Sukses

Menjaga Kesehatan Anak yang Suka Main Tanah

Ketika bermain tanah, anak dapat mengasah kreativitasnya. Namun, bagaimana cara menjaga agar anak tetap sehat meski bermain tanah?

Klikdokter.com, Jakarta Anak Anda suka bermain tanah? Biarkan saja, dengan catatan Anda tetap menjaga kesehatannya. Mengapa perlu dibiarkan?

Sebab, kreativitas dimulai dari masa kecil di mana anak sibuk mengeksplorasi dunianya dengan rasa ingin tahu yang besar. Pada fase tersebut, berbagai aspek tumbuh kembang si Kecil pun diasah untuk menjadi semakin tajam dan kompleks.

Itulah sebabnya mengapa Anda perlu memastikan agar si Kecil dapat memanfaatkan berbagai kesempatan untuk dapat belajar hal baru. Termasuk di dalamnya adalah bermain.

Kondisi bermain yang ideal bagi si Kecil adalah saat ia dapat menggunakan semua indranya dengan optimal. Hal ini bisa dicapai bila anak melakukan aktivitas kreatif. Hal ini tidak harus dilakukan di dalam rumah, tapi juga di luar rumah. Misalnya bermain di taman atau dengan pasir dan tanah.

Masalahnya, orang tua sering diliputi rasa cemas jika anak bermain pasir atau tanah. Wajar saja, sebab ada banyak kuman dan bakteri pada tempat-tempat tersebut. Belum lagi cacing, jamur, dan kutu.

Tapi sebenarnya, ada hal yang bisa dilakukan para prang tua agar kesehatan anak tetap terjaga meski sednag melakukan aktivitas kreatif di luar rumah. Berikut di antaranya:

  1. Ajari anak untuk tidak langsung makan ataupun minum setelah bermain tanah atau pasir. Kebiasaan ini dapat mencegah anak terkena infeksi saluran pencernaan.
  2. Biasakan anak untuk tidak mengusap wajah (mata, hidung, mulut) setelah bermain tanah atau pasir. Hal ini dapat mencegah anak terkena infeksi saluran pernapasan, infeksi mata, dan infeksi saluran pencernaan.
  3. Ingatkan anak untuk segera membersihkan tangan dan tubuhnya dengan sabun dan air yang mengalir. Jangan lupa, ajari ia untuk mencuci tangan dengan benar.
  4. Pastikan Anda tetap mendampingi dan mengawasi si Kecil yang masih berusia 0–5 tahun. Sebab, di usia tersebut, anak belum memiliki pemahaman seperti anak berusia di atas 5 tahun.

Jika orang tua sudah berhasil untuk mengajarkan kebiasaan sehat, maka Ayah dan Bunda tidak perlu lagi khawatir ketika anak bermain dengan tanah ataupun pasir. Kreativitas anak terasa dan tubuhnya pun tetap sehat.

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar