Sukses

Membersihkan Wajah dengan Minyak, Lebih Efektifkah?

Penggunaan minyak pembersih wajah diklaim lebih efektif dalam membersihkan dan melembapkan wajah. Efektifkah?

Klikdokter.com, Jakarta Pasti Anda pernah mendengar tentang metode membersihkan dengan wajah dengan minyak. Ketika mendengar kombinasi antara wajah dan minyak, banyak orang yang merasa ragu—apakah membersihkan wajah dengan minyak lebih baik daripada dengan menggunakan sabun cuci wajah?

Tren membersihkan wajah dengan minyak bukanlah sesuatu yang baru. Popularitasnya semakin menanjak dengan banyaknya selebritas yang menerapkannya.  Banyak juga yang sampai bersumpah bahwa metode tersebut berdampak baik pada kulitnya.

Dianggap lebih menghidrasi

Menurut Doris May, M.D., dermatolog asal New York, Amerika Serikat, dan penulis buku Skinfluence yang dikutip di laman Self, minyak sebagai pembersih wajah bisa lebih menghidrasi wajah dibandingkan dengan membersihkan wajah secara konvensional. Hal ini karena minyak pembersih wajah tidak mengandung terlalu banyak surfaktan, yang biasa digunakan sebagai bahan penggumpal, pembusaan, dan zat pengemulsi oleh industri farmasi, kosmetik, kimia, pertanian dan pangan, serta industri produk perawatan diri (personal care). Surfaktan biasanya digunakan dalam pembuatan deterjen, sehingga bisa bersifat kasar untuk wajah.

Pernyataan Doris tersebut juga didukung oleh Joshue Zeichner, M.D., direktur penelitian kosmetik dan klinis di bidang dermatologi di Pusat Kesehatan Mount Sinai. “Minyak pembersih wajah memiliki kandungan yang dapat menghidrasi dan menenangkan (soothe), yang seharusnya lebih efektif dan lebih tidak menyebabkan iritasi dibanding pembersih wajah biasa,” katanya.

Menurutnya lagi, membersihkan wajah dengan minyak tidak akan menyebabkan kulit berminyak atau terasa berat. Hal ini karena minyak menyerap minyak, yang artinya bahwa minyak dapat secara efektif membersihkan wajah. Meski demikian, Joshua mengingatkan untuk tidak sembarangan memilih minyak untuk membersihkan wajah. Minyak yang digunakan haruslah minyak yang diformulasikan secara khusus untuk kosmetik, bukan minyak canola yang berasal dari dapur Anda.

Sayangnya, tidak semua orang bisa menggunakan minyak pembersih wajah. Bagi beberapa orang, membersihkan wajah dengan minyak justru dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori, jerawat, dan milia (atau yang disebut sebagai jerawat bayi). Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih minyak pembersih yang tepat. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengetahui kondisi kulit wajah Anda terlebih dulu, lalu teliti membaca label saat membeli dan pilih yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

1 dari 2 halaman

Memilih minyak pembersih yang tepat

Jika Anda memiliki kulit wajah berminyak dan/atau berjerawat, pilih minyak pembersih yang mengandung biji anggur, argan, lavender, atau minyak kelapa. Bahan-bahan tersebut ringan dan dapat bekerja dengan baik. Hindari penggunaan minyak pembersih yang mengandung alpukat.

Jika kulit wajah Anda cenderung kering, cari produk yang mengandung alpukat, jojoba, atau minyak bunga matahari. Sedangkan untuk Anda yang berkulit wajah sensitif, dianjurkan untuk memilih minyak pembersih yang memiliki kandungan ‘menenangkan’, seperti rosemary dan minyak bunga camellia. Untuk kulit sensitif, hindari minyak pembersih yang mengandung pewangi.

Cara penggunaan minyak pembersih

Untuk mengaplikasikan minyak pembersih, basahi handuk dengan air hangat lalu usap pada wajah selama 20 detik. Cuci tangan bila perlu, lalu teteskan minyak ke tangan. Aplikasikan minyak pada wajah dengan melakukan gerakan memijat untuk membantu membersihkan kotoran. Setelah itu, usap kembali wajah dengan handuk hangat untuk membersihkan sisa minyak.

Jika sampai di sini Anda masih ragu untuk menggunakan minyak pembersih wajah, apalagi khawatir tentang bagaimana kulit Anda akan bereaksi terhadap minyak, Anda bisa ‘menyelipkannya’ ke rutinitas perawatan kulit yang biasa Anda lakukan selama 1-2 bulan tanpa mengubah apapun. Jika Anda jadi berjerawat, kemungkinan besar adalah akibat penggunaan minyak pembersih. Tapi jika tidak, membersihkan wajah dengan minyak dapat menjadi cara baru untuk membersihkan wajah sekaligus melembapkannya.

Sebagai pencegahan, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dermatolog untuk mengetahui kondisi wajah Anda—khususnya jika Anda memiliki kulit yang berminyak atau sensitif, atau mungkin kombinasi keduanya. Hal ini penting untuk mengetahui jika Anda memiliki alergi terhadap bahan tertentu atau punya masalah kulit wajah lainnya. Alih-alih mendapat manfaat baik dari minyak untuk membersihkan wajah, Anda pasti tak mau, kan, yang terjadi justru sebaliknya.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar