Sukses

4 Cara Mengatasi Kutil Kelamin

Memiliki kutil kelamin merupakan hal yang sangat mengganggu. Ini cara mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Anda pernah mendengar tentang kutil kelamin? Ya, kutil kelamin adalah penyakit yang terjadi pada organ kelamin. Tanda dari penyakit ini adalah muncul semacam daging berbentuk seperti jengger ayam di daerah kelamin. Pada pria, kutil kelamin timbul di buah zakar atau sekitar anus. Sedangkan pada wanita, kutil kelamin muncul di bibir kemaluan dan vagina.

Meski tidak menimbulkan nyeri, keberadaan kutil kelamin tentu sangat mengganggu. Pasalnya, ukuran penyakit ini bisa bertambah besar, serta menimbulkan rasa mengganjal dan dapat mengeluarkan cairan.

Penyebab penyakit kutil kelamin adalah human papilloma virus (HPV). Terdapat ribuan tipe HPV, namun tipe yang paling sering menjadi penyebab kutil kelamin adalah tipe 6 atau 11. HPV bisa menular dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual.

Virus HPV dapat masuk dan menginfeksi kulit melalui kulit yang terluka saat hubungan seksual. Setelah itu, virus akan berkembang biak. Dalam waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun, barulah muncul daging-daging seperti jengger ayam.

Ada beberapa jenis pengobatan untuk mengatasi kutil kelamin, seperti menggunakan obat oles, krioterapi, atau operasi. Dokter akan menentukan pengobatan yang tepat, tergantung pada ukuran kutil kelamin.

1 dari 3 halaman

Pengobatan untuk mengatasi kutil kelamin

Berikut ini penjelasan lebih detail tentang masing-masing pengobatan untuk mengatasi kutil kelamin:

1.     Pengobatan dengan obat oles

Obat oles yang biasa digunakan untuk menghilangkan kutil kelamin adalah krim imiquimod dan  tinta podofilin. Imiquimod bekerja dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memerangi infeksi HPV. Umumnya, obat ini dioleskan tiga kali dalam seminggu, selama empat bulan. Setelah dioleskan, kulit tidak boleh dibasuh dengan air atau sabun selama 10 jam.

Sementara itu, podofilin merupakan cairan khusus untuk menghilangkan kutil kelamin. Area kulit yang akan ditetesi podofilin harus benar-benar kering. Setelah ditetesi podofilin, daging menyerupai jengger ayam akan lepas. Pengobatan ini cocok untuk kutil kelamin yang berukuran kecil.

2.     Krioterapi

Krioterapi merupakan metode mendinginkan kutil kelamin hingga beku menggunakan zat nitrogen. Umumnya, proses pendinginan dilakukan selama 10-20 detik. Setelah beku, tonjolan daging akan lepas dari area kemaluan.

3.     Menggunakan larutan asam

Larutan asam yang biasanya digunakan adalah trikloroasetat dan asam bikloroasetik. Untuk menghilangkan kutil kelamin, larutan asam dioleskan ke tonjolan daging setiap seminggu sekali. Pengobatan ini hanya efektif untuk kutil kelamin berukuran kecil.

4.     Operasi

Pada kutil kelamin yang berukuran besar atau tidak dapat sembuh setelah menggunakan obat-obatan, penanganan dengan operasi untuk menghilangkan kutil kelamin perlu dilakukan. Umumnya, operasi menggunakan kauter, sehingga tidak perlu dijahit dan tidak menimbulkan banyak darah.

Anda tidak bisa melakukan empat jenis pengobatan tersebut di rumah. Penyakit kutil kelamin harus diobati oleh dokter spesialis kulit. Bila tidak diobati, kutil kelamin tidak akan hilang dengan sendirinya, melainkan akan menjadi semakin besar seiring berjalannya waktu.

2 dari 3 halaman

Lebih baik mencegah daripada mengobati

Cara paling efektif untuk mencegah kutil kelamin adalah menghindari hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan. Sebab penularan kutil kelamin yang paling utama adalah melalui seks bebas. Selain itu, tindakan penting untuk mencegah penyakit ini adalah dengan melakukan imunisasi HPV.

Imunisasi HPV (minimal empat serotipe) terbukti efektif untuk memberikan proteksi terhadap kutil kelamin, kanker anus, dan kanker serviks. Imunisasi tersebut dapat diberikan untuk laki-laki dan perempuan, mulai sejak usia sembilan tahun.

Pemberiannya sebanyak tiga kali, dengan jarak masing-masing imunisasi selama 2-6 bulan. Agar mendapat manfaat yang optimal, imunisasi HPV sebaiknya diberikan sebelum usia 26 tahun dan sebelum melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya.

Jadi, Anda dapat menghindari penyakit kutil kelamin dengan melakukan imunisasi HPV sesuai jadwal dan menghindari seks bebas. Namun bila penyakit jengger ayam sudah terjadi, Anda jangan ragu untuk segera mengunjungi dokter kulit dan kelamin, agar mendapatkan penanganan yang tepat.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar