Sukses

Lama Menghilang, Dahlan Iskan Ternyata Mengidap Aorta Dissection

Beberapa waktu tidak terdengar beritanya, Dahlan Iskan mengabarkan ia mengidap penyakit aorta dissection.

Klikdokter.com, Jakarta Selama ini banyak orang mempertanyakan keberadaan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, usai upaya bandingnya sebagai tersangka kasus korupsi pelepasan aset PT PWU Perusahaan Daerah Provinsi Jatim, September tahun lalu.  Senin (5/2) lalu secara tiba-tiba ia mengunggah status di akun twitter @iskan_dahlan miliknya, dan menjelaskan bahwa selama ini ia dirawat di rumah sakit karena terkena aorta dissection.

“Kalau ada yang bertanya Dahlan ke mana beberapa bulan ini? Saya dirawat di salah satu rumah sakit, karena menderita Aorta Dissection yang mengancam ke kematian dan sekarang saya menjadi manusia setengah bionic.”  Demikian bunyi informasi yang ditulisnya.

Kabar yang disampaikannya lewat media sosial tersebut, sempat membuat khawatir warganet yang kemudian menyambut cuitannya dengan ucapan semangat dan doa.

Berbagai sumber menyebutkan bahwa saat menjalankan umroh Dahlan Iskan sempat jatuh sakit selama 2 hari dan dirujuk ke sebuah rumah sakit di Singapura setelah dirawat di Madinah. Namun kini ia telah menyelesaikan pengobatan dan pulang ke Surabaya.

Meski demikian, ia tak berhenti beraktivitas. Dahlan Iskan dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari mendatang, di Padang.

Apakah aorta dissection itu?

Mengenai penyakit aorta dissection yang diderita Dahlan Iskan, dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid., memberi penjelasan pada Klikdokter. Menurut dr. Resthie, aorta dissection atau diseksi aorta terjadi karena robekan atau kerusakan pada dinding dalam aorta. Aorta merupakan  pembuluh darah terbesar di dalam tubuh.

“Kondisi ini paling sering terjadi pada arteri di dada sebagai pembawa darah dari jantung ke seluruh tubuh, tetapi mungkin juga terjadi pada aorta perut. Jika darah menerobos dinding luar aorta, pasien akan terancam nyawanya,” jelas dr. Resthie.

Menurut dr. Resthie, robeknya aorta bisa jadi disebabkan oleh lemahnya dinding aorta. “Kasus aorta dissection yang paling sering terjadi disebabkan oleh penyakit hipertensi yang menjadi pemicu melemahnya jaringan aorta,” ucapnya.

Gejala yang muncul saat seseorang terkena penyakit aorta dissection adalah sesak napas, nyeri dada atau punggung atas yang muncul mendadak, berkurangnya kemampuan penglihatan, kelumpuhan, demam, serta pasien juga dapat mengalami hilang kesadaran.

Seperti dilansir dari WebMD, penyakit aorta dissection ini paling sering menyerang pria berusia 60-80 tahun. Salah satu pemicu penyakit ini adalah benturan pada dada yang kemudian menyebabkan lemahnya dinding aorta.

Pada kenyataannya, dijelaskan juga bahwa pria dua kali lebih berisiko terkena aorta dissection daripada wanita. Jadi Anda para pria disarankan untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas dan menjaga pola hidup sehat.

Tak berhenti menulis

Penyakit aorta dissection ini bukanlah penyakit serius yang pertama bagi sosok Dahlan Iskan. Kolektor mobil listrik ini pernah melakukan transplantasi hati di Tiongkok pada Agustus 2007. Sama seperti dulu sempat muncul kisah seputar pengobatannya di sebuah blog bernama miliknya, kini Dahlan Iskan pun akan melakukan hal serupa.

Kisah pengobatan dan kesehariannya selama menderita aorta dissection ini akan ia tuangkan dalam sebuah situs pribadi disway.id yang akan diluncurkan pada 9 Februari 2018 bertepatan dengan Hari Pers Nasional. Ia mengatakan dalam akun Twitter miliknya akan mengupas penyakitnya dalam cerita bersambung selama 10 hari berturut-turut dan tayang setiap pukul 9 pagi.

Ide ini sekaligus membayar kerinduannya terhadap menulis, karena sejak akhir 2017, Ketua Umum Serikat Penerbit Surat Kabar Indonesia ini tidak lagi menulis di Koran. Teman-temannyalah yang kemudian mengusulkan agar Dahlan terus menulis. Ada yang membantu mendesain dan mengelola situs, termasuk mencarikan nama disway.id yang berarti Dahlan Iskan Way.

Atas penyakit aorta dissection yang dideritanya, melalui media sosial Dahlan Iskan cukup banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat yang tak henti menyemangati. Bahkan, ada juga yang bermaksud ingin menjenguk Dahlan ke rumahnya. Nah, agar terhindar dari penyakit hipetensi sebagai pemicu aorta dissection, jagalah pola makan Anda dengan menu sehat dan bergizi imbang.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar