Sukses

6 Kanker Ini Sering Menyerang Wanita

Penyakit kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Lantas kanker apa saja yang sering menyerang wanita?

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, hampir sembilan juta orang meninggal di seluruh dunia akibat kanker, pada tahun 2017. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat hingga 13 juta per tahun di 2030.

Prevalensi penyakit kanker juga cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi kanker di Indonesia adalah sekitar 347.000 orang. Sedangkan jika melihat data BPJS Kesehatan, terdapat peningkatan jumlah kasus kanker yang ditangani pada periode 2014-2015.

Berdasarkan Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan 2015 oleh Kemenkes, yang merujuk pada data GLOBOCAN 2012, pada penduduk wanita secara global, kanker payudara masih menempati urutan pertama kasus baru dan kematian akibat kanker. Masing-masing angkanya yaitu sebesar 43,3 persen dan 12,9 persen.

Kanker yang sering menyerang wanita

Tidak hanya kanker payudara, masih ada beberapa kanker lain yang sering menyerang wanita. Menurut sebuah publikasi yang diterbitkan di American Cancer Society pada Juli 2017, beberapa kanker yang paling sering menyerang wanita adalah kanker payudara, usus besar, endometrium, paru-paru, leher rahim, kulit, dan ovarium.

 

1 dari 2 halaman

Kanker pada Wanita

Berikut ini penjelasan lebih detail tentang masing-masing kanker tersebut berdasarkan American Cancer Society.

1. Kanker payudara

Kanker payudara adalah kanker paling umum yang mungkin terjadi pada wanita. Penyakit ini bisa terjadi pada usia berapa pun. Risiko dari kanker payudara juga meningkat seiring usia bertambah.

Beberapa wanita berisiko tinggi terkena kanker payudara, karena faktor-faktor seperti riwayat keluarga, kecenderungan genetik, atau lainnya (seperti menggunakan obat hormonal dan tidak menyusui). Meski demikian, setiap wanita harus tahu tentang kanker payudara dan apa yang bisa dilakukan soal itu.

2. Kanker usus besar

Sebagian besar kanker usus besar (kolon) ditemukan pada orang berusia 50 atau lebih. Orang-orang yang berisiko mengalami kanker ini adalah orang yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus besar, polip (salah satu jenis tumor jinak) di kolon, atau penyakit radang usus.

Selain itu, kelebihan berat badan, mengonsumsi makanan tinggi lemak (terutama dari sumber hewani), merokok, dan tidak aktif bergerak dapat membuat seseorang lebih mungkin terkena kanker usus besar.

3. Kanker endometrium

Kanker endometrium (lapisan terdalam rahim) paling sering terjadi pada wanita usia 55 dan lebih. Suntik hormon estrogen tanpa progesteron, dan mengonsumsi tamoxifen untuk pengobatan kanker payudara atau untuk menurunkan risiko kanker payudara, dapat meningkatkan risiko wanita terkena kanker endometrium.

Memiliki gangguan menstruasi, menopause terlambat, riwayat infertilitas, atau tidak memiliki anak, juga dapat meningkatkan risiko kanker endometrium.

4. Kanker serviks

Kanker serviks dapat memengaruhi setiap wanita yang sedang atau telah aktif secara seksual. Kanker serviks juga lebih mungkin terjadi pada wanita yang merokok, memiliki HIV atau AIDS, gizi buruk, dan tidak melakukan tes pap smear secara rutin.

5. Kanker kulit

Pada kanker ini, terjadi kelainan kulit dengan tanda pertumbuhan abnormal sel kulit. Siapa pun yang menghabiskan waktu di bawah sinar matahari bisa terkena kanker kulit. Orang ras Kaukasia lebih cenderung terkena kanker kulit.

6. Kanker ovarium

Kanker ovarium lebih cenderung terjadi pada wanita usia tua. Meski demikian, menurut dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid, orang usia remaja (mulai umur 16 tahun) juga berisiko mengalami kanker ovarium.

Wanita yang tidak pernah memiliki anak, mengalami ketidaksuburan yang tidak dapat dijelaskan, atau yang punya anak pertama setelah usia 30 tahun lebih mungkin terkena kanker ovarium. Wanita yang telah menggunakan estrogen saja sebagai terapi penggantian hormon juga berisiko tinggi mengalami kanker ini. Di samping itu, wanita dengan riwayat keluarga memiliki kanker ovarium, atau kanker payudara lebih cenderung terkena kanker ovarium.

Demikian tadi beberapa kanker yang sering menyerang wanita. Meski berpotensi mematikan, kanker tetap dapat dicegah. Untuk menjauhkan diri dari kanker, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk menerapkan CERDIK. CERDIK merupakan singkatan dari Cek kesehatan secara berkala; Enyahkan asap rokok; Rajin aktivitas fisik; Diet sehat dengan kalori seimbang; Istirahat cukup; dan Kelola stres. Selamat menerapkan pola hidup sehat!

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar