga Mengincar Pria!

Kanker payudara tidak hanya menyerang wanita, tetapi juga pria. Ini penjelasan lengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Tak hanya wanita, kanker payudara juga dapat menyerang pria. Meski risikonya tidak sebanyak wanita, tetap saja pria harus waspada. Sebenarnya, apa penyebab dan bagaimana gejala kanker payudara pada pria?

Payudara pria memang tidak seperti wanita. Namun, jaringan payudara yang ada di dalamnya sama dengan wanita, dengan jumlah yang lebih sedikit. Karena itu, pria tetap bisa mengalami kanker payudara dengan jenis yang sama dengan wanita. 

Meski begitu, risiko seorang pria terkena kanker payudara tidak sebanyak wanita, yaitu hanya sebanyak 1%. Selain itu, sebagian besar kanker payudara pada pria terjadi di usia 60–70-an. Sangat jarang dialami pria di bawah usia 35 tahun.

Kebanyakan penderita baru mengetahui kondisi penyakitnya saat sudah memasuki stadium lanjut atau stadium akhir. Hal ini disebabkan banyak yang tidak menyadari bahwa pria juga dapat terkena kanker payudara. Padahal, makin dini kanker payudara dideteksi maka pengobatannya juga akan lebih mudah.

Gejala kanker payudara pada pria

Untuk mencegah kemungkinan terjadinya kanker payudara pada stadium lanjut, Anda harus waspada terhadap tanda dan gejala kanker payudara sejak dini. Berikut adalah tanda dan gejala kanker payudara pada pria:

  • Adanya benjolan di payudara, tetapi tidak terasa nyeri. Awalnya ukuran benjolan awalnya kecil, tetapi makin lama akan makin membesar dan melekat pada kulit.   
  • Perubahan warna dan kerutan pada kulit payudara.
  • Puting payudara berubah menjadi merah atau kecokelatan, bahkan bisa terlihat seperti kulit jeruk dan tampak masuk ke dalam.
  • Keluar cairan dari puting, seperti darah atau nanah.
  • Benjolan di daerah ketiak karena adanya pembesaran kelenjar getah bening.

Jika sudah stadium lanjut, akan muncul gejala seperti nyeri tulang, sesak napas, mudah lelah, dan kulit tampak menguning. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter jika memiliki salah satu gejala tersebut. Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh seperti pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (contohnya USG payudara dan mamografi).

Pada USG payudara, pasien akan diminta berbaring dengan kedua tangan ke posisi atas. Setelah itu, dokter akan mengoleskan gel lalu USG pun dilakukan. Sedangkan mamografi merupakan pemeriksaan dengan menggunakan sinar radiologi yang dilakukan di daerah payudara.

Penyebab kanker payudara pada pria

Sampai saat ini, belum dapat diketahui penyebab kanker payudara pada pria. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara pada pria, seperti:

  • Riwayat keluarga yang menderita kanker.
  • Terjadi mutasi genetik BRCA1 atau BRCA2 pada pria yang menderita kanker payudara. Pria yang mengalami mutasi gen BRCA2 memiliki risiko 6 dari 100 kesempatan untuk menderita kanker payudara, sedangkan pria yang mengalami mutasi gen BRCA1 memiliki risiko 1 dari 100 kesempatan untuk menderita kanker payudara.
  • Usia di atas 65 tahun.
  • Peningkatan hormon estrogen, yang umumnya tinggi pada wanita.
  • Obesitas.
  • Kurang olahraga.
  • Minum alkohol lebih dari dua gelas dalam sehari.

Cara paling efektif dalam mengurangi risiko terkena kanker payudara, baik pada pria maupun wanita, adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Mudah saja, rutinlah berolahraga minimal 30 menit setiap harinya, mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang (jauhi makanan yang digoreng dan berpengawet), menjaga berat badan, serta menghindari asupan alkohol.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar