Sukses

Benarkah Jambu Biji Efektif Atasi Diare?

Selain rasanya segar, jambu biji juga memiliki sederet manfaat bagi kesehatan. Efektifkah untuk atasi diare?

Klikdokter.com, Jakarta Jambu biji, atau guava, merupakan salah satu jenis buah yang banyak terdapat di Indonesia. Selain lezat, jambu biji juga dikenal kaya akan zat antioksidan, antiradang, antibakteri, serta dipercaya dapat mencegah beberapa jenis penyakit tertentu. Banyak orang yang mengandalkan buah jambu biji untuk menunjang kesehatan, termasuk dalam mengatasi diare.

Setiap 100 gr jambu biji mengandung 87 mg vitamin C, dibandingkan dengan jeruk hanya mengandung 49 mg. Bahkan jika dibandingkan buah-buahan lain seperti apel atau anggur, kandungan vitamin C jambu biji puluhan kali lipat jumlahnya.

Manfaat daun jambu biji

Selain buahnya yang kaya manfaat, daun jambu biji pun juga dapat dikonsumsi. Sebagai contoh, di beberapa belahan dunia, daun jambu biji dapat direbus untuk membuat teh. Hal ini karena daun jambu biji kaya akan kandungan vitamin C dan berbagai jenis antioksidan lainnya.

Beberapa penelitian ilmiah bahkan telah menemukan serangkaian manfaat dari daun jambu biji, termasuk dalam mencegah diabetes, obesitas, kolesterol tinggi, dan juga diare.

Diare merupakan kondisi yang mana terdapat peningkatan frekuensi buang air besar, yang umumnya terjadi tiga kali atau lebih dalam sehari, dengan konsistensi yang lebih cair dari biasanya.

Diare sendiri dapat disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari terjadinya infeksi, asupan makanan jenis tertentu, intoleransi terhadap susu atau jenis makanan lain, dan lain-lain. Terlepas dari berbagai macam penyebabnya, diare merupakan suatu kondisi yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu produktivitas seseorang dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Membantu saluran cerna

Meminum teh daun jambu biji atau mengonsumsi kapsul yang memiliki ekstrak daun jambu biji diketahui dapat membantu saluran cerna dalam mengatasi diare. Hal ini dikemukakan oleh salah satu penelitian yang dipublikasikan di Journal of Smooth Muscle Research pada tahun 2008, yang ditujukan untuk mengevaluasi kemampuan daun jambu biji dalam mengatasi diare pada tikus.

Dari hasil uji klinis tersebut, didapatkan temuan bahwa ekstrak daun jambu biji dapat membantu mengatasi diare melalui beberapa cara, yakni menunda awal mula timbul gejala diare, mengurangi frekuensi buang air besar, serta menurunkan derajat keparahan penyakit diare yang dialami.

Kandungan yang dimiliki jambu biji untuk mengatasi diare adalah adanya zat yang mirip dengan attapulgite, yaitu kandungan yang biasa terdapat pada obat diare. Fungsinya adalah untuk memekatkan kotoran.

Perlu penelitian lanjutan

Selain penelitian tersebut, ada juga beberapa penelitian lain yang mencoba untuk mengevaluasi manfaat dari ekstrak daun jambu biji dalam mengatasi diare. Hasil yang diperoleh pun serupa, dimana objek yang mendapatkan ekstrak daun jambu biji memiliki perbaikan keluhan lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak mendapatkannya. Berbagai uji klinis tersebut mendukung manfaat daun jambu biji sebagai salah satu solusi dalam mengatasi diare.

Meski demikian, belum terdapat penelitian yang membandingkan ekstrak daun jambu biji dengan obat-obatan yang sudah tersedia untuk mengatasi keluhan diare. Oleh sebab itu, keunggulan dari ekstrak daun jambu biji yang bisa membantu mengatasi diare dibandingkan dengan obat diare yang sudah ada belum dapat dibuktikan. Penelitian lanjutan pun masih dibutuhkan, khususnya pembuktian tentang ekstrak daun jambu biji dapat yang dapat diandalkan sebagai salah satu pengobatan antidiare.

Efektif atau tidaknya penggunaan daun jambu biji untuk mengatasi diare bisa dipengaruhi oleh tingkat keparahan diare. Jika ditemukan adanya diare berdarah pada orang dewasa, atau diare yang menyebabkan anak berisiko mengalami dehidrasi, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar