Sukses

Kiat Praktis Atasi Sembelit pada Anak

Sembelit bisa sangat menyiksa anak. Jangan khawatir, lakukan kiat ini untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu keluhan anak yang sering disampaikan orang tua adalah sembelit. Kondisi yang juga dikenal dengan sebutan susah buang air besar alias konstipasi ini, umum terjadi pada anak di segala usia. Mulai dari bayi, balita, maupun anak usia sekolah.

Pada bayi, sembelit biasanya terjadi saat dirinya mulai diberikan makanan padat (makanan pendamping ASI). Pada usia balita, sembelit terjadi saat memulai latihan toilet (toilet training). Sementara pada anak yang lebih besar, sembelit biasanya terjadi di masa awal masuk sekolah.

Secara garis besar, sembelit disebabkan oleh beberapa hal –yaitu kekurangan cairan dan akibat susu formula, termasuk alergi makanan, kelainan hormon tiroid, kelainan metabolik maupun kondisi medis lainnya.

Sembelit memberikan gejala yang bervariasi. Namun pada umumnya, kondisi ini menyebabkan frekuensi buang air besar yang berkurang, disertai feses yang konsistensinya keras dan kadang bercampur darah.

Sebagai contoh, bayi biasanya buang air besar beberapa kali dalam sehari. Namun saat dirinya terkena sembelit, ia akan buang air besar hanya sekali sehari dengan konsistensi feses keras.

Sementara pada balita atau anak usia sekolah, sembelit menyebabkan mereka hanya buang air besar satu kali dalam kurun waktu tiga atau empat hari. Selain itu, anak juga umumnya tampak tidak nyaman, rewel, dan harus mengejan dengan keras saat buang air besar.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

Mengatasi sembelit pada anak

Apabila si Kecil mengalami sembelit, beberapa hal berikut ini dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasinya:

  • Ajak anak bergerak

Bila buah hati Anda masih bayi, gerakkan kedua kakinya seperti gerakan mengayuh sepeda. Bila si Kecil baru belajar merangkak, ajak ia bermain agar lebih banyak merangkak. Sedangkan bila anak sudah bisa berjalan, ajak dirinya untuk berkeliling di lingkungan sekitar rumah. Dengan melakukan hal tersebut, pergerakan usus anak akan tersangsang, sehingga sembelit bisa segera teratasi.

  • Pijat perut

Lakukan pijat perut secara lembut, searah jarum jam atau huruf U terbalik. Lakukan gerakan tersebut secara berulang, selama kurang lebih tiga menit.

  • Hindari makanan ini

Hindari makanan yang dapat menyebabkan sembelit, seperti pisang, wortel, dan beras merah. Saat keluhan sembelit membaik, Anda dapat berikan kembali makanan-makanan tersebut secara bertahap.

  • Berikan air putih lebih banyak

Air putih dapat membantu melancarkan pencernaan, karena bersifat seperti ‘pelumas’. Karena itu, pastikan Anda mengajari anak kebiasaan minum air putih sebelum dan setelah makan.

  • Ganti susu formula

Bila anak mengonsumsi susu formula, konsultasikan dengan dokter untuk mempertimbangkan penggantian susu formula jenis lain. Bayi dan anak yang mendapat ASI cenderung lebih jarang mengalami sembelit.

Bila dengan langkah di atas anak masih mengalami sembelit, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter secara langsung. Hindari menggunakan obat-obatan apa pun, terutama obat pencahar (laksatif), tanpa adanya anjuran dari dokter.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar