Sukses

Kebiasaan Buruk Wanita yang Bisa Merusak Rahim

Bagi Anda para wanita yang ingin segera punya momongan, hindari kebiasaan buruk yang dapat merusak rahim berikut ini.

Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Salah satunya adalah kebiasaan sehari-hari. Pasalnya, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang ternyata dapat mengganggu kesehatan rahim maupun organ reproduksi lainnya. 

Akibat rahim yang rusak akan berdampak pada sulitnya Anda untuk mengandung. Rahim bisa terkena infeksi, peradangan, hingga menurunnya kemampuan organ yang menyebabkan ketidaksuburan.

Berikut beberapa hal yang dapat merusak rahim, sehingga Anda diharapkan untuk menghindarinya:

1. Sering Begadang

Sebuah penelitian mengkaji hubungan antara kebiasaan tidur yang buruk dengan siklus menstruasi yang tidak teratur. Menstruasi ini dapat menjadi suatu gejala ketidaksuburan.

Nah, penelitian tersebut menyatakan bahwa hal yang dapat merusak rahim dan memicu keguguran, salah satunya ialah kebiasaan tidur yang buruk. Penelitian tersebut menemukan, terdapat peningkatan angka keguguran di antara perawat yang bekerja shift malam. 

Secara umum, kebiasaan tidur yang buruk akan memicu masalah berat badan meningkat, baik pada wanita maupun pria. Kelebihan berat badan ini akan memicu masalah ovulasi untuk wanita, dan sperma yang tidak sehat bagi pria.

Artikel Lainnya: Benarkah Pola Tidur yang Buruk Pengaruhi Kesuburan Wanita?

2. Konsumsi Kafein Berlebih

Kafein ternyata dapat menjadi penyebab rahim rusak, lho. Segelas kopi maupun teh memang tidak akan membahayakan kesuburan Anda. Namun, beberapa gelas mungkin dapat menyebabkan terjadinya ketidaksuburan.

Beberapa studi menemukan bahwa mengonsumsi lebih dari 300 mg kafein per hari mampu sedikit menurunkan kesuburan dan dapat meningkatkan risiko keguguran.

3. Olahraga Tidak Sesuai

Olahraga memang baik untuk kesehatan jantung, paru, serta daya tahan tubuh Anda. Dengan olahraga rutin, Anda dapat menjaga berat badan normal, sekaligus menjaga kesuburan.

Namun, patut diingat bahwa olahraga berlebihan dapat membahayakan kesuburan Anda. Wanita maupun pria akan terdampak dari hal ini. Maka dari itu, tak heran bahwa banyak atlet yang berjuang dengan kesuburan.

Penyebab rahim rusak salah satunya adalah berolahraga dengan intensitas tinggi selama lebih dari satu jam sehari, atau lebih dari tujuh jam per minggu. Hal ini dianggap dapat mengancam kesuburan Anda.  

Artikel Lainnya: Inilah Lima Kiat Ampuh Menjaga Kesuburan Rahim Wanita

4. Terlalu Banyak Makan dan Konsumsi Makanan Cepat Saji

Hal yang dapat merusak rahim lainnya adalah makan terlalu banyak dan sering konsumsi fast food. Makan berlebihan akan memicu masalah berat badan, sehingga dapat menyebabkan masalah kesuburan.

Sementara, makanan cepat saji—apabila dikonsumsi berlebih—dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Lalu, karena insulin dan kesuburan memiliki hubungan, gula darah yang tidak terkontrol tidaklah baik untuk kesuburan Anda. 

Akibatnya, Anda jadi termotivasi melakukan diet ekstrem agar memperoleh hasil yang instan. Tentu saja hal ini tidak akan berhasil. Diet yang kaya akan makanan cepat saji berhubungan dengan ketidaksuburan pada wanita maupun pria.

5. Menunda Mencari Tahu Kondisi Kesehatan

Menunda memiliki anak ketika Anda sudah menikah dapat memicu kondisi ketidaksuburan. Kesuburan seorang wanita akan mulai menurun setelah usia 27 tahun dan akan menurun secara tajam pada usia 35 tahun. Sementara untuk pria, kesuburan akan menurun setelah usia 40 tahun. 

Jika ingin merencanakan program kehamilan, apalagi jika usia Anda sudah 35 tahun ke atas, sebaiknya konsultasikan kepada dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Artikel Lainnya: Benarkah Rahim Bisa Stres?

6. Konsumsi Alkohol Berlebihan

Penyebab lain dari kondisi rahim rusak atau ketidaksuburan adalah konsumsi alkohol. Minum alkohol sesekali memang tak akan berdampak pada kesuburan. Namun, apabila Anda seorang peminum rutin, maka hal ini jelas akan berdampak terhadap kesuburan. 

Wanita yang mengonsumsi alkohol sebanyak tiga atau lebih gelas per minggu memiliki kemungkinan lebih sulit untuk hamil, terutama jika sebelumnya memang sudah memiliki kesulitan untuk mengandung. 

7. Merokok

Merokok memengaruhi kesuburan wanita maupun pria. Hal yang dapat merusak rahim ini akan berdampak tak hanya pada kerusakan rahim, melainkan berbagai kondisi lain, seperti:

  • Memengaruhi saluran indung telur, sehingga meningkatkan kejadian hamil di luar kandungan.
  • Meningkatkan risiko perubahan pada leher rahim, termasuk kanker serviks.
  • Merusak telur ketika berkembang di dalam indung telur.
  • Meningkatkan risiko terjadinya keguguran. 

Selain perokok aktif, berbagai akibat dari kerusakan rahim juga dapat dirasakan oleh perokok pasif, lho. Karena itu, sebisa mungkin hindari kebiasaan ini.

Apabila ada keluarga, kerabat, ataupun teman perokok, Anda bisa mengingatkan mereka untuk merokok di tempat yang ‘aman’. 

Artikel Lainnya: Kenali Tanda Wanita dalam Masa Subur

8. Melakukan Hubungan Seksual Bebas

Penyakit menular seksual (PMS) dapat memicu ketidaksuburan. Bahkan, PMS merupakan penyebab nomor satu rahim rusak.

Klamidia dan gonore, misalnya, dapat memicu penyakit radang panggul yang dapat menimbulkan ketidaksuburan akibat saluran indung telur yang tertutup. 

Beberapa PMS, termasuk sifilis dan herpes, dapat membahayakan suatu kehamilan atau kondisi bayi saat lahir, termasuk keguguran bahkan kematian bayi.

9. Penggunaan Obat-obatan Terlarang

Penggunaan ganja atau mariyuana yang mengandung kanabis menjadi hal yang dapat merusak rahim. Obat-obatan terlarang ini akan menimbulkan beberapa kondisi berikut:

  • Mengganggu proses pelepasan sel telur untuk siklus bulanan wanita.
  • Mengganggu perkembangan janin dan plasenta.
  • Mengakibatkan bayi lahir mati.
  • Menyebabkan gangguan perkembangan pada anak, seperti autisme.

Kebiasaan buruk tidaklah mudah untuk dihentikan. Tak jarang jika mencoba dihilangkan, akan muncul rasa frustrasi, sehingga menyerah sebelum berusaha lebih. 

Namun, setiap langkah menuju kebiasaan sehat akan berdampak terhadap perubahan. Jadi, tetaplah semangat untuk menghindari penyebab rahim rusak tersebut. Tingkatkan usaha dan komitmen Anda terhadap hidup yang lebih sehat. Semoga bermanfaat!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar