Sukses

Mengenal Sengatan Ikan Pari Lewat Kasus Menteri Lukman

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, terkena sengatan ikan pari saat berada di Pulau Derawan.

Klikdokter.com, Jakarta Liburan merupakan momen yang seharusnya mendatangkan kebahagiaan. Namun tak begitu yang dirasakan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin. Dirinya dikabarkan terkena sengatan ikan pari saat berlibur bersama keluarga di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Melansir liputan6.com, menurut keterangan anggota DPRD setempat, Rudi P Mangunsong, Lukman langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis usai terkena sengatan ikan pari.

Sengatan ikan pari pada manusia sebenarnya tak hanya terjadi pada Menag Lukman. Banyak kasus serupa yang juga dialami oleh penyelam, salah satunya oleh seorang pemburu buaya terkenal, Steve Irwin.

Mengenal ikan pari

Ikan pari merupakan jenis keluarga hiu. Ikan jenis ini hidup di perairan laut tropis dan sub-tropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ikan pari memiliki tubuh yang pipih, sehingga mereka sangat mudah untuk menyembunyikan diri di tumpukan pasir dasar laut.

Ikan pari memburu mangsanya menggunakan insting bau dan reseptor elektro. Beberapa jenis ikan ini memiliki mulut yang berisi taring-taring kuat, sehingga mereka menjadikan hewan laut berbadan lunak (moluska), hewan laut berbadan keras (krustasea), dan ikan-ikan kecil sebagai mangsa utamanya.

1 dari 3 halaman

Sengatan ikan pari

Ikan pari memiliki panjang ekor rata-rata 35 cm. Di balik ekor tersebut, tersembunyi sengat yang mengandung sejumlah racun berbahaya. Mengutip howstuffworks, ikan pari baru akan menggunakan sengat yang bersembunyi di balik ekornya saat merasa terancam atau terganggu–misalnya Anda tidak sengaja menginjaknya, atau berenang berhadap-hadapan dengan ikan tersebut.

Anggota tubuh yang paling sering terkena sengatan ikan pari adalah pergelangan kaki atau kaki bagian bawah, tangan maupun lengan. Sengatan ikan pari yang terjadi di anggota tubuh tersebut, menurut para ahli, tergolong tidak berbahaya, namun membutuhkan pertolongan segera.

Seseorang yang terkena sengatan ikan pari akan merasakan gejala-gejala seperti berikut:

·         Nyeri yang dapat berlangsung selama 48 jam

·         Bengkak di area sengatan

·         Perdarahan di area sengatan

·         Kulit di area sengatan berubah warna mejadi kebiruan atau kemerahan

·         Lemah, pusing, atau bahkan pingsan

·         Kram otot dan kelumpuhan

Pada kasus tertentu, ikan pari juga dapat menyengat bagian perut atau dada. Bila yang terjadi seperti ini, kemungkinan korban untuk selamat sangat kecil.

2 dari 3 halaman

Mencegah sengatan ikan pari

Agar Anda terhindar dari sengatan ikan pari saat berenang di laut, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Gerakkan kaki Anda sebelum meceburkan diri ke air

Seperti telah disinggung di atas, ikan pari sangat gemar membenamkan diri di pasir dasar laut, sekalipun itu laut dangkal. Hal ini bisa membuat ikan pari tidak sengaja terinjak oleh kaki manusia, yang membuatnya langsung terpicu untuk mengarahkan sengatnya pada kaki ‘nakal’ tersebut.

Untuk mencegah hal itu, tindakan yang bisa Anda lakukan adalah menggerak-gerakkan kaki sebelum menceburkan diri ke dalam air. Hal ini bisa membuat pasir di dasar laut berhamburan, sehingga bila ada ikan pari yang bersembunyi di tempat itu, Anda bisa langsung menyadarinya.

Selain itu, sebelum menceburkan diri, Anda juga bisa memeriksa keadaan dasar laut dangkal menggunakan kayu atau tongkat. Ini untuk memastikan bahwa di sana tidak terdapat ikan pari yang sedang bersembunyi.

  • Hindari berenang di habitat ikan pari

Ikan pari memiliki variasi habitat yang tergolong luas, dengan daerah sebaran yang sangat unik. Ikan ini paling sering ditemukan di perairan berlumpur, berpasir, bahkan yang berbatu koral sekalipun.

Oleh karena itu, jika hendak mengunjungi daerah pesisir dan ingin berenang di sana, pastikan Anda mengantongi informasi terkait habitat ikan pari dari penduduk setempat. Pastikan pula Anda mematuhi prosedur keselamatan yang berlaku dengan sebenar-benarnya.

Belajar dari kasus sengatan ikan pari yang menimpa Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, Anda dintuntut untuk selalu waspada di mana pun berada. Jangan sampai lengah, agar kejadian-kejadian seperti ini tidak kembali tertulang. Salam sehat!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar