Sukses

Ini bedanya Sakit Mag dengan Tukak Lambung

Jangan salah, sakit mag berbeda dengan tukak lambung. Kenali perbedaannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian orang sering kali menyamakan sakit mag dengan tukak lambung. Padahal, keduanya merupakan penyakit yang berbeda. Apa perbedaannya dan bagaimana membedakannya?

Meski berbeda, keduanya memiliki hubungan sebab dan akibat serta beberapa gejala yang hampir sama. Tapi bukan berarti Anda tak bisa membedakannya.

Sakit Mag

Sakit mag atau gastritis berasal dari kata gaster yang artinya lambung dan itis yang berarti inflamasi/ peradangan. Gastritis merupakan proses inflamasi yang terbatas pada lapisan mukosa dan submukosa dinding lambung.

Sementara itu peradangan pada lambung dapat disebabkan karena sistem perlindungan mukosa lambung yang tidak mampu lagi melindungi lambung. Biasanya hal ini terjadi akibat paparan berbagai zat yang merugikan secara terus-menerus.

Beberapa faktor penyebab yang dapat menyebabkan gastritis adalah:

  • Produksi asam lambung berlebih akibat pola makan yang tidak teratur dan stres yang berlebihan.
  • Konsumsi makanan tertentu yang dapat mengiritasi lambung, seperti terlalu pedas, terlalu panas, makanan berlemak, serta makanan yang menghasilkan gas.
  • Konsumsi obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung, seperti beberapa jenis antibiotik, obat antinyeri, obat steroid/ antiradang, dan lain-lain.
  • Infeksi bakteri, seperti Helycobacter pylori.
  • Konsumsi alkohol dan merokok. Keduanya dapat menyebabkan peradangan pada dinding mukosa lambung.

Gastritis umumnya menimbulkan rasa yang tidak nyaman –seperti nyeri pada saluran pencernaan terutama bagian atas, mual, muntah, nyeri ulu hati, dan lambung terasa penuh. Selain itu juga Anda bisa merasa kembung, sering bersendawa, cepat kenyang, perut keroncongan, dan sering buang angin.

Penanganan gastritis sebenarnya tidak sulit. Biasanya, gejala pada gastritis akan hilang jika Anda mengonsumsi obat khusus lambung, melakukan pola makan teratur, menghindari konsumsi zat yang dapat merangsang dinding lambung, serta mengelola stres dengan baik.

Tukak Lambung

Tukak merupakan kerusakan mukosa lambung yang menyebabkan terjadinya luka dan peradangan lokal di daerah terjadinya luka.

Jika pada gastritis hanya terjadi proses peradangan, pada pada tukak telah terjadi kerusakan yang menyebabkan luka atau hilangnya sebagian dinding lambung. Hal tersebut dapat menyebabkan perdarahan yang bisa membahayakan nyawa.

Penyebab utama terjadinya tukak lambung umumnya sama dengan gastritis. Mulai dari produksi asam lambung berlebih, konsumsi makanan dan obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung, serta infeksi bakteri.

Hanya saja, tukak lambung merupakan proses lebih lanjut dari gastritis yang bersifat kronis (lama) dan tidak tertangani dengan baik. 

Sekitar 90% penderita tukak mengeluh nyeri hebat pada ulu hati, seperti rasa terbakar disertai mual, muntah, perut kembung, berat badan menurun, dan muntah darah (hematemesis). Selain itu, kotoran (BAB) mereka akan berwarna hitam dan mengalami anemia akibat perdarahan pada dinding lambung.

Warna kehitaman pada muntah atau kotoran terjadi karena protein ferritin darah yang bereaksi dengan asam lambung. Jadi, BAB hitam merupakan pertanda adanya proses perdarahan dalam lambung.

Penanganan tukak lambung hampir sama dengan gastritis. Namun pada beberapa kasus dengan komplikasi berupa perdarahan, maka hal tersebut memerlukan terapi khusus –seperti operasi.

Operasi yang dapat dilakukan adalah vagotomy, yaitu dengan melakukan pemotongan cabang saraf vagus yang menuju lambung. Hal ini dapat mengurangi sekresi lambung agar tidak semakin memperberat luka.

Agar tidak menderita sakit mag dan tukak lambung, jagalah kesehatan lambung Anda. Makanlah secara teratur, kurangi asupan yang dapat mengiritasi lambung, dan kelola stres dengan baik.

 

(RH)

1 Komentar