Sukses

Minuman yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga

Setelah berolahraga, minuman yang Anda konsumsi tak boleh sembarangan. Apa saja minuman yang baik diminum setelah olahraga? Ketahui di sini.

Setelah berolahraga, tentu Anda ingin segera melepas dahaga. Minuman dingin, manis, dan menyegarkan mungkin akan langsung terlintas di dalam benak Anda.

Namun, apakah sensasi dari minuman tersebut akan memiliki manfaat? Atau justru berdampak sebaliknya pada tubuh?

Ketahuilah bahwa setelah berolahraga, Anda telah menggunakan banyak gula tubuh. Elektrolit pun ikut digunakan selama olahraga.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memilih jenis minuman setelah olahraga yang tepat. Artinya, minuman tersebut harus dapat mengembalikan kadar gula darah dan elektrolit ke jumlah yang normal.

Dengan konsumsi minuman yang baik setelah olahraga, maka juga dapat mengurangi kerusakan otot selama berolahraga. Proses ini disebut dengan recovery atau pemulihan. 

Berikut adalah rekomendasi minuman yang bagus untuk dikonsumsi setelah olahraga:

1 dari 11 halaman

1. Air kelapa

Air kelapa sangat kaya akan elektrolit dan antioksidan. Minuman ini direkomendasikan untuk diminum setelah olahraga, karena mampu mengembalikan elektrolit yang hilang.

Menurut sebuah studi, air kelapa memiliki kandungan kalium. Jumlah kaliumnya bahkan lima kali lebih banyak dibanding minuman olahraga pada umumnya.

Kalium merupakan zat elektrolit penting yang hilang dalam keringat. Zat ini membantu tubuh menyimpan karbohidrat untuk energi.

Oleh sebab itu, air kelapa dapat menjadi minuman pemulihan alami yang sangat baik.

Artikel Lainnya: Air Kelapa Muda vs Air Kelapa Tua, Mana yang Lebih Sehat?

2 dari 11 halaman

2. Jus Jeruk

Jus buah-buahan, seperti jus jeruk, merupakan minuman yang sangat baik untuk dikonsumsi setelah olahraga. Minuman ini dapat menggantikan vitamin dan mineral-mineral yang hilang saat Anda berolahraga intens.

Gula alami dalam jus jeruk (jeruk asli, bukan sirop atau konsentrat) cukup untuk menggantikan sebagian gula yang digunakan tubuh ketika berolahraga. 

Jus jeruk juga mengandung karbohidrat dan kalium. Namun, yang membedakan dengan minuman lainnya adalah kandungan vitamin C yang tinggi.

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang baik untuk kesehatan.

3 dari 11 halaman

3. Susu Cokelat

Anda mungkin tidak mengira bahwa susu cokelat merupakan minuman yang bagus setelah olahraga. Susu sesungguhnya sangat digemari oleh penggiat olahraga angkat beban atau para atlet lainnya.

Rasanya yang enak dan creamy juga sebanding dengan manfaat yang diberikan. Ini karena kandungan protein, kalsium, dan karbohidrat yang terkandung di dalamnya.

Kandungan tersebut diperlukan untuk proses pemulihan dan perkembangan otot, terutama setelah berolahraga intens.

Anda bisa menambahkan beberapa potong pisang ke dalam gelas susu cokelat, lalu dihaluskan menggunakan blender.

Dengan menambahkan pisang, susu cokelat Anda akan diperkaya dengan elektrolit yang diperlukan tubuh.

Artikel Lainnya: Minum Susu Cokelat, Cara Ampuh Usir Badan Lemas

4 dari 11 halaman

4. Yoghurt

Jika tidak terlalu menyukai susu cokelat, Anda bisa menggantinya dengan yoghurt. Yoghurt dapat memberikan sejumlah protein yang penting untuk proses pemulihan tubuh.

Anda dapat menambahkan buah-buahan ke dalam yoghurt, seperti stroberi, pisang, atau bluberi agar lebih segar.

Selain kaya protein dan karbohidrat, Anda juga dapat memperoleh elektrolit dan antioksidan dari asupan tersebut.

5 dari 11 halaman

5. Infused Water

Air adalah salah satu minuman terbaik, tidak terkecuali setelah berolahraga. Anda bisa membuat infused water untuk mengembalikan hidrasi dan kesegaran setelah beraktivitas fisik.

Infused water bisa dibuat sendiri di rumah dengan cara mencampurkan air dengan buah-buahan favorit, seperti lemon, stroberi, atau bluberi.

6 dari 11 halaman

6. Jus Semangka

Semangka adalah buah yang sangat kaya kandungan air. Satu cangkir jus semangka memiliki 6 persen dari nilai harian kebutuhan kalium, magnesium, dan elektrolit lain seperti kalsium dan fosfor. 

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan sumber vitamin dan antioksidan dari jus semangka. Salah satu, kekurangan utama menggunakan jus sebagai pengganti minuman elektrolit adalah rendah natrium.

Anda dapat mengurangi risiko ini dengan memasukkan garam dan air ke dalam jus buah.

Artikel Lainnya: Cegah Anak Dehidrasi saat Demam, Ini Pentingnya Minuman Isotonik

7 dari 11 halaman

7. Minuman Isotonik

Minuman lainnya yang baik dikonsumsi setelah olahraga adalah minuman isotonik. Kombinasi karbohidrat, cairan, dan elektrolit di dalamnya pun dapat menjaga hidrasi dan energi selama olahraga.

Namun perlu diingat, minuman olahraga yang dijual di pasaran dapat mengandung pewarna, rasa tambahan, serta pemanis tambahan yang tidak diperlukan tubuh.

Oleh karena itu, cermatlah dalam memilih minuman isotonik sehingga olahraga yang dilakukan tidak sia-sia.

8 dari 11 halaman

8. Teh

Penelitian menunjukkan bahwa minum teh, baik teh hijau maupun hitam, efektif untuk membantu proses pemecahan lemak selama latihan aerobik dan pemulihan setelah latihan. 

Penelitian lain pada 2010 menemukan, kadar darah atlet pria yang minum teh setelah menyelesaikan sprint (lari cepat) memiliki tingkat antioksidan tinggi dan kortisol yang rendah. Hal ini bisa disebabkan oleh kandungan zat antioksidan theaflavin dalam teh.

9 dari 11 halaman

9. Green Smoothie

Smoothies yang terbuat dari sayur-sayuran sangat terkenal di kalangan pencinta olahraga. Baik sebelum maupun sesudah berolahraga, minuman ini dapat menjadi pilihan. 

Smoothies yang terdiri dari berbagai sayuran hijau mengandung banyak vitamin dan mineral.

10 dari 11 halaman

10. Jus Ceri

Jus ceri dapat menjadi pilihan minuman setelah Anda berolahraga, karena berfungsi sebagai penetral inflamasi (peradangan) yang terjadi di otot saat olahraga.

Ceri mengandung banyak antioksidan yang baik untuk proses pemulihan otot.

Itu dia beberapa minuman yang dapat dikonsumsi setelah berolahraga. Namun, tetaplah minum air putih selama dan sesudah berolahraga. Pasalnya, tubuh Anda memerlukan cairan dalam jumlah yang cukup besar.

Jika ingin tahu informasi kesehatan lainnya, baca terus artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter. Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter via Live Chat.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar