Sukses

Panduan Flossing Gigi yang Baik dan Benar

Menjaga kebersihan gigi dan mulut tak hanya dengan menyikat gigi, lho! Biasakan diri Anda melakukan flossing gigi juga, agar terhindar dari penyakit gigi dan gusi. Bagaimana caranya?

Menjaga kebersihan mulut tak cukup hanya dengan menyikat gigi saja. Anda juga perlu menambahkan perawatan lainnya, seperti flossing gigi.

Flossing merupakan suatu kegiatan membersihkan sela-sela gigi dari sisa makanan yang terjebak dengan menggunakan benang gigi (dental floss).

Meskipun sudah banyak orang yang mengetahui cara ini, namun masih jarang yang melakukannya. Padahal, dengan membersihkan sela gigi secara teratur dapat menambah pencegahan terhadap kerusakan gigi dan meningkatkan kesehatan rongga mulut.

1 dari 3 halaman

Manfaat Flossing Gigi

Tahukah Anda, ada lebih dari 500 jenis bakteri yang ada dalam rongga mulut? Oleh karena itu, penting untuk selalu rutin dalam membersihkan gigi, baik dengan sikat gigi maupun benang gigi. Bahkan bila perlu obat kumur atau mouthwash.

Hal ini dilakukan agar sisa makanan tidak menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang dapat menimbulkan penyakit di gigi dan mulut. Flossing gigi yang dilakukan secara teratur dapat memberikan sejumlah manfaat terhadap kesehatan, di antaranya:

1. Mencegah Pembentukan Plak

Plak adalah lapisan biofilm lengket di permukaan gigi yang berasal dari bakteri dan sisa-sisa makanan. Ketika plak tersebut tidak dibersihkan secara benar, lama kelamaan akan menumpuk dan mengeras menjadi karang gigi.

Dengan melakukan flossing gigi secara teratur, dapat mencegah terjadinya penimbunan plak di sela-sela gigi.

Artikel lainnya: Jangan Sepelekan Sikat Gigi di Malam Hari bagi Kesehatan Gigi dan Mulut

2. Menghindari Kerusakan Gigi dan Gusi

Sisa makanan yang tertinggal di sela gigi adalah satu penyebab terjadinya gigi berlubang.

Hal ini dikarenakan sisa makanan yang terselip tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi. Akibatnya, sisa-sisa makanan tersebut tertinggal dan bakteri yang terkandung dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan gigi dan gusi.

3. Menghalau Bau Mulut

Sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi dapat membusuk dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

Oleh karena itu, melakukan flossing gigi setiap hari harus menjadi kebiasaan rutin guna mencegah penumpukan plak yang dapat menimbulkan bau mulut.

4. Menjaga Kesehatan Tubuh secara Keseluruhan

Kesehatan gigi dan mulut juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Bakteri di dalam mulut yang tidak segera dihilangkan dapat menimbulkan infeksi pada jaringan mulut. Ini kemudian bisa memicu risiko penyakit jantung, diabetes dan penyakit lainnya.

Artikel lainnya: Benarkah Gigi Berlubang Bisa Picu Penyakit Jantung?

2 dari 3 halaman

Cara Flossing Gigi yang Tepat

Menurut The American Dental Association, tindakan flossing gigi dapat membersihkan plak yang ada di antara sela-sela gigi hingga 80 persen bila dilakukan dengan cara yang tepat.

Berikut adalah cara menggunakan benang gigi yang benar:

  • Siapkan benang gigi atau dental floss sepanjang sekitar 45 cm, lalu lilitkan di kedua jari tengah hingga menyisakan sedikit.
  • Pegang benang tersebut dengan ibu jari dan jari telunjuk pada kedua tangan.
  • Gunakan ibu jari untuk mengendalikan pembersihan gigi atas. Sedangkan untuk membersihkan gigi bawah, gunakan jari telunjuk.
  • Masukkan benang gigi ke sela gigi secara perlahan. Hindari menekannya terlalu keras, karena dapat merusak gusi di sela gigi dan membuatnya berdarah.
  • Lakukan gerakan seperti menggesek-gesek ke permukaan gigi secara perlahan.
  • Buat gerakan seperti huruf “C” dengan arah gerak turun ke gusi secara perlahan agar tidak melukai gusi.
  • Ulangi langkah ini saat Anda berpindah dari satu gigi ke gigi lainnya.
  • Bila sudah selesai, kumurlah setelahnya agar plak gigi dan sisa makanan bisa ikut terbuang.

Jadi, agar kebersihan gigi dan mulut dapat diperoleh secara optimal, menyikat gigi hendaknya dibarengi dengan flossing gigi. Lakukanlah setidaknya sekali sehari. Pastikan juga Anda menjadwalkan pembersihan gigi secara rutin minimal enam bulan sekali ke dokter gigi. Dengan begitu, berbagai masalah pada gigi dan mulut dapat dicegah.

Ingin tanya lebih lanjut mengenai cara menggunakan benang gigi atau flossing gigi? Konsultasikan kepada dokter gigi melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar