Sukses

Minuman yang Baik Dikonsumsi setelah Olahraga

Setelah berolahraga, minuman yang Anda konsumsi tak boleh sembarangan. Apa saja minuman yang baik diminum setelah olahraga? Ketahui di sini.

Setelah berolahraga, tentu Anda ingin segera melepas dahaga. Apalagi jika olahraga yang dilakukan sangat berat, seperti mengangkat beban, joging jarak jauh, bermain basket atau sepak bola. Tentunya minuman yang dingin, manis, dan menyegarkan langsung ada di dalam pikiran dan ingin segera Anda nikmati. 

Minuman, seperti es teh manis, es sirop, es soda susu, dan minuman manis lainnya memang terasa menyegarkan. Namun, apakah minuman tersebut bermanfaat? Atau justru dapat memberikan efek yang tidak baik bagi tubuh?

Tubuh Anda telah menggunakan banyak gula serta kehilangan elektrolit selama berolahraga. Karena itu, setelah berolahraga dianjurkan mengonsumsi minuman yang dapat mengembalikan elektrolit serta kadar gula darah ke jumlah yang normal.

Akan lebih baik lagi jika minuman yang dikonsumsi dapat mengurangi kerusakan otot selama berolahraga. Proses ini disebut dengan recovery atau pemulihan. 

Recovery merupakan proses yang sangat penting jika Anda ingin tubuh tetap bugar, dapat kembali beraktivitas normal, serta berolahraga optimal tanpa cedera. Berikut adalah rekomendasi minuman setelah berolahraga.

1 dari 5 halaman

1. Air kelapa

Air kelapa sangat kaya akan elektrolit dan antioksidan. Menurut sebuah studi, air kelapa memiliki kandungan kalium. Kalium merupakan zat elektrolit penting yang hilang dalam keringat, zat ini membantu tubuh menyimpan karbohidrat untuk energi.

Studi tersebut juga mengatakan bahwa air kelapa mengandung kalium lima kali lebih banyak dibanding minuman olahraga pada umumnya. Hal ini menjadikan air kelapa sebagai minuman pemulihan alami yang sangat baik.

2. Jus jeruk

Jus buah-buahan, seperti jus jeruk, merupakan minuman yang sangat baik untuk menggantikan vitamin dan mineral-mineral yang hilang saat kita berolahraga intens. 

Gula alami dalam jus jeruk (jeruk asli, bukan sirop atau konsentrat) cukup untuk menggantikan sebagian gula yang digunakan tubuh ketika berolahraga. 

Jus jeruk juga mengandung karbohidrat dan kalium, tetapi yang membedakan dengan minuman lainnya adalah kandungan vitamin C yang tinggi. Vitamin C merupakan antioksidan yang kuat yang baik untuk kesehatan.

Artikel Lainnya: Minuman Protein, Apakah Bermanfaat Diminum Usai Olahraga?

2 dari 5 halaman

3. Susu cokelat

Anda mungkin tidak mengira bahwa susu cokelat merupakan minuman yang baik dikonsumsi setelah beraktivitas fisik. Susu cokelat sesungguhnya sangat digemari oleh penggiat olahraga angkat beban atau para atlet lainnya. Rasanya yang enak dan creamy juga sebanding dengan manfaat yang diberikan.

Susu cokelat memberikan tubuh Anda asupan protein, kalsium, serta karbohidrat yang diperlukan untuk proses pemulihan dan perkembangan otot, terutama setelah berolahraga intens.

Ada satu trik dalam mengonsumsi susu cokelat setelah olahraga. Anda bisa menambahkan beberapa potong pisang ke dalam gelas susu cokelat, lalu dihaluskan menggunakan blender. Dengan menambahkan pisang, susu cokelat Anda akan diperkaya dengan elektrolit yang diperlukan tubuh.

4. Yoghurt

Jika tidak terlalu menyukai susu coklat, Anda bisa menggantinya dengan yoghurt. Yoghurt dapat memberikan sejumlah protein yang penting untuk proses pemulihan tubuh.

Anda dapat menambahkan buah-buahan ke dalam yoghurt, seperti stroberi, pisang, atau blueberry agar lebih segar. Selain kaya protein dan karbohidrat, Anda juga dapat memperoleh elektrolit dan antioksidan dari asupan tersebut.

Artikel Lainnya: Bisakah Air Kelapa Atasi Dehidrasi Akibat Olahraga?

3 dari 5 halaman

5. Infused water

Air adalah salah satu minuman terbaik. Anda dapat membuat infused water di rumah dengan cara mencampurkan air dengan buah-buahan favorit, seperti lemon, stroberi, atau blueberry. Infused water dapat menjadi pilihan yang baik untuk mengembalikan hidrasi. Apalagi, infused water termasuk termasuk minuman rendah kalori. 

6. Jus semangka

Semangka adalah buah yang sangat kaya kandungan air. Satu cangkir jus semangka memiliki 6 persen dari nilai harian kebutuhan kalium, magnesium, dan elektrolit lain seperti kalsium dan fosfor. 

Selain itu Anda juga bisa mendapatkan sumber vitamin dan antioksidan dari jus semangka. Salah satu, kekurangan utama menggunakan jus sebagai pengganti minuman elektrolit adalah rendah natrium.

Anda dapat mengurangi risiko ini dengan memasukan garam dan air ke dalam jus buah. 

Artikel Lainnya: Risiko Minum Soda Setelah Olahraga

4 dari 5 halaman

7. Minuman isotonik

Minuman ini mengandung kombinasi karbohidrat, cairan, dan elektrolit untuk menjaga hidrasi dan energi selama olahraga. Namun, perlu diingat minuman olahraga yang dijual di pasaran dapat mengandung pewarna, rasa tambahan, pemanis tambahan yang tidak diperlukan tubuh. 

8. Teh 

Penelitian menunjukkan bahwa minum teh, baik teh hijau maupun hitam efektif untuk membantu proses pemecahan lemak selama latihan aerobik dan pemulihan setelah latihan. 

Penelitian lain pada 2010 menemukan, kadar darah atlet pria yang minum teh setelah menyelesaikan sprint (lari cepat) memiliki tingkat antioksidan tinggi dan kortisol yang rendah. Hal ini bisa disebabkan karena teh mengandung zat antioksidan theaflavin.

Itu dia beberapa minuman yang dapat dikonsumsi setelah berolahraga. Selain mengonsumsi minuman di atas, jangan lupa untuk tetap minum air putih selama dan setelah Anda berolahraga. Pasalnya tubuh Anda memerlukan cairan dalam jumlah yang cukup besar.

Jika ingin tahu informasi kesehatan lainnya, baca terus artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter. Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter via Live Chat.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar