Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Keuntungan Menggunakan Sikat Gigi Berbulu Halus dan Tipis

Keuntungan Menggunakan Sikat Gigi Berbulu Halus dan Tipis

Sikat gigi berbulu halus atau soft ternyata memiliki berbagai kelebihan. Apa saja? Yuk, simak berbagai keunggulan sikat gigi halus disini!

Menyikat gigi merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kemampuan sikat gigi untuk membersihkan permukaan gigi tergantung dari jenis bulu sikatnya. Oleh karena itu, dengan pemilihan sikat gigi yang tepat, pembersihan mulut dan gigi juga jadi lebih maksimal.

Tak sedikit orang yang berpikir bahwa semakin kuat gerakan menyikat atau semakin keras bulu sikatnya, kebersihan gigi pun jadi semakin maksimal. Sayangnya, hal itu tidak benar. Apabila menyikat menggunakan bulu sikat yang keras, hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan gigi.

Umumnya terdapat tiga jenis sikat gigi yang dijual di pasaran, ada sikat yang berbulu lembut, sedang, dan keras. Nah, American Dental Association (ADA) merekomendasikan Anda untuk menggunakan bulu sikat yang halus dan lembut.

Sebab, menggunakan bulu sikat yang keras dapat menyebabkan rusaknya lapisan pelindung gigi, gusi, dan mukosa mulut. Berikut beberapa keunggulan jika Anda menggunakan sikat gigi yang berbulu lembut, halus, atau soft:

1 dari 4 halaman

1. Mampu Menghilangkan Bakteri dan Plak

Sikat gigi dengan bulu lembut dan tipis merupakan jenis yang sering direkomendasikan oleh dokter gigi. Sikat tipe tersebut dinilai mampu menghilangkan plak dan bakteri.

Pasalnya, sikat dengan bulu soft dapat menjangkau saku gusi, yaitu tempat tumbuhnya karang gigi, tanpa membuat gusi iritasi atau luka.

Artikel Lainnya: Cara Sikat Gigi yang Salah dan Harus Dihindari

2. Tidak Mengiritasi Gusi

Beberapa sikat gigi berbulu keras terbukti dapat mengiritasi gusi. Tak hanya itu, sering menyikat gigi dengan tipe bulu yang keras berisiko menyebabkan gusi jadi turun (resesi gusi) dan iritasi. Dampaknya, Anda bisa mengalami kondisi gigi sensitif.

2 dari 4 halaman

3. Tidak Merusak Permukaan Gigi

Selain dapat mengiritasi gusi, menggunakan bulu sikat yang keras gigi dapat menyebabkan lapisan pelindung gigi (enamel) jadi terkikis. Enamel sangat berisiko terkikis apabila Anda menyikat dengan gerakan yang kuat dan kencang.

Maka itu, gunakan sikat berbulu halus untuk mengurangi pengikisan yang bisa terjadi pada saat menyikat gigi.

4. Aman Digunakan Gigi Sensitif

Menurut beberapa penelitian, sikat gigi berbulu halus lebih aman digunakan oleh orang yang memiliki gigi sensitif maupun dengan penurunan gusi. Dengan pakai bulu sikat yang lembut, terkikisnya permukaan gigi dapat dihindari.

Artikel Lainnya: Bertukar Sikat Gigi, Ini Bahayanya bagi Kesehatan

5. Lebih Nyaman Digunakan

Bulu sikat gigi yang halus juga lebih nyaman digunakan karena berisiko rendah merusak lapisan gigi dan gusi.

3 dari 4 halaman

Tips Merawat Sikat Gigi

Selain pemilihan jenis bulu, Anda juga harus memilih sikat gigi dengan ukuran kepala yang kecil. Karena sikat gigi dengan kepala kecil dapat mengakses bagian yang sulit dijangkau dari mulut Anda.

Anda juga harus tahu cara merawat sikat gigi dengan benar. Setelah digunakan, bilas seluruh sikat gigi menggunakan air bersih, lalu biarkan sikat mengering dengan sendirinya.

Letakkan sikat dalam posisi tegak dan jauh dari sikat gigi lainnya. Hal ini dapat mencegah terjadinya penyebaran bakteri antar sikat gigi.

Lama kelamaan, bulu sikat gigi dapat rusak dan keefektifannya bisa hilang.  Oleh karena itu, gantilah sikat gigi setiap tiga bulan sekali atau jika bulu sikatnya sudah rusak. Sikat yang bulunya rusak sudah tidak efektif lagi untuk membersihkan gigi dan mulut.

Itu dia beberapa keuntungan menggunakan sikat gigi berbulu soft atau halus. Apabila ada yang ingin ditanyakan lebih lanjut, konsultasi dengan dokter kami melalui Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar